Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Beras Mahal, Pemkab Purworejo Bagikan 14 Ton Beras untuk Warga

Kompas.com - 26/02/2024, 18:33 WIB
Bayu Apriliano,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

PURWOREJO, KOMPAS.com- Menyikapi mahalnya harga beras yang saat ini menyentuh harga Rp 17.000 per kilogram, Pemkab Purworejo membagikan 14 ton beras kepada warga kurang mampu.

Pembagian beras bertajuk bakti sosial ini langsung dipimpin Bupati Purworejo Yuli Hastuti yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Purworejo.

Turut mendampingi Bupati yakni Kapolres Purworejo AKBP Eko Sunaryo, Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Yohanes Heru Wibowo, Pj. Sekda Purworejo Drs R Achmad Kurniawan Kadir, Pimpinan OPD serta unsur terkait.

Baca juga: Harga Beras Meroket, Kepala Desa di Wonosobo Bagikan Beras Hasil Bengkok kepada Warga Kurang Mampu

"Semoga ini dapat meringankan beban masyarakat," kata Yuli dalam keterangan resminya Senin (26/2/2024).

Penyelenggaraan baksos ini bebarengan dengan rangkaian Hari Jadi Ke-193 Kabupaten Purworejo.

Baksos diikuti 50 Instansi, OPD, BUMD serta komunitas, dengan total beras yang berhasil dihimpun 14 ton lebih.

"Beras itu semua dikemas menjadi 5.557 kantong beras dan setiap kantong berisi 2,5 kg beras," kata Yuli Hastuti.

Bupati mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam menyelenggarakan acara bakti sosial tersebut.

"ini merupakan cermin dari semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah menjadi bagian dari identitas kita sebagai masyarakat Kabupaten Purworejo," ungkapnya

Bupati mengajak agar semangat gotong royong dan kepedulian sosial ini tidak hanya untuk merayakan kemajuan dan prestasi daerah, tetapi juga berbagi kebahagiaan dengan sesama, menjaga solidaritas, dan menguatkan tali persaudaraan di antara kita.

“Saya juga ingin mengajak kita semua untuk mengenang perjuangan para pendahulu kita yang telah gigih membangun dan mengawal perjalanan daerah kita hingga saat ini,” tuturnya.

“Mari kita jadikan warisan mereka sebagai inspirasi dan motivasi bagi kita semua dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita sebagai generasi penerus. Semoga Kabupaten Purworejo terus berkembang dan menjadi tempat tinggal yang sejahtera bagi kita semua," harapnya.

Baca juga: Antre Beras Murah di Bogor, Warga: Mau Puasa, di Mana-mana Harganya Mahal

Sementara itu, Ida (29) salah satu warga mengatakan, saat ini harga beras sudah mencapai Rp 17.000 perkilogramnya untuk beras premium. Sedangkan harga beras medium di kisaran Rp 15.000-16.000.

Kenaikan harga beras sudah terjadi sekitar 2 bulan ini. Tak hanya itu, beras subsidi dari Bulog pun sulit untuk didapatkan.

"Ada beras subsidi harganya Rp 10.900 tapi belinya harus antre di agen-agen. Biasanya di pasar Baledono," kata Ida.

Makmun (39), warga lainnya mengatakan, bantuan dari Pemkab Purworejo ini sangat membantu masyarakat ditengah naiknya harga beras.

"Alhamdulillah bantuan ini bisa untuk semingguan mas. Kita berharap bisa dapat terus sampai harga beras stabil kaya dulu," kata Makmun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Goa Garunggang di Bogor: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Goa Garunggang di Bogor: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Longsor di Maluku Tengah, Satu Rumah Warga Ambruk

Longsor di Maluku Tengah, Satu Rumah Warga Ambruk

Regional
Kunjungi Bocah Korban Kekerasan Seksual, Walkot Pematangsiantar Beri Motivasi hingga Santunan

Kunjungi Bocah Korban Kekerasan Seksual, Walkot Pematangsiantar Beri Motivasi hingga Santunan

Regional
Pemkot Semarang Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut, Mbak Ita: Cambuk agar Lebih Baik

Pemkot Semarang Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut, Mbak Ita: Cambuk agar Lebih Baik

Regional
Organisasi Guru di Demak Tolak Larangan Study Tour, Ini Kata Mereka

Organisasi Guru di Demak Tolak Larangan Study Tour, Ini Kata Mereka

Regional
Teknisi di Lampung Gondol Rp 1,3 Miliar, Curi dan Jual Data Internet

Teknisi di Lampung Gondol Rp 1,3 Miliar, Curi dan Jual Data Internet

Regional
Warga Cepu Temukan Fosil Gading Gajah Purba, Diduga Berusia 200.000 Tahun

Warga Cepu Temukan Fosil Gading Gajah Purba, Diduga Berusia 200.000 Tahun

Regional
Video Viral Seorang Pria di Kupang Dipukul Pakai Kayu di Tangan hingga Pingsan, Kasus Berujung ke Polisi

Video Viral Seorang Pria di Kupang Dipukul Pakai Kayu di Tangan hingga Pingsan, Kasus Berujung ke Polisi

Regional
Pembunuh Kekasih Sesama Jenis di Banten Dituntut 16 Tahun Penjara

Pembunuh Kekasih Sesama Jenis di Banten Dituntut 16 Tahun Penjara

Regional
Saat Angka Kasus Stunting di Kendal Naik 4,9 Persen...

Saat Angka Kasus Stunting di Kendal Naik 4,9 Persen...

Regional
MK Tolak Permohonan PHPU, KPU Banyumas Segera Tetapkan Caleg Terpilih

MK Tolak Permohonan PHPU, KPU Banyumas Segera Tetapkan Caleg Terpilih

Regional
16 Pekerja Migran Nonprosedural di Batam Berenang dari Tengah Laut

16 Pekerja Migran Nonprosedural di Batam Berenang dari Tengah Laut

Regional
Pimpinan Ponpes di Inhu Cabuli 8 Siswanya

Pimpinan Ponpes di Inhu Cabuli 8 Siswanya

Regional
'Long Weekend', Daop 5 Purwokerto Tambah Tempat Duduk KA Tujuan Jakarta dan Jember

"Long Weekend", Daop 5 Purwokerto Tambah Tempat Duduk KA Tujuan Jakarta dan Jember

Regional
Rem Blong, Truk Trailer Tabrak Motor di Magelang, 1 Orang Tewas

Rem Blong, Truk Trailer Tabrak Motor di Magelang, 1 Orang Tewas

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com