Kompas.com - 15/11/2013, 10:39 WIB
ilustrasi penjara Shutterstockilustrasi penjara
|
EditorFarid Assifa

BENGKULU, KOMPAS.com — Tiga pedagang tradisional di Pasar Minggu, Kota Bengkulu, dituntut lima bulan penjara oleh jaksa penuntut umum karena menolak direlokasi oleh pemerintah ke tempat baru. Ketiga pedagang itu ialah Edi Hendra (pedagang ikan), Hanafi (pedagang sayur), dan Hasan Basri (pedagang sayur).

"Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut lima bulan penjara terhadap klien saya, putusan akan dibacakan pada Kamis pekan depan," kata kuasa hukum ketiga terdakwa, Zulhendri, Kamis (14/11/2013).

Edi Hendra dan Hanafi didakwa Pasal 160 KUHP, Pasal 63 UU Nomor 38 Tahun 2004, dan Pasal 274 UU Nomor 22 Tahun 2009. Sementara Hasan Basri dijerat Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, Pasal 63 UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, dan Pasal 274 UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah.

Ketiga terdakwa dituding melakukan provokasi terhadap ratusan pedagang agar tidak pindah ke Pasar Baru Koto karena mereka menilai lokasi baru tidak layak dan sepi pembeli. Sementara Hasan Basri ditangkap dengan pasal membawa senjata tajam. Padahal, dengan profesi sebagai pedagang sayur, ia tentu selalu membawa senjata tajam jenis pisau untuk bekerja.

"Di persidangan, tidak terbukti bahwa Edi dan Hanafi melakukan tindakan provokasi terhadap pedagang. Tidak ada satu pun saksi melihat kedua klien saya mengucapkan kata-kata provokasi," kata Zulhendri.

"Selanjutnya, aneh saja untuk Pak Hasan Basri. Dia pedagang sayur tentu bawa pisau untuk bekerja, tetapi kenapa dia juga ditangkap dengan pasal membawa sajam (senjata tajam), ini terlalu dibuat-buat pemerintah kota, dalam hal ini tidak memihak kepada pedagang," sambung Zulhendri.

Namun, penolakan ini justru membuat pemerintah dan kepolisian bertindak tegas dengan merelokasi pedagang ke Pasar Baru Koto. Saat itulah, ketiga pedagang ini juga ditangkap oleh polisi dengan tuduhan menjadi provokator dan membawa senjata tajam. Hingga saat ini, ketiga terdakwa telah empat bulan mendekam di Lapas Malabero Kelas IIA Kota Bengkulu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.