Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tikam Siswa SMP dan Kabur ke Perbatasan RI-Timor Leste, Remaja Asal Kupang Ditangkap

Kompas.com - 31/03/2024, 05:35 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Jajaran Kepolisian Resor Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), membekuk AM (16), remaja asal Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT

Dia ditangkap setelah menikam JP (14), seorang siswa SMP Citra Bangsa Kota Kupang, beberapa waktu lalu.

Setelah menikam JP, AM kabur ke Atambua, Kabupaten Belu, yang merupakan wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

"Pelaku ini ditangkap pada Jumat (28/3/2024) kemarin," kata Kabid Humas Kepolisian Daerah NTT Kombes Pol Ariasandy kepada Kompas.com, Sabtu (30/3/2024) malam.

Baca juga: Mahasiswa di Baubau Ditangkap karena Edarkan Sabu, Dibayar Rp 25.000 per Bungkus

Ariasandy menjelaskan, kasus penikaman itu bermula pada saat korban pulang dari sekolahnya, pada 7 Maret 2024 lalu.

Setelah pulang, korban sempat singgah di tempat perbelanjaan. Saat itu, korban bertemu dengan pelaku.

Tanpa banyak bicara, pelaku lalu menganiaya korban. Tak hanya itu, pelaku yang membawa sebilah pisau, lalu menikam korban.

Baca juga: Diduga Hendak Perang Sarung, Puluhan Pelajar di Demak Diamankan Polisi


Pelaku masuk daftar pencarian orang

Usai menikam korban, pelaku langsung melarikan diri.

Orangtua korban yang mengetahui informasi itu, lalu membawa korban ke rumah sakit dan melapor polisi.

"Kasus ini dilaporkan ke Polresta Kupang Kota dengan laporan polisi nomor LP/B/229/III/2024/SPKT/Polresta Kupang Kota," katanya lagi.

Baca juga: Cerita Kurir Sabu Jaringan Fredy Pratama, Diberi Upah Ratusan Juta Sekali Antar

Usai menerima laporan, polisi lalu menyelidiki kasus itu dengan memeriksa sejumlah saksi. Polisi lalu mengeluarkan surat daftar pencarian orang (DPO) dan juga mengejar pelaku.

Setelah hampir tiga pekan, polisi akhirnya menerima informasi keberadaan AM di Atambua.

Aparat Polres Kupang Kota lalu berkoordinasi dengan personel Polres Belu. Pelaku akhirnya ditangkap dan dibawa ke sel Markas Polres Belu.

"Pelaku akan dijemput oleh anggota Polres Kupang Kota dan dibawa ke Kupang, untuk proses hukum lebih lanjut," kata Ariasandy.

Baca juga: 3 Bocah di Gunungkidul Diamankan Polisi, Curi Kotak Infak untuk Beli Bensin dan Rokok

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Dokter yang Jadi Bupati di Perbatasan RI-Timor Leste Gratiskan Pengobatan untuk Warga Miskin

Dokter yang Jadi Bupati di Perbatasan RI-Timor Leste Gratiskan Pengobatan untuk Warga Miskin

Regional
Gempa M 6,0 di Laut Banda, Getaran Terasa ke Maluku Barat Daya

Gempa M 6,0 di Laut Banda, Getaran Terasa ke Maluku Barat Daya

Regional
Ramai Baliho Kapolda Jateng dan Gus Yasin Maju Pilkada 2024, PPP: Belum Ada Pembicaraan Serius

Ramai Baliho Kapolda Jateng dan Gus Yasin Maju Pilkada 2024, PPP: Belum Ada Pembicaraan Serius

Regional
Polisi Masih Selidiki Kasus Santriwati Dianiaya hingga Koma di Pesantren

Polisi Masih Selidiki Kasus Santriwati Dianiaya hingga Koma di Pesantren

Regional
Bos PO Dewi Sri di Tegal Jadi Saksi Sidang Kasus Pemalsuan Surat untuk SHM dengan Terdakwa Lansia

Bos PO Dewi Sri di Tegal Jadi Saksi Sidang Kasus Pemalsuan Surat untuk SHM dengan Terdakwa Lansia

Regional
Terpeleset, Pelajar di Banyumas Tewas Tenggelam di Sungai Pelus

Terpeleset, Pelajar di Banyumas Tewas Tenggelam di Sungai Pelus

Regional
Gempa M 6,0 Laut Banda, BPBD Maluku Barat Daya: Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa M 6,0 Laut Banda, BPBD Maluku Barat Daya: Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Kepala SMAN 8 Medan Bantah Siswanya Tak Naik gara-gara Laporan Pungli

Kepala SMAN 8 Medan Bantah Siswanya Tak Naik gara-gara Laporan Pungli

Regional
Gempa M 6,0 Terjadi di Laut Banda Maluku, Tak Berisiko Tsunami

Gempa M 6,0 Terjadi di Laut Banda Maluku, Tak Berisiko Tsunami

Regional
Viral, Video Warga di Pekalongan Patungan Cor Jalan, Ini Penjelasan Pemdes

Viral, Video Warga di Pekalongan Patungan Cor Jalan, Ini Penjelasan Pemdes

Regional
Pendaftaran PPDB SDN 212 Kota Jambi, Posko Didirikan di Depan Sekolah

Pendaftaran PPDB SDN 212 Kota Jambi, Posko Didirikan di Depan Sekolah

Regional
Status Gunung Ile Lewotolok Turun dari Level Siaga ke Waspada

Status Gunung Ile Lewotolok Turun dari Level Siaga ke Waspada

Regional
Korupsi Pembangunan Pasar, Eks Asisten Daerah Cilegon Dituntut 6 Tahun Penjara

Korupsi Pembangunan Pasar, Eks Asisten Daerah Cilegon Dituntut 6 Tahun Penjara

Regional
Tiduran di Hotel, Jemaah Haji Asal Magelang Meninggal di Mekkah

Tiduran di Hotel, Jemaah Haji Asal Magelang Meninggal di Mekkah

Regional
Viral, Video Deklarasi Puluhan Kades kepada Kapolda Jateng, Bawaslu Panggil yang Terlibat

Viral, Video Deklarasi Puluhan Kades kepada Kapolda Jateng, Bawaslu Panggil yang Terlibat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com