Panwas Temukan Penggelembungan di DPT Pileg 2014

Kompas.com - 07/10/2013, 14:40 WIB
|
EditorKistyarini
TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Tasikmalaya menemukan dugaan penggelembungan pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Tasikmalaya, untuk pemilihan legislatif (Pileg) 2014 mendatang.

Dari 39 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, terdapat 12 kecamatan yang jumlah pemilih dalam DPT lebih banyak dari jumlah penduduk atau DAK 2. "Kami menemukan data yang sangat mustahil sekali, ada dua belas kecamatan jumlah DPT-nya lebih besar dari jumlah penduduk. Jumlah DPT itu merupakan jumlah penduduk yang memiliki hak pilih pada Pileg 2014 nanti," jelas Dodi Juanda, anggota Bidang Pengawasan Panwaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda," Senin (7/10/2013).

Dodi menjelaskan, keganjilan data ini ditemukan oleh para anggota Panwas kecamatan seusai memverifikasi ulang data di setiap kecamatan, yakni dengan mengecek kembali jumlah DPT yang telah disahkan KPU setempat pertengahan September lalu, dengan data jumlah penduduk Kabupaten Tasikmalaya.

"Jauh sekali perbedaannya setelah para panwas kecamatan melakukan pengecekan. Ini murni penemuan kami di lapangan," kata Dodi.

Kedua belas kecamatan itu adalah, Kecamatan Culamega, Salawu, Taraju, Cikalong, Puspahiang, Bojongasih, Cigalontang, Sodonghilir, Parung Ponteng, Bojonggambir, dan Gunung Tanjung.

"Semuanya kecamatan ini jumlah DPT-nya di atas jumlah penduduk. Seperti di Culamega jumlah penduduk atau DAK2 sebanyak 16.744 orang, tapi DPT-nya yang sudah ditetapkan sebanyak 20.961 orang. Mustahil kan, soalnya jumlah penduduk itu dihitung dari anak kecil sampai yang tua. Sedangkan DPT itu, penduduk yang memiliki hak pilih dari usia minimal 17 tahun ke atas," tegas Dodi.

Dengan temuan ini, kata Dodi, akan banyak ditemukan pelanggaran dan keganjilan data yang berakibat kepada tidak jujur dan adilnya pelaksanaan pemilu. Dengan demikian, pihaknya akan memeriksa semua instansi yang terkait hal itu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
Cerita di Balik Foto 2 'Pocong' Duduk di Depan Gapura, Berawal dari Foto 2019 yang Viral

Cerita di Balik Foto 2 "Pocong" Duduk di Depan Gapura, Berawal dari Foto 2019 yang Viral

Regional
[POPULER NUSANTARA] Prosedur Pasien Corona di Pemakaman Bupati Morowali Utara | Membongkar Kasus Syekh Puji

[POPULER NUSANTARA] Prosedur Pasien Corona di Pemakaman Bupati Morowali Utara | Membongkar Kasus Syekh Puji

Regional
Ini 4 Titik Blokade Beton yang Dibuka oleh Pemkot Tegal, Usai Terapkan Isolasi Wilayah

Ini 4 Titik Blokade Beton yang Dibuka oleh Pemkot Tegal, Usai Terapkan Isolasi Wilayah

Regional
Fakta Perampok Sekap Lansia di Pontianak, Terekam CCTV hingga Seorang Pelaku Ditembak Polisi

Fakta Perampok Sekap Lansia di Pontianak, Terekam CCTV hingga Seorang Pelaku Ditembak Polisi

Regional
Cerita Dua 'Pocong' Jaga Desa di Sukoharjo, Supaya Warga Tak Keluar Rumah, Malah Ramai Jadi Tontonan

Cerita Dua "Pocong" Jaga Desa di Sukoharjo, Supaya Warga Tak Keluar Rumah, Malah Ramai Jadi Tontonan

Regional
Jumlah ODP, PDP, dan Pasien Positif Bertambah, Wali Kota Bantah Solo Bebas Corona

Jumlah ODP, PDP, dan Pasien Positif Bertambah, Wali Kota Bantah Solo Bebas Corona

Regional
UPDATE Kasus Covid-19 di Kalsel : 1 PDP Meninggal Dunia, 8 Terkonfirmasi Positif dan 1358 ODP

UPDATE Kasus Covid-19 di Kalsel : 1 PDP Meninggal Dunia, 8 Terkonfirmasi Positif dan 1358 ODP

Regional
UPDATE Pasien Covid-19 di Sulawesi Selatan: 80 Positif, 5 Sembuh

UPDATE Pasien Covid-19 di Sulawesi Selatan: 80 Positif, 5 Sembuh

Regional
Suami Istri di Kendari Positif Covid-19, Sebelumnya Kontak dengan Pasien Positif Corona

Suami Istri di Kendari Positif Covid-19, Sebelumnya Kontak dengan Pasien Positif Corona

Regional
5 Orang Tertimbun Longsor di Purwakarta, 1 Tewas

5 Orang Tertimbun Longsor di Purwakarta, 1 Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X