Senin, 22 Desember 2014

News / Regional

Setelah di Garut, Konvoi Mobil Eropa Ditahan di Polres Tasik

Senin, 22 Juli 2013 | 12:05 WIB
TASIKMALAYA, KOMPAS.com — Sebanyak delapan kendaraan berpelat nomor asal Eropa yang ditumpangi 14 orang warga Jerman, Perancis, dan Swiss ditahan di Mako Polres Tasikmalaya. Mereka diketahui tak memiliki izin melintas kendaraan di wilayah hukum Tasikmalaya.

Sesuai data yang diperoleh, kendaraan asal luar negeri ini merupakan rombongan yang sama dengan 10 mobil yang ditahan Polres Garut, Sabtu kemarin. Para orang asing ini bertujuan berkeliling dunia dengan kendaraan mereka. Di daerah Jawa Barat, Indonesia, mereka hanya melintas dengan tujuan Candi Borobudur, Yogyakarta, dari Medan, Sumatera Barat.

"Saya hanya ingin melihat Candi Borobudur dan melewati jalan ini. Kami ini penghobi travelling, dan sudah singgah di beberapa negara di dunia," terang Frans Josep, salah seorang warga Jerman yang ikut dalam rombongan di Mako Polres Tasikmalaya, Senin (22/7/2013) siang.

Frans pun membenarkan timnya belum memiliki izin melintas bagi kendaraan yang dibawa dari negara asalnya tersebut. Namun, ia dan seluruh rekannya yang ditahan di Polres Garut tengah memproses surat izin tersebut.

"Ya, sebelumnya teman kami ditangkap di Garut. Kami sedang mengurus izinnya. Kalau paspor dan visa kami lengkap," tambah dia.

Sementara itu, sampai sekarang belum ada keterangan resmi dari kepolisian setempat. Mereka mulai ditahan sejak Sabtu (20/7/2013) saat diketahui melintas di depan Mako Polres Tasikmalaya, di Jalan Raya Garut-Tasikmalaya.

Sempat terjadi pengejaran oleh jajaran Satlantas Polres Tasik. Bahkan, beberapa kendaraan mereka ada yang telah melintas di perbatasan Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.

Penulis: Kontributor Ciamis, Irwan Nugraha
Editor : Farid Assifa