Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perampok Bank di Lampung Bawa 2 Senjata Api, Pistol Rakitan, dan "Airsoft Gun"

Kompas.com - 17/03/2023, 15:29 WIB
Teuku Muhammad Valdy Arief

Editor

KOMPAS.com-Perampok di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Arta Kedaton Makmur, Bandar Lampung, pada Jumat (17/3/2023) pagi membawa dua unit senjata api. 

"Senjata yang digunakan yakni jenis revolver rakitan dan airsoft gun," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Bandar Lampung Kombes Ino Harianto. 

Senjata itu langsung ditembakkan pelaku saat memasuki bank tersebut sehingga melukai tiga orang.

Baca juga: Detik-detik Menegangkan Perampokan Bank di Bandar Lampung, Saksi: Pelaku Masuk Langsung Nembak-nembak

Sebanyak satu dari tiga korban merupakan pegawai bank. Sedangkan dua korban lainnya merupakan satpam yang sedang berjaga. 

Krisna, saksi mata yang merupakan salah satu juru parkir di lokasi kejadian, menceritakan detik-detik menegangkan peristiwa itu.

Menurut Krisna, pelaku mulanya datang dengan berjalan kaki. Ia tampak berperilaku seperti nasabah bank.

Setiba di dalam bank, pelaku yang mengenakan kemeja putih tersebut langsung mengeluarkan senjata.

"Bawa tas selempang, dia masuk langsung nembak-nembak," ujarnya.

Baca juga: Aksi Koboi Perampok Bank Bersenjata Api di Lampung, 3 Orang Ditembak

Sementara itu, M Irvan, sekuriti BPR Arta Kedaton, mengatakan bahwa sejumlah orang di dalam bank langsung panik sewaktu mendengar tembakan pertama.

"Pelaku lalu masuk ke dalam dan nembak lagi, tapi saya enggak tahu berapa kali nembaknya," ucapnya.

Namun, perampok ini tidak sampai berhasil membawa kabur uang dari bank tersebut. Satpam yang berjaga berhasil menangkapnya.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perampokan Bank di Lampung Ternyata Dilakukan Seorang Diri, Pakai Revolver Rakitan dan Airsoft Gun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

Regional
Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Regional
KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

Regional
Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Regional
Program 'Makan Siang Gratis' Berubah Jadi 'Makan Bergizi Gratis', Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Program "Makan Siang Gratis" Berubah Jadi "Makan Bergizi Gratis", Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Regional
Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

Regional
Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Regional
3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

Regional
Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Regional
Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Regional
Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Regional
Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Regional
Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com