Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seorang Pemuda Tewas di Pelintasan Kereta Demak, Diduga Bunuh Diri

Kompas.com - 07/02/2024, 09:13 WIB
Nur Zaidi,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

DEMAK, KOMPAS.com - Seorang pemuda ditemukan tewas dengan kondisi badan tidak utuh di pelintasan kereta api (KA) Brumbung - Tegowanu, Desa Kembangarum, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Selasa (6/2/2024).

Korban diketahui bernama Catur Wibowo Pamungkas (19), warga Desa Tlogorejo, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak.

Kapolsek Kecamatan Mranggen AKP Margono mengatakan, korban ditemukan oleh seorang warga sekitar pukul 04.30 WIB ketika pergi shalat subuh.

Baca juga: Update Banjir Grobogan: Jalur Hulu Sudah Bisa Dilewati Kereta dengan Kecepatan Terbatas

"Badannya hancur, kepalanya itu ditemukan kurang lebih mungkin sekitar 500 meter dari TKP pertama kali," kata Margono dihubungi awak media melalui telepon WhatsApp.

Tidak jauh dari lokasi juga ditemukan kendaraan bermotor roda dua tanpa pelat nomor.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, korban diduga sengaja menabrakkan diri dari samping saat kereta api sedang melintas.

"Menurut kronologis awal dari olah TKP, dia memang sengaja menabrakkan diri dari samping, setelah kereta itu lewat, jadi tidak di depan tapi di samping," ungkapnya.

Margono menyebutkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan PT KAI untuk memastikan adanya laporan korban tertabrak kereta. Namun ternyata tidak ada laporan.

Menurutnya, sesuai standar operasional, apabila kereta menabrak apapun pasti akan berhenti di stasiun terdekat dan melaporkan kejadian.

"Tadi saya konfirmasi dengan stasiun, tidak ada masinis yang konfirmasi melaporkan di stasiun," beber dia.

Baca juga: Terhambat Banjir, Kereta Api Mulai Bisa Melintas di Stasiun Karangjati-Gubug dengan Kecepatan Terbatas

Kendati demikian, Margono belum bisa menyimpulkan bahwa Catur meninggal dengan cara bunuh diri dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kita belum bisa menyimpulkan itu, sudah ada keterangan-keterangan, arahnya seperti itu (bunuh diri)," tandasnya.

Kontak Bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling.

Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini: https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hari Kartini, Tempat Sewa Baju Adat di Semarang Diserbu Warga, Ada yang Tembus 1.000 Orderan

Hari Kartini, Tempat Sewa Baju Adat di Semarang Diserbu Warga, Ada yang Tembus 1.000 Orderan

Regional
Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Regional
Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Regional
12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

Regional
Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Regional
Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Regional
Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Regional
Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Regional
Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Regional
Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Regional
Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Regional
Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Regional
Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Regional
Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com