Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mahasiswa UIN Palembang Korban Pelecehan Senior Trauma, Enggan Masuk Kuliah

Kompas.com - 27/10/2023, 17:50 WIB
Aji YK Putra,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

PALEMBANG, KOMPAS.com- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan memeriksa RS (19) mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Palembang yang menjadi korban pelecehan seniornya, PA.

Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengambil keterangan seputar peristiwa yang dialami korban ketika tinggal di asrama kampus tempat RS dilecehkan oleh PA yang juga seorang laki-laki.

Mardhiyah, kuasa hukum dari RS, mengatakan, penyidik melontarkan 32 pertanyaan kepada korban.

Baca juga: Ditembak Orang Misterius, Pria di Palembang Kritis

Seluruh pertanyaan itu telah dijawab dan diterangkan oleh korban secara detail terkait peristiwa tersebut.

“Sebelumnya penyidik memanggil dua saksi teman satu kamarnya, kemudian hari ini korban juga diperiksa oleh penyidik. Semuanya sudah dijawab," kata Mardhiyah, Jumat (27/10/2023).

Menurut Mardhiyah, saat ini RS sudah dua hari tidak datang ke kampus karena malu atas peristiwa yang dialaminya tersebut.

Bahkan, korban pun menjadi trauma dan takut bertemu orang lain.

“Dia malu dan trauma karena kejadian ini,” ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa UIN Palembang Dilecehkan Senior Saat Tidur, Beasiswa Korban Dicabut Pihak Kampus

Selain itu, Mardhiyah pun membantah RS sebelumnya sempat menolak datang ke kampus untuk dikonfrontir masalah tersebut.

RS tidak datang lantaran dalam surat yang dilayangkan tidak disebutkan waktu dan tanggal kapan ia harus hadir.

“Kami minta surat resmi dari kampus untuk pemanggilan tersebut, tapi tidak ditanggapi,” ungkapnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketum GP Ansor Gus Addin Sebut Haerul Amri Aktivis Sejati NU

Ketum GP Ansor Gus Addin Sebut Haerul Amri Aktivis Sejati NU

Regional
Polisi Buru Selebgram soal Arisan Bodong di Bengkulu, Kerugian Rp 2 Miliar

Polisi Buru Selebgram soal Arisan Bodong di Bengkulu, Kerugian Rp 2 Miliar

Regional
Hadi Santoso Gantikan Quatly Abdulkadir Alkatiri Jadi Wakil Ketua DPRD Jateng

Hadi Santoso Gantikan Quatly Abdulkadir Alkatiri Jadi Wakil Ketua DPRD Jateng

Regional
Terobos Palang Pintu, Motor Terserempet Kereta di Banyumas, 2 Orang Tewas

Terobos Palang Pintu, Motor Terserempet Kereta di Banyumas, 2 Orang Tewas

Regional
Laporkan Pelecehan Seksual, Mahasiswi PKL Jadi Tersangka UU ITE

Laporkan Pelecehan Seksual, Mahasiswi PKL Jadi Tersangka UU ITE

Regional
4 Selat Strategis Pelayaran Dunia yang Ada di Kawasan Indonesia

4 Selat Strategis Pelayaran Dunia yang Ada di Kawasan Indonesia

Regional
Bocah SD di Brebes Diduga Jadi Korban Pencabulan Tetangga, Modus Pelaku Pinjamkan Ponsel

Bocah SD di Brebes Diduga Jadi Korban Pencabulan Tetangga, Modus Pelaku Pinjamkan Ponsel

Regional
Pengangguran Terbanyak di Banten Lulusan SMK, BPS: Lulusan SD Paling Banyak Bekerja

Pengangguran Terbanyak di Banten Lulusan SMK, BPS: Lulusan SD Paling Banyak Bekerja

Regional
Kasus Ayah Perkosa Anak Terungkap saat Korban Ketakutan di Pojok Ruangan

Kasus Ayah Perkosa Anak Terungkap saat Korban Ketakutan di Pojok Ruangan

Regional
Ratusan Ribu Suara Pemilu di Babel Tidak Sah, KPU Siapkan Pengacara

Ratusan Ribu Suara Pemilu di Babel Tidak Sah, KPU Siapkan Pengacara

Regional
2.540 Ekor Burung Liar Diselundupkan ke Jawa, Diduga Hasil Perburuan Hutan Lampung

2.540 Ekor Burung Liar Diselundupkan ke Jawa, Diduga Hasil Perburuan Hutan Lampung

Regional
HUT Ke-477 Kota Semarang, Pemkot Semarang Beri Kemudahan Izin Nakes lewat Program L1ON

HUT Ke-477 Kota Semarang, Pemkot Semarang Beri Kemudahan Izin Nakes lewat Program L1ON

Kilas Daerah
Polda NTT Bentuk Tim Gabungan Ungkap Kasus Penemuan Mayat Terbakar di Kota Kupang

Polda NTT Bentuk Tim Gabungan Ungkap Kasus Penemuan Mayat Terbakar di Kota Kupang

Regional
Ketua Nasdem Sumbar Daftar Pilkada Padang 2024

Ketua Nasdem Sumbar Daftar Pilkada Padang 2024

Regional
Sopir Innova Tewas Diduga Serangan Jantung dan Tabrak 2 Mobil di Solo

Sopir Innova Tewas Diduga Serangan Jantung dan Tabrak 2 Mobil di Solo

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com