Setnov Tersangka, Ketua DPD I Golkar NTT Sebut Dukung Dalam Doa - Kompas.com

Setnov Tersangka, Ketua DPD I Golkar NTT Sebut Dukung Dalam Doa

Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere
Kompas.com - 17/07/2017, 21:22 WIB
Ketua DPR Setya Novanto meninggalkan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seusai diperiksa di Jakarta, Jumat (14/7/2017).  Setya Novanto diperiksa sebagai saksi untuk kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik ( e-KTP).KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Ketua DPR Setya Novanto meninggalkan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seusai diperiksa di Jakarta, Jumat (14/7/2017). Setya Novanto diperiksa sebagai saksi untuk kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik ( e-KTP).

KUPANG, KOMPAS.com - Ketua DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) Ibrahim Agustinus Medah mengaku turut prihatin dengan penetapan Ketua Umum DPD Partai Golkar Setya Novanto sebagai tersangka oleh KPK

Setya Novanto sendiri terpilih sebagai anggota DPR dari Daerah Pemilihan NTT. 

Meski begitu kata Medah, sebagai warga negara yang berkeinginan agar penyelenggaraan negara ini diselenggarakan secara bersih dan berwibawa, maka tentu dirinya menghormati apa yang telah ditetapkan oleh KPK.

"Untuk kader-kader partai dan simpatisan Partai Golkar di NTT, saya tentu hanya mengimbau mereka, hanya dukung saja dalam doa, agar proses ini bisa berjalan sebagaimana mestinya dan tentu kita bisa bereaksi yang lain, karena apa yang telah dilakukan oleh KPK, atas nama negara dan itu harus kita hormati fungsi dan peran serta kewenangan yang dimiliki oleh KPK," kata Medah kepada Kompas.com, Senin (17/7/2017).

Dengan demikian lanjut Medah, semua pihak harus memberikan kesempatan kepada KPK untuk melaksanakan fungsi dan kewenangannya secara optimal, sehingga proses penetapan tersangka kepada Novanto bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Baca juga: KPK Tetapkan Setya Novanto Tersangka Kasus E-KTP

"Kita juga menganut paham asas praduga tak bersalah dan tentu kita jangan buru- buru memvonis pak Novanto benar benar salah, karena itu biarlah berproses menurut kewenangan dan fungsi dari KPK , agar dengan demikian kita akan mengetahui apakah status tersangka ini akan naik menjadi terdakwa atau akan dirubah kembali menjadi tidak tersangka," sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto sebagai tersangka dalam kasus pengadaan KTP elektronik.

Novanto terpilih sebagai anggota DPR dari Daerah Pemilihan NTT 2 yang meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Rote Ndao.

Kompas TV Ketua DPR Setya Novanto Jadi Tersangka Korupsi E-KTP

PenulisKontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere
EditorErlangga Djumena
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM