Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jelang Nataru, Pemprov Gorontalo Pastikan Stok Pangan Aman

Kompas.com - 13/12/2022, 09:49 WIB
Rosyid A Azhar ,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

GORONTALO, KOMPAS.com - Persediaan bahan pangan di Provinsi Gorontalo dipastikan cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Kepastian ini disampaikan oleh Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer usai meninjau langsung Gudang persediaan di sejumlah perusahaan distributor dan Bulog.

Hamka Noer meninjau persediaan bahan pangan di gudang distributor PT Cipta Langgeng Mitra Sukses, Kota Gorontalo, Senin (12/12/2022). Kehadiran Hamka didampingi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Gorontalo.

Baca juga: Harga Beras di Kediri Naik, Pemkot Jamin Stok Aman

Hasil kunjungan menemukan sejumlah komoditas pangan di PT Cipta Langgeng Mitra Sukses tersedia, bahkan berlebih atau over stock. Perusahaan itu masih menyimpan 200 ton minyak goreng kemasan. Lalu gula pasir sekitar 500 ton dan terigu 400 ton.

“Hari ini kita meninjau lapangan dalam rangka menghadapi hari raya Natal dan tahun baru. Rupanya stok di lapangan tersedia dengan baik dan distribusi juga berjalan dengan baik. Sebetulnya dari aspek distributor, kita siap menghadapi kebutuhan Natal dan tahun baru,” kata Hamka Noer.

Penumpukan bahan pangan khususnya minyak goreng di sejumlah distributor disebut Hamka sebagai sesuatu yang wajar. Masyarakat punya banyak pilihan salah satunya dengan membeli minyak goreng curah yang disediakan pemerintah melalui PT Bulog Sub Divre Gorontalo.

“Melalui Bulog kita intensif melakukan operasi pasar untuk menjaga kestabilan harga di masyarakat. Sehingga penumpukan ini menjadi konsekuensi bisnis. Pemprov juga sudah menggelar pasar murah di 15 daerah, masyarakat tumpah ruah,” katanya.

Data Dinas Koperasi UMK Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo menyebut 11 komoditas pangan warga hingga saat ini dalam status surplus. Beras misalnya, saat ini tersedia 21.473 ton dari taksiran kebutuhan bulanan sebesar 10.865 ton. Gula pasir sebanyak 30.660 ton dari kebutuhan bulanan 1.012 ton.

Minyak goreng, terigu dan cabai rawit masing-masing tersedia sebesar 1.740 ton, 854 ton dan 185 ton dari kebutuhan bulanan masing-masing sebesar 1260 ton, 115ton dan 525 ton.

Bawang merah tersedia 170 ton dari kebutuhan bulanan 41 ton. Bawang putih tersedia 145 ton dari kebutuhan bulanan 32 ton. Kemudian ayam broiler 668 ton dari kebutuhan bulanan 296 ton.

Stok daging sapi sebanyak 304 ton dari kebutuhan bulanan 220 ton. Telur tersedia 916 ton dari kebutuhan bulanan 494 ton. Garam tersedia 308 ton dari kebutuhan bulanan 100 ton.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Regional
Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Regional
Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Regional
Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Regional
Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Regional
Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Regional
Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Regional
Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Regional
Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Regional
Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Regional
Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Regional
Gerombolan Bersenjata Tajam Kembali Berulah di Jalan Lingkar Salatiga

Gerombolan Bersenjata Tajam Kembali Berulah di Jalan Lingkar Salatiga

Regional
Elpiji 3 Kg di Semarang Mahal dan Langka, Pertamina Beri Penjelasan

Elpiji 3 Kg di Semarang Mahal dan Langka, Pertamina Beri Penjelasan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com