Kampanye Antinarkoba, "Be Positif" Bagi-bagi Bunga

Kompas.com - 26/06/2013, 16:39 WIB
Salah seorang anggota komunitas Be Positif membagi-bagikan bunga dan stiker anti narkoba di kawasan alun-alun Kota Magelang, Rabu (26/6/2013). KOMPAS.com/IKA FITRIANASalah seorang anggota komunitas Be Positif membagi-bagikan bunga dan stiker anti narkoba di kawasan alun-alun Kota Magelang, Rabu (26/6/2013).
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com — Puluhan anak muda Kota Magelang yang tergabung dalam komunitas Be Positif menggelar kampanye Hari Antinarkoba Internasional. Mereka melakukan aksi simpatik dengan membagi-bagi bunga dan stiker antinarkoba bagi para pengendara di kawasan Alun-alun Kota Magelang, Rabu (26/6/2013).

Sani, salah satu anggota komunitas Be Positif mengatakan bahwa aksi mereka untuk mengingatkan kembali masyarakat tentang bahaya narkoba.

"Kami ingin mengajak masyarakat, khususnya anak muda Kota Magelang untuk memerangi narkoba. Dampak narkoba sangat berbahaya hingga bisa membunuh dan merusak generasi bangsa," ujar Sani di sela acara, Rabu (26/6/2013).

Dalam aksi yang rutin digelar setiap tanggal 26 Juni itu mereka bergabung dengan sejumlah perwakilan pelajar se-Kota Magelang dan difasilitasi oleh Pemerintah Kota Magelang melalui Kantor Kesatuan Bangsa Politik Perlindungan Masyarakat (Kesbanpolinmas) Kota Magelang.

Selain membagi-bagi bunga, mereka sempat tampil bernyanyi dan membaca puisi di hadapan para pejabat setempat serta masyarakat di atas panggung yang berada di alun-alun sebelah utara.

Komunitas Be Positif sendiri merupakan sekumpulan anak muda yang peduli serta aktif memerangi narkoba dan penularan virus HIV/AIDS. Anggota mereka berasal berbagai macam latar belakang, ada yang merupakan mantan pengguna narkorba, waria, homoseksual, dan sebagainya.

Komunitas yang berdiri sejak 2009 itu berdedikasi sebagai pendamping bagi lima populasi khusus yang rentan peredaran narkoba dan penularan HIV/AIDS baik di Kota maupun Kabupaten Magelang. Sani menyebutkan, kelima populasi tersebut antara lain laki-laki berisiko tinggi, laki-laki seks laki-laki (homoseksual), waria, wanita pekerja seks, dan para pengguna narkoba jarum suntik (penasun).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami bertugas mendampingi populasi tersebut dengan memberikan berbagai penyuluhan, selalu mengajak mereka memakai jarum suntik yang baru, lalu tidak membuang jarum suntik bekas sembarangan, membagi-bagikan kondom, dan lain sebagainya," ujar Sani.

Dari kelima populasi itu, imbuh Sani, populasi penasun dinilai paling sulit diajak bersosialisasi. Populasi tersebut dinilai masih sensitif dan masih banyak yang beranggapan salah tentang ajakan komunitas Be Positif.

"Mereka masih sensitif, mereka takut dilaporkan polisi, padahal intinya kita hanya ingin mengajak mereka hidup bersih, dan perlahan-lahan mengajak mereka untuk berhenti dari narkoba," ungkap Sani.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X