Kompas.com - 16/07/2013, 21:46 WIB
|
EditorKistyarini
DENPASAR, KOMPAS.com - Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali menemukan banyak kecurangan saat proses penerimaan siswa baru memasuki ajaran baru tahun 2013/2014.

Dari posko pengaduan, Ombudsman menerima sedikitnya 20 laporan kecurangan dari masyarakat. Sementara dari hasil sidak di Lapangan, Ombudsman juga menemukan praktik kecurangan di depan mata.

Kecurangan yang paling banyak terjadi di Kabupaten Tabanan, Bali salah satunya ditemukan surat rekomendasi anggota dewan.

"Saat di Tabanan kita temukan surat rekomendasi dari anggota dewan, setelah klarifikasi ke Kepala Dinas (Pendidikan) hak tersebut tidak dibenarkan," ujar Asisten Bidang Pengawasan, Dhuha F Mubarak pada konferensi pers di Denpasar, Selasa (16/7/2013).

Dalam surat rekomendasi tersebut, oknum anggota Dewan meminta pertukaran atau perpindahan seorang siswa yang diterima di SMP Negeri 3 dengan seorang siswa yang diterima di SMP Negeri 2 Tabanan.

"Mohon Dikondisikan Di SMP N 2", demikian isi surat rekomendasi tersebut yang ditunjukkan anggota Ombudsman.

Setelah menindaklanjuti ke pihak Kepala Sekolah proses perturakan tersebut akhirnya tidak diperbolehkan sesuai aturan yang berlaku. Selain surat rekomendasi, Ombudsman juga menemukan 3 SMP negeri yang over kuota.

"SMP 1 dari kuota yang ditetapkan seharusnya 361 bengkak jadi 419, trus SMP 2 dari 361 membengkak jadi 524 dan SMP 3 289 bengkak jadi 358," beber Mubarak.

Kecurangan lain yang cukup mencolok adalah terjadinya penerimaan siswa dengan nilai di bawah standar, sementara siswa dengan nilai di atas syarat justru tidak diterima.

"Ada yang ranking terendah 28,00, tapi nilai 28.30 tidak diterima, sedangkan (nilai) 27,50 masuk,"ungkap Mubarak.

Setelah menemukan berbagai kecurangan, Ombudsman langsung menindaklanjuti dan melaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan setempat.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.