Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Densus 88 Oleh TKP di Rumah Terduga Teroris S di Boyolali, 1 Sepeda Motor Diamankan

Kompas.com - 04/08/2023, 10:32 WIB
Labib Zamani,
Khairina

Tim Redaksi


BOYOLALI, KOMPAS.com - Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri bersama Tim Inafis Polres Boyolali melaksanakan olah tempat kejadian perkara di rumah terduga teroris S di Desa Trayu, Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (4/8/2023).

Diketahui, terduga teroris S telah diamankan Densus 88 Antiteror Mabes Polri pada Jumat (28/7/2023) lalu.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, olah TKP di rumah terduga teroris S dimulai sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca juga: Terduga Teroris S Asal Boyolali Dikenal Tertutup dan Jarang Bergaul

Tim membawa sebuah koper warna oranye. Koper dikeluarkan dari dalam mobil kemudian dibawa masuk ke rumah terduga S.

Sementara di pintu masuk menuju rumah terduga S dipasangi garis polisi. Para petugas dari Polres Boyolali melakukan pengamanan dengan membawa senjata laras panjang.

Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi mengatakan, Polres Boyolali memberikan pengamanan dalam olah TKP di rumah terduga teroris S.

"Kegiatan hari ini kita memberikan pengamanan terkait dengan kegiatan yang dilakukan oleh Densus 88 untuk melakukan pengolahan dari TKP," kata Kapolres kepada wartawan di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat.

Baca juga: Lagi, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sukoharjo, Sita Laptop hingga Kotak Amal

Menurut dia ada dua lokasi tempat olah TKP terkait kasus terorisme di Boyolali yang dilakukan oleh Densus 88. Selama proses oleh TKP, kata Petrus, Polres Boyolali siap mendukung pengamanan.

"Intinya Polres Boyolali akan siap mendukung dan memberikan dukungan penuh pengamanan terhadap kegiatan yang dilakukan Densus 88," sambung dia.

Dalam olah TKP di Desa Trayu, polisi mengamankan satu unit sepeda motor dari rumah terduga teroris S.

Sementara untuk pers rilis, kata Petrus, akan dilaksanakan di Polresta Solo. Rencananya pers rilis dimulai pukul 13.30 WIB.

"Pers rilis akan dilakukan di Poltesta Surakarta," ungkap dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com