Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gibran Diteriaki 7-0 Saat Pakai Jersey Persis Solo, Minta Desainnya Diganti: Aku Malu

Kompas.com - 16/03/2023, 05:25 WIB
Ardi Priyatno Utomo

Editor

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meminta supaya jersey Persis Solo musim depan diganti, buntut dirinya diteriaki 7-0.

Dalam beberapa kesempatan, wali kota Solo sejak Februari 2021 itu mengenakan jersey klub berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut.

Namun, dirinya bercerita sempat kaget setelah ada yang meneriakinya tujuh kosong.

Baca juga: Ibu-ibu Belajar Menyetir Injak Rem Keliru Gas, Honda Brio Nyemplung ke Sungai

Sebab musababnya, jersey yang Gibran kenakan mirip kostum Manchester United, yang dibantai Liverpool 0-7 di laga Premier League 5 Maret lalu.

"Aku nganggo jerseyne @persisofficial malah dibengoki tujuh kosong tujuh kosong. Asem tenan. Kudu ndang ganti design iki," cuit Gibran di akun Twitternya pada Minggu (12/3/2023).

Saat ditemui TribunSolo dilansir TribunJateng Selasa (14/3/2023), dia mengaku malu dikira memakai jersey klub yang sering kalah.

"Lha iyo gawe jersey madani klub sing kalahan (Lha iya, pakai jersey disamakan klub yang sering kalahan)," terangnya.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini berujar, meski warnanya sama-sama dominan merah, menurutnya kerah kostum Persis Solo mirip dengan Setan Merah, julukan Manchester United.

"Aku yo ra mudeng. Ora warnane. Kerahe (Aku ya enggak tahu. Bukan warnanya. Kerahnya)," tuturnya.

Baca juga: Ditanya Langkah Politik ke Depan, Gibran: Kalau Warga Menginginkan Saya Tetap di Solo, Ya Saya di Solo

Gibran melanjutkan, dirinya tidak mau jika dianggap sebagai pendukung United. "Aku dikiro pendukunge MU, aku kan yo isin (aku kan ya malu)," ungkapnya.

Suami Selvi Ananda ini pun meminta musim depan, Persis mengganti desain jersey supaya tidak mirip klub asuhan Erik ten Hag tersebut.

"Tolong lah ya Persis diganti. Mengko diganti koyo Al-Nassr opo sopo (Nanti diganti Al-Nassr apa siapa gitu)," selorohnya.

Lebih lanjut, menurut Gibran, skuad yang dibesut Leonardo Medina itu sudah menunjukkan performa yang positif.

"Tandang terus. Kita kan tim musafir. Performance sudah mulai settle. Sudah cocok karo pelatihe. 10 besar isoh," tuturnya optimis.

Baca juga: Gibran Terus Negosiasi dengan Bupati yang Menolak Rencana Pembangunan Jalan Tol Lingkar Timur-Selatan Solo

Dia menjelaskan, status sebagai tim musafir yang tak pernah bermain di kandang membuat mental Irfan Bachdim dkk terbentuk.

Seperti diketahui, Stadion Manahan saat ini harus steril lantaran menjadi venue Piala Dunia U-20 Mei mendatang.

"Ora koyo ndek mben. Ndek mben kan ra cetho. Passing we ra isoh (Tidak seperti dulu. Dulu kan tidak paham. Passing saja tidak bisa). Saiki wis terbentuk. Apalagi tandang terus," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Gibran Diteriaki 7-0 saat Pakai Jersey Persis Solo, Minta Desain Diganti: Aku isin

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Erupsi Gunung Ruang, Ketinggian Asap Capai 2.500 Meter dari Puncak

Erupsi Gunung Ruang, Ketinggian Asap Capai 2.500 Meter dari Puncak

Regional
Pengerukan Pasir Laut di Bangka Terkendala Biaya

Pengerukan Pasir Laut di Bangka Terkendala Biaya

Regional
7 Gunungan Ketupat dan Jajanan Simbol Kerukunan Warga Pamot Saat Syawalan

7 Gunungan Ketupat dan Jajanan Simbol Kerukunan Warga Pamot Saat Syawalan

Regional
ASDP Kupang Akan Tindak Tegas ABK yang Terlibat Pungli Masuk Ruang VIP Kapal

ASDP Kupang Akan Tindak Tegas ABK yang Terlibat Pungli Masuk Ruang VIP Kapal

Regional
3 Terduga Pelaku Penganiayaan Polisi di Yahukimo Ditangkap

3 Terduga Pelaku Penganiayaan Polisi di Yahukimo Ditangkap

Regional
2 Gunung di Sulawesi Utara Naik Status dari Waspada ke Siaga

2 Gunung di Sulawesi Utara Naik Status dari Waspada ke Siaga

Regional
431 Kerbau Mati Mendadak di OKI, Diduga Terserang Virus SE

431 Kerbau Mati Mendadak di OKI, Diduga Terserang Virus SE

Regional
Status Gunung Ruang Naik ke Level Siaga, Warga Diminta Jauhi Radius 4 Km

Status Gunung Ruang Naik ke Level Siaga, Warga Diminta Jauhi Radius 4 Km

Regional
Misteri Pembunuhan Wanita di Sukoharjo, Tewas dengan Kondisi Leher Terikat Sabuk Bela Diri

Misteri Pembunuhan Wanita di Sukoharjo, Tewas dengan Kondisi Leher Terikat Sabuk Bela Diri

Regional
3 Warga Lombok Timur Terluka Parah Diserang Babi Hutan Saat Berladang

3 Warga Lombok Timur Terluka Parah Diserang Babi Hutan Saat Berladang

Regional
Dentuman dan Erupsi di Gunung Ruang Sulut, 838 Warga Dievakuasi

Dentuman dan Erupsi di Gunung Ruang Sulut, 838 Warga Dievakuasi

Regional
Awal Mula Terungkapnya Kasus Pria Dibunuh dan Dicor Tukang Kebun di Bandung Barat

Awal Mula Terungkapnya Kasus Pria Dibunuh dan Dicor Tukang Kebun di Bandung Barat

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com