Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kebakaran Rumah Bikin Geger Warga Blora, Ada Penampungan Minyak Mentah di Dekat Lokasi

Kompas.com - 07/04/2024, 14:33 WIB
Aria Rusta Yuli Pradana,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

BLORA, KOMPAS.com - Kebakaran terjadi di Desa Plantungan, Kecamatan Blora, Blora, Jawa Tengah pada Minggu (7/4/2024), sekitar Pukul 02.30 WIB. Kebakaran tersebut, sempat menggegerkan masyarakat sekitar.

Kepala satuan reserse kriminal (Kasat Reskrim) Polres Blora, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Selamet mengatakan, kebakaran yang sempat menghebohkan tersebut berasal dari rumah warga.

Baca juga: Warga Terdampak Kebakaran Gudang Amunisi TNI Dapat Bantuan Uang Rp 5 Juta

"Jadi kebakaran itu terjadi di rumahnya bapak Asnawi, dari rumah berupa kayu ukuran 10x3,5 meter dan yang terbakar itu adalah sekitar sepertiga rumah," ucap Selamet saat konferensi pers di Mapolres Blora, Minggu (7/4/2024).

"Jadi akibat kebakaran itu adalah ada perabotan rumah tangga, sepeda anak, seekor kambing, kulkas, dan kerugian ditaksir sekitar Rp 7 juta," imbuh dia.

Selamet menjelaskan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang sudah dilakukan, penyebab kebakaran tersebut karena korsleting listrik.

"Yaitu ada dugaan kabel yang digunakan adalah kabel yang serabut, tidak sesuai dengan SNI," kata dia.

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan di sekitar rumah yang terbakar terdapat tempat penampungan minyak mentah yang juga ikut terbakar.

"Jadi tempat kejadian kebakaran rumah itu kebetulan di sebelahnya ada tempat penampungan minyak mentah yang dikelola oleh warga masyarakat dan itu sudah terjadi hampir 5 atau 10 tahun yang lalu, dan untuk kerugian kami masih lakukan penyelidikan," jelas dia.

Pihak kepolisian juga sempat memasang garis polisi di sekitar lokasi dan terlihat ratusan kerangka bul yang hangus terbakar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Sumbangkan Gaji, Bripka Nasrul Buka Lahan Tidur untuk Bantu Warga di Perbatasan RI-Timor Leste

Sumbangkan Gaji, Bripka Nasrul Buka Lahan Tidur untuk Bantu Warga di Perbatasan RI-Timor Leste

Regional
Konflik BLN Vs Warga Papua Terkait Hutan Adat, Kapolres Salatiga: Dua Kali Mediasi Belum Sepakat

Konflik BLN Vs Warga Papua Terkait Hutan Adat, Kapolres Salatiga: Dua Kali Mediasi Belum Sepakat

Regional
Diduga Terima Gratifikasi, Direktur di Bank Blora Artha Dipecat

Diduga Terima Gratifikasi, Direktur di Bank Blora Artha Dipecat

Regional
 Golkar Yakin Usung Jendral Luthfi 'Nyagub' di Pilkada Jateng

Golkar Yakin Usung Jendral Luthfi "Nyagub" di Pilkada Jateng

Regional
Siswi SD di Baubau Dicabuli 26 Pria, Pelaku Belum Ditangkap

Siswi SD di Baubau Dicabuli 26 Pria, Pelaku Belum Ditangkap

Regional
Nonton Laga Perdana Piala AFF U-16, Gibran Datang di Babak Kedua

Nonton Laga Perdana Piala AFF U-16, Gibran Datang di Babak Kedua

Regional
Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek-nenek Rp 3 Juta

Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek-nenek Rp 3 Juta

Regional
2 Inovasi Kemenag 2024: Aplikasi Kawal Haji dan Skema Murur

2 Inovasi Kemenag 2024: Aplikasi Kawal Haji dan Skema Murur

Regional
Penjinak Bom Polda Babel Hancurkan Mortir Aktif Amunisi Kapal Perang

Penjinak Bom Polda Babel Hancurkan Mortir Aktif Amunisi Kapal Perang

Regional
Karantina Lampung Gagalkan Pengiriman 198 Burung Dilindungi

Karantina Lampung Gagalkan Pengiriman 198 Burung Dilindungi

Regional
Pengurus Penyeberangan Protes Sterilisasi Pelabuhan, ASDP Bersuara

Pengurus Penyeberangan Protes Sterilisasi Pelabuhan, ASDP Bersuara

Regional
Terungkap, Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur di Tanjungpinang

Terungkap, Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur di Tanjungpinang

Regional
Lagi, Anak Penyanyi Dangdut Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Baru 5 Bulan Bebas

Lagi, Anak Penyanyi Dangdut Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Baru 5 Bulan Bebas

Regional
Ternyata Siswa SMK yang Tewas di OKU Timur Dibunuh Pacarnya, Motif Cemburu

Ternyata Siswa SMK yang Tewas di OKU Timur Dibunuh Pacarnya, Motif Cemburu

Regional
Oknum Polisi di Sumbawa Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 6 SD

Oknum Polisi di Sumbawa Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 6 SD

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com