Prabowo Resmikan 200 Posko Kesehatan

Kompas.com - 03/08/2013, 17:13 WIB
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra H Prabowo Subianto k9-11Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra H Prabowo Subianto
|
EditorGlori K. Wadrianto
KENDAL, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra H Prabowo Subianto Sabtu (3/8/2013), meresmikan 200 posko mudik di seluruh Indonesia yang dipusatkan di arteri Kaliwungu, Kendal.

Posko yang tersebar di Aceh, Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara Barat tersebut, beroperasi secara serentak mulai 1-14 Agustus 2013.

Pada kesempatan itu, Prabowo mengatakan, Partai Gerindra harus menjadi partai yang besar dan menangan. Partai yang bisa memelopori perubahan, dari yang belum baik menjadi baik, dari yang baik menjadi yang lebih baik.

Di samping itu, kata Prabowo, Gerindra harus menjadi partai yang menangan, sehingga bisa dipercaya oleh masyarakat Indonesia. “Gerindra jangan membuat bingung rakyat Indonesia, karena menjelang lebaran sembako sering naik. Gerindra juga harus bisa menjadikan bangsa Indonesia, bangsa yang mandiri dan sejahtera,” teriak Prabowo.

Prabowo menjelaskan, setiap tahun uang Indonesia hilang Rp 1.000 triliun. Uang itu lenyap tanpa dinikmati oleh masyarakat. Untuk itu, Gerindra harus bisa menjadikan bangsa Indonesia, bangsa yang loh Jinawi tata tentrem kertaraharja.

“Uang sebanyak itu, lenyap entah ke mana,” kata Prabowo.

Prabowo menambahkan, Gerindra harus bisa melayani masyarakat. Salah satunya adalah, membuat Posko kesehatan untuk pemudik. “Di sini kami juga menyiapkan ambulan, apabila nanti diperlukan oleh pemudik. Silahkan istirahat di sini bila capek,” jelasnya. 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X