Jokowi Ungkapkan Dirinya Masih Butuh Para Relawan - Kompas.com

Jokowi Ungkapkan Dirinya Masih Butuh Para Relawan

Ambaranie Nadia Kemala Movanita
Kompas.com - 23/08/2014, 13:31 WIB
KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO Presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla menggelar jumpa pers di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Kamis (21/8/2014) malam, seusai putusan Mahkamah Konstitusi atas perselisihan hasil pemilu presiden dan wakil presiden dua jam sebelumnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden terpilih Joko Widodo mengatakan bahwa dirinya masih membutuhkan peran relawan untuk mengawasi berjalannya program-program dalam pemerintahannya. Hal tersebut diutarakannya saat menghadiri acara "Halal Bihalal dan Jalin-Hati Sahabat dan Relawan Bravo 5" di Hotel Discovery, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (23/8/2014).

"Kita bentuk silaturahim yang terus dilakukan relawan. Peran relawan nantinya di pengawasan pemerintah," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan, relawan akan mengawal berjalannya program pemerintahan berikutnya secara terstruktur dalam lima tahun ke depan. Oleh karena itu, kata Jokowi, perlu adanya pengawasan dari relawan dan masyarakat agar program berjalan dengan konsisten.

"Lima tahun ke depan, relawan akan mempertahankan gerakan program yang kita lakukan. Program dari atas ke bawah ditangani, dilaksanakan, dan diawasi baik oleh masyarakat," ujarnya.

Anggota dewan penasihat Tim Transisi, Luhut Pandjaitan, mengatakan bahwa para relawan telah bekerja keras hingga membawa Jokowi sebagai presiden terpilih. Sekecil apa pun kontribusinya, imbuh Luhut, relawan masih akan membantu Jokowi-JK untuk memberi masukan untuk pemerintahan ke depan.

"Saya harap kita masih satu untuk mengawal ke depan dan 2019 masih bisa memenangkan Jokowi. Pemerintah berlanjut hingga lima tahun selanjutnya," kata Luhut.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAmbaranie Nadia Kemala Movanita
EditorCaroline Damanik
Komentar

Terkini Lainnya

Polisi Berharap Pelarangan Motor di Sudirman Bikin Warga Naik Angkutan Umum

Polisi Berharap Pelarangan Motor di Sudirman Bikin Warga Naik Angkutan Umum

Megapolitan
KY: Kinerja Lembaga Peradilan Kembali Tercoreng

KY: Kinerja Lembaga Peradilan Kembali Tercoreng

Nasional
RUU Terorisme dan Perppu Ormas Dinilai Bentuk Negara Ambil Jalan Pintas

RUU Terorisme dan Perppu Ormas Dinilai Bentuk Negara Ambil Jalan Pintas

Nasional
Bersama Empat Organisasi Keagamaan, Juru Bicara FPI Gugat Perppu Ormas

Bersama Empat Organisasi Keagamaan, Juru Bicara FPI Gugat Perppu Ormas

Nasional
KTI Siapkan Aplikasi Transportasi yang Bisa Bayar Angkot Lewat Ponsel

KTI Siapkan Aplikasi Transportasi yang Bisa Bayar Angkot Lewat Ponsel

Megapolitan
Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan 'Feeder' Lewati Jalan Ini

Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan "Feeder" Lewati Jalan Ini

Megapolitan
Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

Regional
Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

Megapolitan
Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

Nasional
Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

Nasional
Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

Regional
Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

Megapolitan
Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

Regional
Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

Regional
Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

Internasional