Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Perempuan Tertimpa Papan Baliho di Semarang, Balita yang Digendong Selamat

Kompas.com - 23/12/2022, 16:57 WIB
Titis Anis Fauziyah,
Khairina

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Akibat angin kencang yang bertiup sejak siang di Semarang, dua perempuan tertimpa papan baliho di depan ADA Swalayan Siliwangi.

Untungnya, balita berusia sekitar 2 tahun yang digendongnya selamat.

Setibanya Kompas.com di depan lokasi kejadian pukul 14.45 WIB, dua korban perempuan dewasa itu masih tergeletak di area parkir toko swalayan dalam keadaan sadar.

Baca juga: Angin Puting Beliung Sapu Cirebon, Baliho, Papan Reklame, Atap Rumah dan Pertokoan Beterbangan

Salah satunya penuh luka di kepala, sedangkan satu lainnya terlihat tak bisa menggerakkan tubuh dan menunjukkan ekspresi syok.

Beberapa saksi di lokasi bergegas menolong korban dan memanggil angkutan umum untuk menggotong korban ke rumah sakit.

Hingga korban meninggalkan lokasi, darahnya masih terlihat berceceran di tepi area parkir itu.

Udah dari 10 menit balihonya kayak udah mau copot, udah bilang ke satpam juga, tapi mereka diam aja, copot beneran kan, jadi kayak gini,” tutur Nia, salah satu saksi yang berbelanja di sana, Jumat (23/12/2022).

Baca juga: Baliho Ucapan Terima Kasih Pak Jokowi Bermunculan di Solo, Gibran Beri Tanggapan Begini

Beberapa saat sebelumnya, Nia dan teman belanjanya berada di titik yang sama dengan korban.

Namun, begitu melihat baliho yang menempel di atas gedung hampir roboh, ia menepi ke tempat aman.

“Itu tukang parkirnya juga malah diam aja ngelihatin (korban),” timpal teman Nia.

Menurut keterangan saksi, salah satu korban tertimpa kendaraan bermotor akibat baliho jatuh. Sementara itu, satu korban lainnya menggendong anaknya yang masih balita.

Para saksi sempat terkejut mendapati sang bayi sama sekali tak terluka setelah kejadian itu. Saksi pun langsung menggendong bayi laki-laki itu.

Untuk diketahui, Kota Semarang telah diguyur hujan deras sejak Kamis (22/12/2022) malam.

Hingga pagi, langit masih mendung dibarengi angin kencang. Lalu, hujan angin kembali mengguyur di sore hari.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Balita Asal Selandia Baru Terjatuh di Kapal di Perairan Pulau Komodo

Balita Asal Selandia Baru Terjatuh di Kapal di Perairan Pulau Komodo

Regional
Perkosa Putri Kandung, Sopir Angkot di Maluku Tengah Divonis 13 Tahun Penjara

Perkosa Putri Kandung, Sopir Angkot di Maluku Tengah Divonis 13 Tahun Penjara

Regional
2.031 Peserta Lulus SNBT UTBK di Untidar Magelang, Peminat Terbanyak D3 Akuntansi

2.031 Peserta Lulus SNBT UTBK di Untidar Magelang, Peminat Terbanyak D3 Akuntansi

Regional
Gerindra, PAN, dan Golkar Bertemu Bahas Pilkada Jateng

Gerindra, PAN, dan Golkar Bertemu Bahas Pilkada Jateng

Regional
Aksesnya Sulit Buat Investor Enggan Kelola Stadion Internasional Banten

Aksesnya Sulit Buat Investor Enggan Kelola Stadion Internasional Banten

Regional
Nekatnya Warga Sragen, Curi Sapi Lalu Dijual di Medsos

Nekatnya Warga Sragen, Curi Sapi Lalu Dijual di Medsos

Regional
Klaim Sepakat Koalisi, PKB Minta Ketua DPC Gerindra Jadi Calon Wakil Bupati Pilkada Demak

Klaim Sepakat Koalisi, PKB Minta Ketua DPC Gerindra Jadi Calon Wakil Bupati Pilkada Demak

Regional
Pria di Banten Bunuh Kekasih Sesama Jenisnya Divonis 14 Tahun Penjara

Pria di Banten Bunuh Kekasih Sesama Jenisnya Divonis 14 Tahun Penjara

Regional
Bertemu Kaesang, Rektor Unsa Sebut Dapat Mandat Jalani Komunikasi dengan Parpol Lain

Bertemu Kaesang, Rektor Unsa Sebut Dapat Mandat Jalani Komunikasi dengan Parpol Lain

Regional
Saat Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh, Siswa Belajar di Mushala dan Perpustakaan

Saat Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh, Siswa Belajar di Mushala dan Perpustakaan

Regional
Ketika Kapolda Banten Dibikin Resah dengan Geng Motor...

Ketika Kapolda Banten Dibikin Resah dengan Geng Motor...

Regional
Pj Bupati Janji Siswa SD di Kampar Tak Akan Lagi Belajar di Bekas WC

Pj Bupati Janji Siswa SD di Kampar Tak Akan Lagi Belajar di Bekas WC

Regional
Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Evakuasi Jenazah Mbak Temu Butuh Waktu 45 Menit

Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Evakuasi Jenazah Mbak Temu Butuh Waktu 45 Menit

Regional
SMP di Kendal Diduga Wajibkan Siswa Baru Beli Seragam, Disdikbud Ungkap Kejadian Sebenarnya

SMP di Kendal Diduga Wajibkan Siswa Baru Beli Seragam, Disdikbud Ungkap Kejadian Sebenarnya

Regional
Kapal Bantuan Coldplay Batal Beroperasi di Sungai Cisadane, Diganti Barikade Penghalau Sampah

Kapal Bantuan Coldplay Batal Beroperasi di Sungai Cisadane, Diganti Barikade Penghalau Sampah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com