Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pembobol Kartu ATM di NTT Ternyata Oknum Satpam Rumah Sakit

Kompas.com - 24/04/2024, 17:27 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap seorang pria berinisial NK karena menguras isi tabungan milik salah satu warga setempat.

Pelaku NK ternyata bekerja sebagai petugas Satuan Pengamanan (satpam) salah satu rumah sakit di Kefamenanu, ibu kota Kabupaten TTU.

"Pelaku seorang satpam. Dia ditangkap pada Senin, 22 April 2024, sekitar pukul 22.00 Wita," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah NTT Komisaris Besar Polisi Ariasandy kepada Kompas.com, Rabu (24/4/2024).

Baca juga: Kartu ATM Tertinggal, Uang Rp 5 Juta Milik Warga NTT Ludes

Ariasandy menuturkan, kasus itu bermula ketika Maria Hendriana Ukat, warga Kecamatan Kota Kefamenanu, TTU, mendatangi mesin ATM bank di depan rumah sakit itu untuk transaksi setor tunai pada 12 April 2024 sore.

Usai transaksi, kartu ATM-nya lupa diambil dan dia langsung pergi meninggalkan mesin ATM itu.

Setelah itu, salah seorang warga yang tak diketahui identitasnya melihat kartu itu dan menyerahkan ke pelaku sebagai satpam di rumah sakit itu.

Usai menerima kartu ATM, pelaku lalu menuju ke mesin ATM bank yang berada tepat di samping rumah sakit.

"Pelaku mengambil kartu tersebut dan memasukannya ke dalam mesin ATM. Dia itu memasukan pin berupa angka yakni 1 sampai 6 tapi pin tersebut salah. Pelaku mencoba lagi dengan menggunakan angka berupa angka 2 sebanyak enam kali dan ternyata pin tersebut betul," ungkap Ariasandy.

Pelaku mengecek saldo pada rekening tersebut tertulis angka Rp 7 juta. Pelaku mengambil uang Rp 1 juta.

Pelaku kemudian pergi lagi ke mesin ATM yang beralamat di kilometer 4 jurusan Kupang. Di sana dia mengambil lagi uang sebesar Rp 4 juta.

Baca juga: WN Rusia Bobol ATM di Palembang, Bekerja Sama dengan Hacker Meksiko

Usai mengambil uang dengan total Rp 5 juta, pelaku lalu pergi ke samping rumah sakit tempatnya bekerja dan masuk ke ATM untuk menyetorkan ke dalam rekeningnya.

Sementara itu, korban yang mengetahui tabungannya dikuras lalu melapor ke Markas Kepolisian Resor TTU.

Usai menerima laporan, polisi lalu menyelidiki kasus itu. Polisi pun mengungkap pelaku dan membekuknya pada Senin, 22 April 2024, sekitar pukul 22.00 Wita.

"Saat ini pelaku telah ditahan di sel Polres TTU, untuk proses hukum lebih lanjut," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Regional
Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Regional
Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Regional
Soal 'Study Tour', Gibran: Jangan Dihilangkan

Soal "Study Tour", Gibran: Jangan Dihilangkan

Regional
Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Regional
Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan  Bertemu Pj Gubernur Banten

Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan Bertemu Pj Gubernur Banten

Regional
Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Regional
Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Regional
Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Regional
Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Regional
2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

Regional
Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Regional
Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Regional
Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com