Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Kesenian Gorontalo Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Kompas.com - 03/10/2022, 23:38 WIB
Rosyid A Azhar ,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

GORONTALO, KOMPAS.com – Sebanyak empat kesenian asal Gorontalo ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia. Keempat kesenian tersebut adalah Longgo, Amongo, Wunungo dan Mongubingo.

Longgo merupakan seni tari yang berbasis gerak bela diri tradisional dengan menggunakan senjata tajam.

Sementara Amongo adalah kerajinan menganyam tikar dengan bahan dasar tiohu (mendong). Umunya kerajinan ini dilakukan oleh kaum perempuan seusai melakukan kegiatan rumah tangga. Amongo berfungsi sebagai alas tempat tidur dan ruang tamu.

Baca juga: Sejarah Sukoharjo Berjuluk Kota Jamu, Berawal Adaya Pasar Jamu Nguter hingga Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Wunungo merupakan tradisi lisan yang melantunkan syair berisi tentang penghormatan, anjuran dan ucapan terima kasih. Tradisi ini dilakukan saat pembacaan Al Qur'an atau tadarus di masjid atau di rumah. Tradisi lisan ini memiliki alunan suara khas dengan menggunakan ragam bahasa, Arab, Gorontalo dan Indonesia.

Sedangkan Mongubingo merupan tradisi khitan perempuan yang biasanya dilakukan pada anak usia 1-2 tahun. Tradisi ini memiliki prosesi yang unik.

“Sebanyak empat karya budaya Gorontalo sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia tahun 2022 pada sidang penetapan yang digelar di Hotel Alana Yogyakarta,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Wahyudin A Katili, Minggu (2/10/2022).

Wahyudin menjelaskan sidang penetapan itu digelar oleh Direktorat Pelindungan Kebudayaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi pada Selasa (27/9/2022) hingga Sabut (1/10/2022).

Sidang penetapan ini dilaksanakan secara hybrid yakni luring dan daring dengan diikuti seluruh pemerintah provinsi. Ada 205 karya budaya yang disidangkan dari berbagai daerah.

“Alhamdulilah karya budaya masyarakat Gorontalo, Longgo, Amongo, Wunungo dan Mongubingo saat pembacaan hasil sidang oleh tim ahli semuanya berhasil ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda Indonesia,” katanya. 

Sidang WBTb merupakan upaya pelindungan dan pelestarian karya budaya daerah, setiap tahunnya proses pengusulan selalu disempurnakan.

Menurutnya, dengan ditetapkannya penetapan ini menunjukkan adanya perhatian yang dilakukan sebagai upaya pelestarian budaya daerah. 

“Hasil sidang ini merupakan pengakuan atas upaya masyarakat dan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam pemajuan kebudayaan melalui pembinaan dan pelestarian yang selama ini kami lakukan,” pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

2 Kios di Pasar Yosowilangun Lumajang Terbakar

2 Kios di Pasar Yosowilangun Lumajang Terbakar

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Regional
327 Pengungsi Erupsi Gunung Ruang Tiba di Bitung, 2 di Antaranya Sakit Parah

327 Pengungsi Erupsi Gunung Ruang Tiba di Bitung, 2 di Antaranya Sakit Parah

Regional
Pendaftaran Cagub-Cawagub Independen Banten Dibuka 5 Mei 2024, Syaratnya 663.199 KTP

Pendaftaran Cagub-Cawagub Independen Banten Dibuka 5 Mei 2024, Syaratnya 663.199 KTP

Regional
Hari Kartini, Tempat Sewa Baju Adat di Semarang Diserbu Warga, Ada yang Tembus 1.000 Orderan

Hari Kartini, Tempat Sewa Baju Adat di Semarang Diserbu Warga, Ada yang Tembus 1.000 Orderan

Regional
Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Regional
Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Regional
12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

Regional
Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Regional
Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Regional
Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Regional
Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com