Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selundupkan Benih Lobster Senilai Rp 15,9 Miliar, 2 Pelaku Ditangkap

Kompas.com - 21/05/2024, 13:51 WIB
Aji YK Putra,
Reni Susanti

Tim Redaksi


PALEMBANG, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan menangkap dua orang pelaku yang hendak menyelundupkan benih lobster senilai Rp 15,9 miliar di Kabupaten Banyuasin.

Kedua pelaku tersebut tercatat sebagai warga Kabupaten Kaur, Bengkulu. Mereka adalah ROS (22) dan BOJ (28).

Dari keduanya, polisi mendapatkan barang bukti benih lobster sebanyak 106.085 ekor jenis pasir dan 315 ekor jenis mutiara.

Baca juga: Sumsel Siapkan 29.000 Sapi dan 45.000 Kambing untuk Hewan Kurban

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Sunarto mengatakan, penangkapan itu berlangsung Selasa (14/5/2024).

Petugas semula mendapatkan informasi adanya penyelundupan benih lobster melalui pelabuhan kecil di Banyuasin.

Petugas yang mendapati satu unit mobil jenis Suzuki Carry warna hitam melintas di Desa Karang Anyar, Kecamatan Muara Telang, Banyuasin, langsung menghentikan kendaraan tersebut untuk diperiksa.

Baca juga: Benih Penyelundupan Lobster Ilegal Rp 35,5 Miliar yang Hendak Dikirim ke Singapura Digagalkan

Hasilnya, ribuan benih lobster yang disimpan dalam styrofoam ditemukan dalam mobil tersebut.

"Kami mendapati 16 boks styrofoam berisi benih lobster yang hendak diselundupkan, barang bukti tersebut kini telah disita. Untuk sekarang, lobster yang disita sudah dilepaskan kembali ke habitat awalnya, beberapa ekor dijadikan barang bukti," kata Sunarto, saat menggelar konferensi pers, Selasa (21/4/2024).

Sunarto menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan, kedua pelaku ini merupakan kurir. Pemilik ribuan benih lobster berinisial NT kini masih dalam pengejaran petugas.

"ROS mendapatkan upah Rp 2 juta, sementara BOJ diupah Rp 1,2 juta untuk satu kali antar. Pengakuan mereka baru satu kali, namun ini masih tetap kami kembangkan," ujarnya.

Menurut Sunarto, seluruh benih lobster ini akan diselundupkan ke luar negeri lewat pelabuhan kecil. Seluruh benih lobster itu dibawa dari Lampung melewati Kabupaten Banyuasin, Sumsel, dengan jalur darat agar tidak dicurigai petugas.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan pasal 88 Juncto pasal 16 ayat 1 dan pasal 92 ayat 1 undang-undang nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan.

"Ancaman kurungannya adalah 6 tahun dan denda Rp 1,5 miliar,"ungkap Sunarto.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Harga Barang Lokal di Perbatasan RI–Malaysia Stabil, Harga Barang Malaysia Naik Jelang Idul Adha

Harga Barang Lokal di Perbatasan RI–Malaysia Stabil, Harga Barang Malaysia Naik Jelang Idul Adha

Regional
Majelis Tafsir Al Quran Magelang Gelar Shalat Idul Adha Pagi Ini, Acuannya Wukuf di Arafah

Majelis Tafsir Al Quran Magelang Gelar Shalat Idul Adha Pagi Ini, Acuannya Wukuf di Arafah

Regional
Polisi Amankan 43 Karung Pakaian Bekas yang Diselundupkan dari Timor Leste

Polisi Amankan 43 Karung Pakaian Bekas yang Diselundupkan dari Timor Leste

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Kecewanya Ibu Kristianie, Anaknya Mendadak Dicoret dari Seleksi Paskibraka Nasional meski Raih Nilai Tertinggi

Kecewanya Ibu Kristianie, Anaknya Mendadak Dicoret dari Seleksi Paskibraka Nasional meski Raih Nilai Tertinggi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Warga Sukolilo Pati Takut Motornya Diangkut Polisi | Densus 88 Geledah Rumah Tukang Bubur

[POPULER NUSANTARA] Warga Sukolilo Pati Takut Motornya Diangkut Polisi | Densus 88 Geledah Rumah Tukang Bubur

Regional
Sama-sama Olahan Daging Kambing, Apa Beda Gulai, Tongseng dan Tengkleng?

Sama-sama Olahan Daging Kambing, Apa Beda Gulai, Tongseng dan Tengkleng?

Regional
Bukit Batas di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Biaya, dan Cara Menuju

Bukit Batas di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Biaya, dan Cara Menuju

Regional
Kapal Bermuatan 70 Ton Kayu Ilegal Ditangkap di Perairan Kepulauan Meranti Riau

Kapal Bermuatan 70 Ton Kayu Ilegal Ditangkap di Perairan Kepulauan Meranti Riau

Regional
Gecok Kambing, Kuliner Khas Semarang Berbumbu Rempah

Gecok Kambing, Kuliner Khas Semarang Berbumbu Rempah

Regional
1 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB di Puncak

1 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB di Puncak

Regional
Gempa M 5,7 Guncang Pulau Doi

Gempa M 5,7 Guncang Pulau Doi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com