Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

TikTok Shop Resmi Ditutup, Selamat Tinggal Keranjang Kuning

Kompas.com - 04/10/2023, 17:49 WIB
David Oliver Purba

Editor

KOMPAS.com - TikTok Shop resmi ditutup, Rabu (4/10/2023). Sebelumnya, pihak TikTok menyebut, layanan transaksi e-commerce yang terkenal dengan istilah keranjang kuning itu, ditutup pukul 17.00 Wib.

Baca juga: TikTok Shop Resmi Tutup

Dilihat Kompas.com di sejumlah akun jualan yang sedang live atau siaran langsung, sudah tak ada lagi terlihat keranjang kuning.

Baca juga: TikTok Shop Ditutup, Menkominfo: Kebijakan Sudah Jelas, Pemisahan Media Sosial dan E-commerce

"Keranjang kuning hilang," ujar netizen yang memberikan komentar di salah satu akun yang sedang live.

Netizen juga menyebut TikTok Shop sudah ditutup sebelum pukul 17.00 Wib.

Sejumlah penjual di TikTok kemudian meminta orang-orang yang ini membeli produk mereka untuk mengklik tautan di bio.

Tautan itu memberikan pilihan untuk para penonton berbelanja melalui aplikasi e-commerce di antaranya Shopee, Tokopedia, dan Lazada.

Ada juga penjual yang menautkan link nomor WhatsApp.

Selain penjual, afiliator di TikTok juga terdampak. Salah satunya Sherly, seorang konten kreator yang berdomisili di Solo.

Sherly mengaku kebingungan karena per hari ini TikTok Shop ditutup.

Padahal, sejumlah brand telah memintanya untuk membuat konten promosi. 

"Sebulan ini ada kiriman produk untuk dibikinkan konten, dapat komisi sebagai afiliator. Dengan tidak adanya Tiktok, aku sebagai konten kreator, misalnya bikin konten pun enggak bisa narok keranjang kuning. Aku jadi enggak dapat komisi," ujar Sherly kepada Kompas.com.

"Jadi hari ini aku diskusi dengan brand terkait, jadinya gimana, ini kan TikTok Shop tutup. Jadi kayaknya aku enggak bisa bikin kontennya. Padalah aku udah bikin kontennya, itu udah effort banget," kata Sherly menambahkan.

 

Sebelumnya diberitakan, layanan transaksi di e-commerce TikTok, yakni TikTok Shop, ditutup per hari ini, Rabu (4/10/2023) pukul 17.00 WIB.

Langkah ini diambil untuk mematuhi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023 tentang Ketentuan Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Sistem Elektronik.

Menurut Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hassan, alasan ditutupnya transaksi jual beli secara langsung di TikTok Shop adalah untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan data pribadi.

Selain itu, kebijakan ini juga untuk mencegah media sosial, seperti TikTok, memonopoli algoritma.

Maka dari itu, social commerce, yang menggabungkan layanan e-commerce di dalam media sosial, seperti TikTok Shop, tidak diperbolehkan.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pilkada Demak: Dua Orang Mendaftar ke Gerindra, Ada yang Diantar Klub Sepak Bola

Pilkada Demak: Dua Orang Mendaftar ke Gerindra, Ada yang Diantar Klub Sepak Bola

Regional
Nekat Rebut Kalung Emas Lansia, Jambret di Brebes Babak Belur Dimassa

Nekat Rebut Kalung Emas Lansia, Jambret di Brebes Babak Belur Dimassa

Regional
Mawar Camp Gunung Ungaran di Semarang: Daya Tarik, Aturan, dan Harga Tiket

Mawar Camp Gunung Ungaran di Semarang: Daya Tarik, Aturan, dan Harga Tiket

Regional
Tak Hafal Lagu Indonesia Raya Saat Bikin KTP, Gadis di Nunukan Mengaku Dilecehkan ASN Disdukcapil

Tak Hafal Lagu Indonesia Raya Saat Bikin KTP, Gadis di Nunukan Mengaku Dilecehkan ASN Disdukcapil

Regional
Sabtu, Wali Kota Semarang Bakal Daftar Pilkada 2024 di DPC PDI-P

Sabtu, Wali Kota Semarang Bakal Daftar Pilkada 2024 di DPC PDI-P

Regional
Polisi Tangkap Preman yang Acak-acak Salon Kecantikan di Serang Banten

Polisi Tangkap Preman yang Acak-acak Salon Kecantikan di Serang Banten

Regional
Rumah Pembunuh Pelajar SMK Diserang Puluhan Massa Bersenjata Parang

Rumah Pembunuh Pelajar SMK Diserang Puluhan Massa Bersenjata Parang

Regional
Maju Bakal Calon Wakil Wali Kota Semarang, Ade Bhakti Mendaftar ke PDI-P

Maju Bakal Calon Wakil Wali Kota Semarang, Ade Bhakti Mendaftar ke PDI-P

Regional
Teka-teki Pria Ditemukan Terikat dan Berlumpur di Semarang, Korban Belum Sadarkan Diri

Teka-teki Pria Ditemukan Terikat dan Berlumpur di Semarang, Korban Belum Sadarkan Diri

Regional
Menikah Lagi, Pria di Sumsel Luka Bakar Disiram Air Keras oleh Istrinya

Menikah Lagi, Pria di Sumsel Luka Bakar Disiram Air Keras oleh Istrinya

Regional
Duduk Perkara Rektor Unri Laporkan Mahasiswa yang Kritik Soal UKT

Duduk Perkara Rektor Unri Laporkan Mahasiswa yang Kritik Soal UKT

Regional
Truk Dipalak Rp 350.000 di Jembatan Jalinteng, Polisi 'Saling Lempar'

Truk Dipalak Rp 350.000 di Jembatan Jalinteng, Polisi "Saling Lempar"

Regional
9 Orang Daftar Pilkada 2024 di PDIP, Tak ada Nama Wali Kota Semarang

9 Orang Daftar Pilkada 2024 di PDIP, Tak ada Nama Wali Kota Semarang

Regional
Patroli Geng Motor di Jalan Protokol, Polisi Bubarkan Balap Liar

Patroli Geng Motor di Jalan Protokol, Polisi Bubarkan Balap Liar

Regional
Jalan Rusak, Seorang Wanita di Ketapang Melahirkan Dalam Perjalanan ke Rumah Sakit

Jalan Rusak, Seorang Wanita di Ketapang Melahirkan Dalam Perjalanan ke Rumah Sakit

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com