Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seorang Wanita di Babel Jadi Korban KDRT sampai Hilang Penglihatan, Pelaku Buron

Kompas.com - 29/11/2023, 19:00 WIB
Heru Dahnur ,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

BANGKA, KOMPAS.com-Seorang wanita bernama Nurlaila (34) di Desa Air Lintang, Tempilang, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah menderita luka di sekujur tubuhnya.

Kondisi paling parah terjadi pada bagian mata yang tidak bisa melihat dan mulut luka robek.

Kepala Kepolisian Sektor Tempilang Iptu Intan Diputra mengatakan, terduga pelaku adalah suami siri korban bernama Supri (49).

Baca juga: Kasus KDRT di Bogor 2023 Meningkat, Didominasi Kekerasan Fisik

Pelaku kini masih dalam pengejaran tim gabungan.

"Penganiayaan berat oleh suami korban terjadi di rumah korban. Mengalami luka serius di bagian wajah, terutama di mata yang terkena benda tajam," kata Intan pada awak media, Rabu (29/11/2023).

Peristiwa terjadi pada Minggu (26/11/2023) sekitar pukul 03.00 WIB, namun baru dilaporkan pada polisi dua hari kemudian.

"Kakak korban melaporkan kejadian ke Polsek Tempilang setelah korban tidak sadarkan diri dan dirawat di rumah sakit. Sayangnya, mata korban kini buta dan masih diperban," ujar Intan.

Intan mengungkapkan, tindakan penganiayaan diduga terjadi karena masalah rumah tangga dan perasaan cemburu.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Dokter Qory Ingin Cabut Laporan KDRT | Danlanud Abdulrachman Saleh Diberhentikan

Antara korban dan suami sirinya itu kerap terjadi cekcok hingga puncaknya pada dinihari di kediaman mereka.

Kejadian itu juga disaksikan anak korban yang berumur 13 tahun yang sempat lari keluar rumah minta tolong.

 

Pelaku diketahui langsung kabur malam itu juga dengan menggunakan sepeda motor setelah mengemasi barang-barang pribadinya.

"Masyarakat diminta untuk berkoordinasi dengan polisi apabila mengetahui keberadaan pelaku demi keadilan bagi korban," ujar Intan.

Baca juga: 2 Polisi di Bogor Dimutasi Imbas Tak Tanggapi Serius Laporan KDRT

Saat ini korban masih terbaring di rumah sakit dengan perban membalut bagian wajah dan tangan.

Pada bagian tangan terdapat luka robek dan tulang retak yang diduga karena hantaman benda keras.

Korban juga memiliki seorang bayi yang masih berusia delapan bulan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ambil Formulir Pendaftaran Pilkada ke PSI, Sekda Kota Semarang Ungkap Alasannya

Ambil Formulir Pendaftaran Pilkada ke PSI, Sekda Kota Semarang Ungkap Alasannya

Regional
Umat Buddha di Candi Borobudur Lantunkan Doa Perdamaian Dunia, Termasuk untuk Palestina

Umat Buddha di Candi Borobudur Lantunkan Doa Perdamaian Dunia, Termasuk untuk Palestina

Regional
Pasangan Sesama Jenis Menikah di Halmahera Selatan Ditangkap, Polisi: Antisipasi Amukan Warga

Pasangan Sesama Jenis Menikah di Halmahera Selatan Ditangkap, Polisi: Antisipasi Amukan Warga

Regional
Bentrokan Warga di Kupang, 3 Rumah Rusak, 2 Sepeda Motor Rusak dan Sejumlah Orang Luka

Bentrokan Warga di Kupang, 3 Rumah Rusak, 2 Sepeda Motor Rusak dan Sejumlah Orang Luka

Regional
Deklarasi Maju Pilkada Lombok Barat, Farin-Khairatun Naik Jeep Era Perang Dunia II

Deklarasi Maju Pilkada Lombok Barat, Farin-Khairatun Naik Jeep Era Perang Dunia II

Regional
Begal Meresahkan di Semarang Dibekuk, Uangnya untuk Persiapan Pernikahan

Begal Meresahkan di Semarang Dibekuk, Uangnya untuk Persiapan Pernikahan

Regional
Resmikan Co-working Space BRIN Semarang, Mbak Ita Sebut Fasilitas Ini Akan Bantu Pemda

Resmikan Co-working Space BRIN Semarang, Mbak Ita Sebut Fasilitas Ini Akan Bantu Pemda

Kilas Daerah
Penertiban PKL di Jambi Ricuh, Kedua Pihak Saling Lapor Polisi

Penertiban PKL di Jambi Ricuh, Kedua Pihak Saling Lapor Polisi

Regional
Pria di Kudus Aniaya Istri dan Anak, Diduga Depresi Tak Punya Pekerjaan

Pria di Kudus Aniaya Istri dan Anak, Diduga Depresi Tak Punya Pekerjaan

Regional
Setelah PDI-P, Ade Bhakti Ambil Formulir Pendaftaran Pilkada di PSI

Setelah PDI-P, Ade Bhakti Ambil Formulir Pendaftaran Pilkada di PSI

Regional
Soal 'Study Tour', Bupati Kebumen: Tetap Dibolehkan, tapi...

Soal "Study Tour", Bupati Kebumen: Tetap Dibolehkan, tapi...

Regional
Ingin Bantuan Alat Bantu Disabilitas Merata, Mas Dhito Ajak Warga Usulkan Penerima Bantuan

Ingin Bantuan Alat Bantu Disabilitas Merata, Mas Dhito Ajak Warga Usulkan Penerima Bantuan

Regional
Anak Wapres Ma'ruf Amin Maju Pilkada Banten 2024

Anak Wapres Ma'ruf Amin Maju Pilkada Banten 2024

Regional
Gagal Jadi Calon Perseorangan di Pangkalpinang, Subari Lapor Bawaslu

Gagal Jadi Calon Perseorangan di Pangkalpinang, Subari Lapor Bawaslu

Regional
Kain Gebeng, Kain Khas Ogan Ilir yang Nyaris Punah

Kain Gebeng, Kain Khas Ogan Ilir yang Nyaris Punah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com