Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapolresta Bandar Lampung Diganti, Geng Motor dan Tawuran Pelajar Jadi PR yang Ditinggalkan

Kompas.com - 04/01/2024, 06:06 WIB
Tri Purna Jaya,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com - Tahun 2023 di Kota Bandar Lampung "diwarnai" sejumlah tawuran antarpelajar dan geng motor bersenjata tajam. Aksi yang menjurus tindak kriminalitas ini bahkan sampai menimbulkan korban jiwa.

Aksi tawuran antarpelajar ini menjadi salah satu pekerjaan rumah (PR) yang “ditinggalkan” oleh Komisaris Besar (Kombes) Ino Harianto yang kini digantikan oleh Kombes Abdul Waras sebagai Kapolresta Bandar Lampung.

Selama masa kepemimpinan Ino yang kini menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Jemen Ops Itwasum Polri, tawuran antarpelajar dan geng motor itu tidak juga reda.

Baca juga: Bawaslu Lampung Temukan Kotak dan Bilik Suara Rusak di Gudang Logistik

Berdasarkan arsip pemberitaan Kompas.com, selama tahun 2023 telah terjadi tawuran lebih dari 15 kali dengan korban tewas sebanyak 2 orang dan 4 orang mengalami luka bacok senjata tajam, serta belasan pelajar mengalami luka pukul benda tumpul.

Salah satu kasus tawuran paling menyita perhatian publik adalah kasus yang menewaskan GIZ (17) seorang siswa SMK di Bandar Lampung pada 30 Oktober 2023 lalu.

Lima orang pelajar ditetapkan menjadi tersangka atas kasus ini yakni, BBA (15), R (15), GS (16), YS (15), serta M (16).

Tawuran antarpelajar kembali memakan korban jiwa pada 5 November 2023 lalu. Seorang pelajar berinisial RDP (16) tewas akibat dikeroyok usai menonton balap liar di Jalan Sultan Agung.

Dua pelajar SMK berinisial JD (16) dan RA (16) ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa tersebut.

Selanjutnya, satu orang pelajar SMK berinisial MF (16) mengalami luka bacok setelah kelompoknya tawuran dengan pelajar lain di Jalan Ir Sutami pada 19 Oktober 2023 sore.

Empat orang pelajar ditetapkan menjadi tersangka, yakni AS (16), AR (15), AF (16) dan RA (18).

Lalu sekelompok geng motor menganiaya seorang anggota Polda Lampung, Bripka BRM pada 22 Juni 2023 dini hari. Bripka BRM yang baru selesai dinas dan hendak pulang itu dianiaya oleh PRJ (16), PRP (17), RRA (16), dan PRM (16). Para remaja ini masih berstatus pelajar di beberapa sekolah di Bandar Lampung.

Kemudian 30 orang pelajar diamankan saat berkumpul hendak tawuran pada 12 November 2023 dengan barang bukti belasan senjata tajam berbagai ukuran.

Upaya meredam tawuran

Polresta Bandar Lampung sendiri bukannya berpangku tangan dan hanya melakukan penindakan hukum terhadap para pelaku.

Dalam beberapa kali kesempatan, Kombes Ino pada saat masih menjabat sebagai Kapolresta Bandar Lampung sempat “mengancam” para pelajar yang terlibat akan masuk daftar hitam (black list) dan dipecat dari sekolah.

Ino juga telah membicarakan usulan ini ke dinas pendidikan setempat dan merencanakan regulasinya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Regional
12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

Regional
Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Regional
Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Regional
Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Regional
Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Regional
Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Regional
Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Regional
Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Regional
Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Regional
Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Regional
Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Regional
Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Regional
Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com