Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Direktur Operasional Masjid Raya Sheikh Zayed Buka Suara soal Gaji Karyawan "Outsourcing" yang Dipotong

Kompas.com - 02/05/2023, 15:13 WIB
Labib Zamani,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Direktur Operasional Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Munajat buka suara terkait polemik gaji karyawan outsourcing. Diketahui, karyawan outsourcing Masjid Raya Sheikh Zayed Solo mengeluhkan gaji yang diterima tak sesuai. 

Dia mengatakan pihaknya sedang berdialog dengan pihak ketiga selaku penyedia jasa karyawan outsourcing Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.

"Karena pegawainya outsourcing semua. Masalah penggajian yang terlambat dan potongan kita sedang berdialog dengan PT Arsanya dan dengan teman-teman pegawai. Kita mengumpulkan informasi. Tapi kalau yang sifatnya delay saya sudah minta direkturnya agar segera dibayarkan," katanya, Selasa (2/5/2023). 

Baca juga: Karyawan Outsourcing Masjid Raya Sheikh Zayed Keluhkan Gaji yang Diterima Tak Sesuai, Gibran: Jangan Terjadi Lagi

Pihaknya juga mengaku sedang mengumpulkan karyawan yang mengalami permasalah gaji. Hal ini untuk mengetahui penyebab gaji yang mereka tidak sesuai.

"Saya baru sama teman-teman mengumpulkan permasalahannya seputar apa kita petakan. Biar di tengah-tengah, sementara kita penanggung jawab keseluruhan. Terus pegawai-pegawai kita masyarakat sekitar biar nanti nyaman semua. Nanti segera kita selesaikan," jelas dia.

"Ini kita sedang mengumpulkan. Dan kita minta bukti. Ini belum selesai. Jangan-jangan hanya satu dua orang kan kita juga baru kayak gitu. Kita tidak tahu masalahnya karena tidak berangkat, atau apa kayak gitu," sambung dia.

Dikatakannya pengadaan jasa karyawan outsourcing Masjid Raya Sheikh Zayed merupakan kerja sama pihak ketiga dengan pihak Uni Emirat Arab.

"Jadi kebetulan itu yang menunjuk kedutaan Uni Emirat Arab langsung. Kemarin kan berubah-ubah kontraknya. Jadi kami belum menerima kontrak terakhir kesepakatan PT Arsa dengan pihak UEA," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, di balik kemegahan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Jawa Tengah, masih menyisakan beberapa persoalan. Salah satunya mengenai kesejahteraan karyawan outsourcing.

Tidak sedikit karyawan mengeluhkan terkait gaji bulanan yang diterima. Mereka awalnya dijanjikan gaji yang diterima sesuai UMK Solo. Diketahui UMK Solo tahun 2023 sebesar Rp 2.174.169.

Tetapi setelah bekerja, ada karyawan yang menerima gaji bulanan sebesar Rp 1,5 juta hingga Rp 1,8 juta. Bahkan ada jugakaryawan yang hanya menerima gaji Rp 900.000.

Baca juga: 4 Jukir Liar Ditangkap, Gibran Sebut karena Banyak Keluhan soal Tarif Parkir di Kawasan Masjid Raya Sheikh Zayed

Seorang karyawan M mengaku menerima gaji setiap tanggal 1 atau awal bulan. Mulai 1 April banyak karyawan yang terkejut karena gaji yang diterima tidak sesuai. 

"Hampir 99 persen karyawan yang menerima gaji jumlahnya kurang," ungkapnya kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/5/2023).

Menurutnya pada Lebaran kemarin, seharusnya ada tambahan gaji. Namun saat gaji terima tak ada tambahan apa pun.

"Posisi lebaran kemarin, harusnya gaji harusnya ditambahkan dengan gaji lebaran hari H dan H+1. Itu kan gaji ketiga kali dan dua kali. Dan itu di gaji kita tidak ada. Tidak ditambahkan. Diterimanya sesuai UMK tapi kurang," ungkap dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Motif Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Kendari, Sakit Hati karena Tak Dianggap

Motif Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Kendari, Sakit Hati karena Tak Dianggap

Regional
Silsilah RA Kartini, Pejuang Emansipasi yang Berdarah Biru

Silsilah RA Kartini, Pejuang Emansipasi yang Berdarah Biru

Regional
Korban Meninggal Bentrok di Tual Maluku Dimakamkan

Korban Meninggal Bentrok di Tual Maluku Dimakamkan

Regional
Jeffri Kaget Kaus Merahnya Dipakai oleh Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang, Diambil Pelaku dari Rumah Kosong

Jeffri Kaget Kaus Merahnya Dipakai oleh Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang, Diambil Pelaku dari Rumah Kosong

Regional
Tradisi Sungkem Tlompak, Wujud Syukur Masyarakat Lereng Gunung Merbabu

Tradisi Sungkem Tlompak, Wujud Syukur Masyarakat Lereng Gunung Merbabu

Regional
Sepekan Setelah Lebaran, Harga Bawang Merah di Tingkat Petani Brebes Rp 50.000 per Kg

Sepekan Setelah Lebaran, Harga Bawang Merah di Tingkat Petani Brebes Rp 50.000 per Kg

Regional
Kronologi Ganda Bunuh Istri dan Anak Mantan Bos di Palembang gara-gara Gaji yang Dibayar Tak Sesuai

Kronologi Ganda Bunuh Istri dan Anak Mantan Bos di Palembang gara-gara Gaji yang Dibayar Tak Sesuai

Regional
Diadakan di 14 Titik, Festival Balon Udara di Wonosobo Bakal Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

Diadakan di 14 Titik, Festival Balon Udara di Wonosobo Bakal Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

Regional
Pembunuh Bocah TK yang Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Goa Terungkap, Saat Ini Masih Buron

Pembunuh Bocah TK yang Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Goa Terungkap, Saat Ini Masih Buron

Regional
Warga Anambas Diimbau Tak Pakai Sepeda Listrik di Jalan Raya

Warga Anambas Diimbau Tak Pakai Sepeda Listrik di Jalan Raya

Regional
Hari Pertama Buka Usai Lebaran, Kantor Samsat Kebumen Peroleh Rp 887 Juta Pembayaran Pajak

Hari Pertama Buka Usai Lebaran, Kantor Samsat Kebumen Peroleh Rp 887 Juta Pembayaran Pajak

Regional
Paling Diminati Saat Lebaran, Kota Lama Semarang Dikunjungi 246.000 Wisatawan

Paling Diminati Saat Lebaran, Kota Lama Semarang Dikunjungi 246.000 Wisatawan

Regional
Pensiunan ASN di Kupang Tewas Gantung Diri

Pensiunan ASN di Kupang Tewas Gantung Diri

Regional
Pemkab Sikka NTT Siapkan 1.000 Dosis Vaksin Cegah Rabies di Palue

Pemkab Sikka NTT Siapkan 1.000 Dosis Vaksin Cegah Rabies di Palue

Regional
Buron Setahun, Perampok Karyawan Koperasi di Musi Rawas Tewas Ditembak

Buron Setahun, Perampok Karyawan Koperasi di Musi Rawas Tewas Ditembak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com