Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

ASN Banyumas Diminta Sisihkan Gaji untuk Bantu Warga Terdampak Covid-19

Kompas.com - 03/08/2021, 13:39 WIB
Fadlan Mukhtar Zain,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Banyumas, Jawa Tengah, diminta menyisihkan gajinya untuk membantu warga terdampak pandemi Covid-19.

Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Banyumas Didi Rudwianto mengatakan, gerakan yang dinamakan ASN Peduli Covid-19 ini merupakan tindak lanjut dari perintah bupati.

"Kita mengetuk hati ASN, dalam kondisi seperti ini kita masih bisa bekerja dan mendapat penghasilan," kata Didi di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Pejabat dan ASN Banyumas Patungan Bantu Warga Isoman dan Terdampak PPKM

Didi mengatakan, rencananya ASN golongan I akan dimintai sumbangan minimal Rp 30.000 hingga golongan IV minimal Rp 100.000.

Sumbangan yang bersifat sukarela tersebut akan ditampung di rekening khusus.

Lebih lanjut, Didi mengatakan, akan berkordinasi dengan ASN perguruan tinggi dan instansi vertikal yang ada di Banyumas untuk bersama-sama menggalang bantuan.

"Jumlah ASN pemkab ada 9.000 lebih, kalau ditambah dengan perguruan tinggi dan instansi veritakal sangat banyak. Total sumbangan bisa sampai Rp 2 miliar," jelas Didi.

Baca juga: Pelaku Pariwisata di Banyumas Banting Setir Jualan Es Kelapa Muda untuk Bertahan Hidup

Sumbangan tersebut, lanjut Didi, nantinya akan disalurkan terhadap kelompok warga pra sejahtera yang terdampak Covid-19.

"Pertama untuk yang terdampak langsung, terkena Covid-19 dan tidak dapat bekerja. Kedua untuk yang tidak terkena Covid-19, tapi ikut terdampak," ujar Didi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Siap Gencarkan Sport Tourism, Specta Jateng Open Tennis Tournament 2024 Disambut Antusias

Siap Gencarkan Sport Tourism, Specta Jateng Open Tennis Tournament 2024 Disambut Antusias

Regional
Polisi Tangkap 14 Orang Geng Motor Pelaku Tawuran yang Tewaskan Pelajar SMA

Polisi Tangkap 14 Orang Geng Motor Pelaku Tawuran yang Tewaskan Pelajar SMA

Regional
Tawuran Geng Motor Tewaskan 1 Pelajar SMA, Dipicu Saling Tantang di Medsos

Tawuran Geng Motor Tewaskan 1 Pelajar SMA, Dipicu Saling Tantang di Medsos

Regional
Pembeli Timah Ilegal di Sungai Bangka Ditangkap, Total Ada 14 Tersangka

Pembeli Timah Ilegal di Sungai Bangka Ditangkap, Total Ada 14 Tersangka

Regional
Geng Motor Tawuran di Bandar Lampung, 1 Korban Siswa SMA Tewas

Geng Motor Tawuran di Bandar Lampung, 1 Korban Siswa SMA Tewas

Regional
Wilayah Terdampak Longsor dan Banjir Luwu Terisolasi, Pemprov Sulsel Salurkan Bantuan dengan Helikopter

Wilayah Terdampak Longsor dan Banjir Luwu Terisolasi, Pemprov Sulsel Salurkan Bantuan dengan Helikopter

Regional
Calon Independen di Pilkada Nagekeo Wajib Kantongi 11.973 Dukungan

Calon Independen di Pilkada Nagekeo Wajib Kantongi 11.973 Dukungan

Regional
Mahasiswa Unlam Hilang Saat Reboisasi di Hutan Kapuas Kalteng

Mahasiswa Unlam Hilang Saat Reboisasi di Hutan Kapuas Kalteng

Regional
Curug Putri Carita di Pandeglang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Curug Putri Carita di Pandeglang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
ART di Sukabumi Tewas Diduga Dibunuh di Rumah Majikan, Pelaku Ditangkap Dalam Bus

ART di Sukabumi Tewas Diduga Dibunuh di Rumah Majikan, Pelaku Ditangkap Dalam Bus

Regional
115 Rumah Terdampak Banjir di Dua Nagari di Kabupaten Sijunjung

115 Rumah Terdampak Banjir di Dua Nagari di Kabupaten Sijunjung

Regional
Serang Polsek di Kalteng, 4 Pemuda Mabuk Ditangkap

Serang Polsek di Kalteng, 4 Pemuda Mabuk Ditangkap

Regional
Geng Motor Tawuran Dalam Permukiman di Bandar Lampung, Warga Sebut 1 Orang Tewas

Geng Motor Tawuran Dalam Permukiman di Bandar Lampung, Warga Sebut 1 Orang Tewas

Regional
Harga Anjlok dan Cold Storage Tak Memadai, Nelayan di Aceh Terpaksa Buang 3 Ton Ikan

Harga Anjlok dan Cold Storage Tak Memadai, Nelayan di Aceh Terpaksa Buang 3 Ton Ikan

Regional
Pilkada Banten 2024, Gerindra-Demokrat Ingin Lanjutkan KIM di Banten

Pilkada Banten 2024, Gerindra-Demokrat Ingin Lanjutkan KIM di Banten

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com