Kompas.com - 21/09/2013, 14:20 WIB
Ilustrasi penembakan. ShutterstockIlustrasi penembakan.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAYAPURA, KOMPAS.com — Teror penembakan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata tidak dikenal di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua, masih terulang. Satu orang meninggal saat mobil iring-iringan pengangkut makanan ditembaki kelompok tak dikenal.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, penembakan terhadap iring-iringan 49 mobil pengangkut bahan makanan terjadi di sekitar Kampung Kalome, Distrik Tingginambut, Sabtu (21/9/2013) siang.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua AKBP Sulistio Pudjo membenarkan insiden penembakan tersebut. Dijelaskan dia, iring-iringan tersebut berangkat sekitar pukul 09.00 WIT dari Kota Mulia, Puncak Jaya, menuju Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

"Sekitar pukul 12.06 WIT saat melintas di Kampung Kalome, Distrik Tingginambut, mobil dengan nomor polisi DW 8496 CA ditembaki. Sopir mobil jenis strada, Ali Mangalik (30), langsung meninggal di tempat," jelas Sulistio.

Pasca-insiden penembakan terhadap iring-iringan tersebut, enam personel anggota Yonif 751 dari Pos Kalome menggunakan dua buah mobil mendatangi tempat kejadian perkara untuk membantu melakukan evakuasi. Menurut Sulistio, aparat Kepolisian tetap akan melakukan tindakan penegakan hukum sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Penembakan terhadap anggota masyarakat adalah perbuatan melanggar hukum," tegasnya.

Saat ini, aparat gabungan dari TNI–Polri sudah berada di lokasi kejadian mengantisipasi adanya serangan susulan dari kelompok bersenjata tidak dikenal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X