Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/09/2022, 20:00 WIB

KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu sejumlah kasus pungli atau pemotongan bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) oleh perangkat desa terjadi di sejumlah daerah.

Beberapa kasus tersebut melibatkan perangkat desa seperti kepala dusun (kadus) dan kepala desa (kades), yang memotong Rp 20.000 hingga Rp 50.000 per warga penerima.

Pengamat Ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Palembang Dr Sri Rahayu Oesman mengatakan, kebijakan BLT BBM hanya bersifat sementara sehingga sebaiknya pemerintah mencari skema yang tepat untuk pelaksanaan kebijakan yang lebih baik.

Hal ini agar ke depan tidak lagi terjadi pungli BLT BBM dari oknum perangkat desa atau dusun yang tidak bertanggungjawab.

"Saya setuju kalau kebijakan ini hanya sementara sambil mencari skema yang tepat untukk pelaksanaan kebijakan yang cocok," ujarnya saat diwawancarai via telepon, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Buntut Aduan Orangtua soal Dugaan Pungli di SMKN 2 Kota Yogyakarya, Oknum Guru Diduga Sindir Murid Saat Mengajar

Selain itu, pemerintah sebaiknya meninjau ulang tahapan-tahapan penyaluran BLT agar tidak terjadi lagi pungli atau pemotongan dari oknum-oknum tertentu.

"Kalau dikatakan tepat dari sisi besaran saya katakan belum, karena efek inflasi dari kenaikan BBM ini terhadap kebutuhan lain, kembali yang jadi persoalan adalah data. Kalau sudah ada, tahapan-tahapan dalam penyaluran BLT ini yang menurut saya perlu ditinjau ulang," ujarnya.

Meski demikian, kebijakan BLT BBM dinilai cukup baik untuk bantalan sosial masyarakat dalam jangka pendek.

Penyaluran BLT BBM dinilai bisa menjadi solusi bagi masyarakat menegah ke bawah untuk memenuhi kebutuhan BBM.

"Saya setuju dengan kebijakan BLT BBM sebagai bantalan sosial karena ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat menengah ke bawah untuk memenuhi kebutuhan BBM," ujarnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternak Babi Mati Mendadak di NTT Terus Meluas, Tersebar di 8 Wilayah

Ternak Babi Mati Mendadak di NTT Terus Meluas, Tersebar di 8 Wilayah

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Januari 2023

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Januari 2023

Regional
Muncul Wacana Kaesang Berpasangan dengan Anak FX Rudy jika Maju Pemilihan Wali Kota Solo

Muncul Wacana Kaesang Berpasangan dengan Anak FX Rudy jika Maju Pemilihan Wali Kota Solo

Regional
Pengurus Masjid Meninggal dengan Luka Robek di Perut, Korban Sempat Gedor Pintu Warga Minta Tolong

Pengurus Masjid Meninggal dengan Luka Robek di Perut, Korban Sempat Gedor Pintu Warga Minta Tolong

Regional
Aksi Bocah di Jayapura Meloloskan Diri dari Penculik, Korban Sempat Dibawa ke Hutan

Aksi Bocah di Jayapura Meloloskan Diri dari Penculik, Korban Sempat Dibawa ke Hutan

Regional
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Baterai Tower Milik Telkomsel di Jayapura

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Baterai Tower Milik Telkomsel di Jayapura

Regional
Sempat Dikira Hilang, Gadis 15 Tahun di Palembang Ternyata Diperkosa 6 Orang

Sempat Dikira Hilang, Gadis 15 Tahun di Palembang Ternyata Diperkosa 6 Orang

Regional
Video Viral Pria Buang Sayuran ke Sungai karena Harga Anjlok di Magelang

Video Viral Pria Buang Sayuran ke Sungai karena Harga Anjlok di Magelang

Regional
Pengunjung Solo Safari Membeludak di Hari Pertama Pembukaan, Manajemen: Luar biasa, di Luar Ekspektasi Kami

Pengunjung Solo Safari Membeludak di Hari Pertama Pembukaan, Manajemen: Luar biasa, di Luar Ekspektasi Kami

Regional
Gibran Kaget, Gadis SMP Dibunuh Teman Kencan Michat Bersekolah di Solo

Gibran Kaget, Gadis SMP Dibunuh Teman Kencan Michat Bersekolah di Solo

Regional
Kasus Tambang Emas Ilegal Manokwari, Polisi Buru Pemilik Modal yang Masih Buron

Kasus Tambang Emas Ilegal Manokwari, Polisi Buru Pemilik Modal yang Masih Buron

Regional
Diduga Depresi, Aipda JN Sering Ancam Warga Desa di Lampung dengan Sajam

Diduga Depresi, Aipda JN Sering Ancam Warga Desa di Lampung dengan Sajam

Regional
Seorang Pria Dilaporkan Hilang Saat Mencari Kerang di Pantai Mawun Lombok, Tim SAR Lakukan Pencarian

Seorang Pria Dilaporkan Hilang Saat Mencari Kerang di Pantai Mawun Lombok, Tim SAR Lakukan Pencarian

Regional
Harga Minyak Goreng di Palembang Mulai Naik, Wakil Walkot Curiga Ada Permainan Oknum

Harga Minyak Goreng di Palembang Mulai Naik, Wakil Walkot Curiga Ada Permainan Oknum

Regional
Kisah Pencuri Cabai di Kediri Lolos Jeratan Hukum, Berujung Sanksi Bersihkan Mushala

Kisah Pencuri Cabai di Kediri Lolos Jeratan Hukum, Berujung Sanksi Bersihkan Mushala

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.