Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Tangkap 11 Anggota Geng Motor Saat Mau "Live Instagram" Tawuran

Kompas.com - 04/03/2024, 20:35 WIB
Rasyid Ridho,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

SERANG, KOMPAS.com - Polres Serang menangkap 11 anggota geng motor "Tubruk134" saat akan melakukan aksi tawuran dan menyiarkannya via Live Instagram, di Serang, Banten.

Mereka yang ditangkap sebagian besar berstatus pelajar SMA dan SMK di Kecamatan Kragilan, Carenang dan Kibin, Kabupaten Serang, Banten.

"Mereka anggotanya ada 20 orang, yang kita amankan ada 11 orang," kata Kepala Polres Serang AKBP Candra Sasongko, Senin (4/3/2024).

"Tujuh orang statusnya masih di bawah umur, dan empat sudah dewasa," sambung dia.

Candra mengatakan, tujuh anak yang di bawah umur tidak ditahan. Sedangkan empat pelaku ditahan, berinisial DS (18), DR (19), AR (18), dan AD (18).

Baca juga: Bacok Korban hingga Kritis, 2 Anggota Geng Motor di Cianjur Ditembak Polisi

Mantan Kasat Reskrim Polresta Bogor itu mengungkapkan, sejak geng motor tersebut dibentuk enam bulan lalu, setidaknya mereka sudah melukai dua warga.

Setiap beraksi mereka selalu membawa senjata tajam jenis katana, celurit, hingga stik golf untuk melukai lawannya atau pun warga.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Serang AKP Andy Kurniady menambahkan, 11 anggota geng motor yang telah meresahkan warga Kabupaten Serang ini ditangkap ketika polisi melakukan patroli siber.

"Kami temukan adanya live Instagram saat patroli siber di media sosial. Sehingga kita telusuri, dan kita berhasil mengamankan para pelaku," kata Andy.

Andy mengungkapkan, geng motor sengaja mencari lawan dan melukai warga secara acak, lalu menyiarkan secara langsung dengan tujuan untuk menunjukkan eksistensi mereka.

"Tujuan mereka live itu mengundang geng lain, apabila menemukan geng motor lain mereka tawuran."

Baca juga: Geng Motor XTC Keroyok WNA Korea Selatan di Bandung Barat, 5 Pelaku Ditangkap

"Tapi bila tidak menemukan geng motor lain, mereka menyasar masyarakat secara random," ujar Andy.

Mereka akan dijerat Pasal 170 KUHPerdata dan pasal 2 ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 jo pasal 55 ayat (1) ke 1E KUHP dengan ancaman di atas sembilan tahun penjara.

"Semuanya kita proses hukum, tapi yang anak di bawah umur menggunakan sistem pradilan anak," tandas dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Viral di Medsos, Pengunjung Masjid Al Jabbar Jadi Korban 'Getok' Harga Parkir, Ini Respons Pemprov

Viral di Medsos, Pengunjung Masjid Al Jabbar Jadi Korban 'Getok' Harga Parkir, Ini Respons Pemprov

Regional
Longsor Hantam Permukiman Warga di Tana Toraja, 1 Orang Tewas

Longsor Hantam Permukiman Warga di Tana Toraja, 1 Orang Tewas

Regional
Menyoal Tren Kecelakaan Bus Saat Mudik dan Cerita Pengemudi Bus di Perjalanan

Menyoal Tren Kecelakaan Bus Saat Mudik dan Cerita Pengemudi Bus di Perjalanan

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Regional
[POPULER NUSANTARA] Balon Udara Berisi Petasan Meledak di Magelang | Komentar Hasto Soal Pilkada di Sumutz

[POPULER NUSANTARA] Balon Udara Berisi Petasan Meledak di Magelang | Komentar Hasto Soal Pilkada di Sumutz

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Hendak Silaturahmi, Kakek dan Cucu Tewas Usai Pikap yang Dinaiki Kecelakaan

Hendak Silaturahmi, Kakek dan Cucu Tewas Usai Pikap yang Dinaiki Kecelakaan

Regional
Ingat, One Way dari Tol Kalikangkung-Cikampek Mulai Diterapkan 13 hingga 16 April

Ingat, One Way dari Tol Kalikangkung-Cikampek Mulai Diterapkan 13 hingga 16 April

Regional
Lambaian Tangan, Hiburan bagi Pemudik yang Terjebak Macet di Tol

Lambaian Tangan, Hiburan bagi Pemudik yang Terjebak Macet di Tol

Regional
Suasana Malam di Pelabuhan Bakauheni, Kantong Parkir Dermaga Penuh

Suasana Malam di Pelabuhan Bakauheni, Kantong Parkir Dermaga Penuh

Regional
Sistem One Way Diterapkan selama Arus Balik, PJ Gubernur Jateng: Terus Kami Pantau

Sistem One Way Diterapkan selama Arus Balik, PJ Gubernur Jateng: Terus Kami Pantau

Regional
Kembang Langit Park di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kembang Langit Park di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Jenazah Danramil Aradide yang Ditembak OPM Sudah di Nabire, Besok Dimakamkan

Jenazah Danramil Aradide yang Ditembak OPM Sudah di Nabire, Besok Dimakamkan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com