Razia Beras Plastik di Pasar, Ini Cara Petugas Mengeceknya - Kompas.com

Razia Beras Plastik di Pasar, Ini Cara Petugas Mengeceknya

Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim
Kompas.com - 22/05/2015, 12:33 WIB
KOMPAS.com/M Agus Fauzul Hakim Petugas gabungan dari Disperindag hingga kepolisian Kota Kediri, Jawa Timur melakukan pengawasan beras plastik, Jumat (22/5/2015). Petugas melakukan pengecekan dengan merendam beras. Jika tenggelam, berarti beras dalam kondisi baik.

KEDIRI, KOMPAS.com — Pasca-penemuan beras plastik di Bekasi, pengecekan beras juga dilakukan di sejumlah pasar tradisional di Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (22/5/2015). Petugas gabungan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kesehatan, Bulog Divre Kediri, serta Dinas Pertanian bahkan kepolisian itu melakukan pengecekan di Pasar Pahing maupun Pasar Setono Betek.

Petugas tidak hanya memantau kondisi fisik beras, tetapi juga melakukan pengecekan dengan metode merendam beras ke dalam air. Perendaman beberapa saat itu untuk melihat apakah biji beras tetap tenggelam atau mengambang.

"Kalau mengambang, patut dicurigai beras bermasalah. Sebab, beras yang baik akan senantiasa tenggelam," kata Yetty Sisworini, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Kota Kediri, saat menjelaskan kepada pedagang.

Penjelasan lebih lanjut, beras yang baik mempunyai bentuk biji yang memanjang dengan titik putih dan ujung yang tidak sempurna karena titik tumbuh. Sementara beras plastik, kata dia, di antaranya berbentuk panjang sempurna dengan warna yang mengilap.

"Masyarakat harus benar-benar mewaspadainya," imbuhnya.

Sunarti, salah seorang pedagang, mengaku hafal betul jenis-jenis beras yang baik karena pengalamannya yang mumpuni berjualan beras. Pedagang asal Pasar Pahing ini mengaku telah berdagang beras sejak kelas IV SD kala membantu orangtuanya.

"Lagian orang berdagang itu prinsipnya jujur. Kalau jujur, pembeli pasti kembali datang untuk belanja," kata Sunarti.

Sementara keterlibatan pihak kepolisian dalam pengawasan itu karena penjualan beras plastik merupakan tindakan yang melanggar hukum sehingga para pihak yang terlibat dalam perbuatan itu dapat dikenakan tindakan hukum lebih lanjut.

"Sesuai Pasal 136 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, jika melanggar, pasti ada penindakan hukumnya," kata Ajun Komisaris I Made Yogi Kasatreskrim Polres Kediri Kota.

Sebelumnya, petugas gabungan itu juga melakukan pengecekan ketersediaan beras dengan mendatangi gudang penyimpanan beras milik Bulog maupun industri beras kemasan, Rabu (20/5/2015). Sebagaimana hasil pengecekan saat itu yang nihil temuan, pemeriksaan hari ini juga tanpa hasil. Tidak diketemukan beras plastik yang beredar di pasar.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim
EditorCaroline Damanik
Komentar