Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Penambang Emas yang Terjebak Air Bawah Tanah di Banyumas Berasal dari Bogor, Ini Identitasnya

Kompas.com - 26/07/2023, 16:32 WIB
Fadlan Mukhtar Zain,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

BANYUMAS, KOMPAS.com - Delapan orang yang terjebak air bawah tanah di lokasi penambangan emas di Banyumas, Jawa Tengah, berasal dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Adah Sudarsa mengatakan, delapan penambang ini seluruhnya laki-laki.

"Kami berangkatkan rescuer dari Kantor SAR Cilacap dan USS Banyumas masing-masing satu tim untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan guna menyelamatkan para penambang yang terjebak di bawah tanah," kata Adah, kepada wartawan, Rabu (26/7/2023).

Sampai pukul 15.30 WIB, delapan penambang itu belum dapat dievakuasi.

Baca juga: 17 Jam Terjebak di Air Bawah Tanah, Kondisi 8 Penambang Emas di Banyumas Belum Diketahui

Berikut daftar delapan penambang yang terjebak:

1. Cecep Suriyana (29), asal Desa Cisarua RT 002 RW 008, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

2. Rama Abd Rohman (38), asal Desa Cisarua RT 002 RW 005, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

3. Ajat (29), asal Desa Kiarasari RT 001 RW 006, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

4. Mad Kholis (32), asal Desa Kiarapandak RT 002 RW 007, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

5. Marmumin (32), asal Desa Kiarasari, RT 002 RW 006, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

6. Muhidin (44), asal Desa Kiarasari RT 001 RW 004, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

7. Jumadi (33), asal Desa Cisarua RT 001 RW 008, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

8. Mulyadi (40), asal Desa Kiarasari RT 002 RW 006, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Baca juga: Kronologi 8 Penambang Emas Terjebak Air Bawah Tanah di Banyumas

Diberitakan sebelumnya, sebanyak delapan orang terjebak di lokasi penambangan emas di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas sejak Selasa (25/7/2023) malam.

Mereka terjebak akibat aliran air yang keluat dari lubang di sebelahnya secara tiba-tiba.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Rabu 19 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Rabu 19 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Rabu 19 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Rabu 19 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Rabu 19 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Rabu 19 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Rabu 19 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Rabu 19 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Regional
Ombudsman Jateng Terima 30 Aduan PPDB, Salah Satunya Penjualan Seragam di Sekolah

Ombudsman Jateng Terima 30 Aduan PPDB, Salah Satunya Penjualan Seragam di Sekolah

Regional
Kronologi Wanita Tewas Terpental Saat Gunakan 'Treadmill', Jatuh dari Lantai 3 Tempat Gym

Kronologi Wanita Tewas Terpental Saat Gunakan "Treadmill", Jatuh dari Lantai 3 Tempat Gym

Regional
Diduga Korsleting, Tempat Penggilingan Padi di Cilacap Terbakar

Diduga Korsleting, Tempat Penggilingan Padi di Cilacap Terbakar

Regional
Kisah Unik Haji Indonesia, Gus Addin Tiba-tiba Dibekali 14 Kitab oleh Ulama Besar Arab Saudi

Kisah Unik Haji Indonesia, Gus Addin Tiba-tiba Dibekali 14 Kitab oleh Ulama Besar Arab Saudi

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Pagi Ini, Abu Mengarah ke 5 Desa

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Pagi Ini, Abu Mengarah ke 5 Desa

Regional
Ayah yang Bunuh Anak di Banten Berubah Tertutup sejak 6 Bulan Terakhir, Pelaku Sempat Minta Digorok

Ayah yang Bunuh Anak di Banten Berubah Tertutup sejak 6 Bulan Terakhir, Pelaku Sempat Minta Digorok

Regional
[POPULER NUSANTARA] Wali Nikah Tonjok Pengantin Pria | Desertir TNI yang Gabung KKB Ditembak Mati

[POPULER NUSANTARA] Wali Nikah Tonjok Pengantin Pria | Desertir TNI yang Gabung KKB Ditembak Mati

Regional
Tanggul Rob Tambaklorok Semarang, 'Si Penyelamat' Ekonomi Warga yang Masih Perlu Diperkuat

Tanggul Rob Tambaklorok Semarang, "Si Penyelamat" Ekonomi Warga yang Masih Perlu Diperkuat

Regional
Banyak Warga Tak Mampu di Pedukuhan Demangan Tegal Berkurban, Ada yang Sengaja Pelihara Kambing untuk Idul Adha

Banyak Warga Tak Mampu di Pedukuhan Demangan Tegal Berkurban, Ada yang Sengaja Pelihara Kambing untuk Idul Adha

Regional
Kapolda Kalbar Akan Pecat Anggota yang Terlibat Judi Online

Kapolda Kalbar Akan Pecat Anggota yang Terlibat Judi Online

Regional
5 Sate Daging Sapi Khas Indonesia dan Kisah Menarik di Baliknya

5 Sate Daging Sapi Khas Indonesia dan Kisah Menarik di Baliknya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com