Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gempa Guncang Mamuju, Pegawai Kantor Berhamburan Keluar hingga Guru Langsung Liburkan Sekolah

Kompas.com - 06/09/2022, 14:55 WIB
Himawan,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

MAMUJU, KOMPAS.comGempa bumi kembali terjadi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (6/9/2022) sekitar pukul 10.30 Wita. Dari data BMKG, gempa yang berpusat di laut 45 km Barat Mamuju ini berkekuatan magnitudo 4,2.

Sebagian warga yang berada di Mamuju merasakan getaran yang timbul akibat gempa hingga membuat mereka panik.

Kepanikan warga ini terekam dalam video berdurasi 18 detik yang diunggah akun Info Mamuju di Instagram. Kepanikan itu terjadi di kantor Dinas Kominfopers Sulawesi Barat, di Jalan Abdul Malik, Kecamatan Simboro.

Baca juga: Gempa M 5,0 Guncang Aceh Singkil, Terasa hingga ke Berastagi Sumut

Dalam video tersebut, terlihat beberapa pegawai Dinas Kominfopers Sulawesi Barat, yang berlarian keluar ruangan saat merasakan getaran gempa.

Para pegawai khawatir bangunan akan ambruk sebagaimana terjadi pada gempa tahun lalu.

"Kepanikan di kantor dinas kominfo provinsi dan dinas perpustakaan. Keluar semua orang," kata salah seorang pegawai yang merekam video tersebut.

Kepala BPBD Mamuju Muhammad Taslim saat dikonfirmasi Kompas.com mengatakan bahwa gempa berkekuatan magnitudo 4,2 ini hanya dirasakan oleh sebagian warga.

Sejauh ini pihaknya tidak menerima laporan warga terdampak maupun bangunan yang hancur akibat gempa tersebut.

"Tadi ini kan gempanya 4,2 dan skalnya kecil. Dari pantauan kami sejauh ini belum ada warga yang melapor (mengungsi). Aman-aman saja," kata Taslim saat dihubungi.

Meski berlangsung singkat, beberapa warga di Mamuju masih bersiaga karena khawatir terjadi gempa terjadi.

Salah seorang warga bernama Samsidar, mengatakan beberapa guru langsung meliburkan sekolahnya setelah gempa ini terjadi.

"Khawatir ada lagi gempa susulan. Semoga Allah melindungi kita semua," ujar dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kisah Unik Haji Indonesia, Gus Addin Tiba-tiba Dibekali 14 Kitab oleh Ulama Besar Arab Saudi

Kisah Unik Haji Indonesia, Gus Addin Tiba-tiba Dibekali 14 Kitab oleh Ulama Besar Arab Saudi

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Pagi Ini, Abu Mengarah ke 5 Desa

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Pagi Ini, Abu Mengarah ke 5 Desa

Regional
Ayah Bunuh Anak di Banten Berubah Tertutup Sejak 6 Bulan Terakhir, Pelaku Sempat Minta Digorok

Ayah Bunuh Anak di Banten Berubah Tertutup Sejak 6 Bulan Terakhir, Pelaku Sempat Minta Digorok

Regional
[POPULER NUSANTARA] Wali Nikah Tonjok Pengantin Pria | Desertir TNI yang Gabung KKB Ditembak Mati

[POPULER NUSANTARA] Wali Nikah Tonjok Pengantin Pria | Desertir TNI yang Gabung KKB Ditembak Mati

Regional
Tanggul Rob Tambaklorok Semarang, 'Si Penyelamat' Ekonomi Warga yang Masih Perlu Diperkuat

Tanggul Rob Tambaklorok Semarang, "Si Penyelamat" Ekonomi Warga yang Masih Perlu Diperkuat

Regional
Banyak Warga Tak Mampu di Pedukuhan Demangan Tegal Berkurban, Ada yang Sengaja Pelihara Kambing untuk Idul Adha

Banyak Warga Tak Mampu di Pedukuhan Demangan Tegal Berkurban, Ada yang Sengaja Pelihara Kambing untuk Idul Adha

Regional
Kapolda Kalbar Akan Pecat Anggota yang Terlibat Judi Online

Kapolda Kalbar Akan Pecat Anggota yang Terlibat Judi Online

Regional
5 Sate Daging Sapi Khas Indonesia dan Kisah Menarik di Baliknya

5 Sate Daging Sapi Khas Indonesia dan Kisah Menarik di Baliknya

Regional
Seorang Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Gym, Diduga Terpental dari 'Treadmill'

Seorang Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Gym, Diduga Terpental dari "Treadmill"

Regional
Polres Sukabumi Ungkap Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar

Polres Sukabumi Ungkap Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar

Regional
Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Berawal dari Pemilik Rumah yang Alami Pendarahan

Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Berawal dari Pemilik Rumah yang Alami Pendarahan

Regional
Sumbar Siapkan Lahan 3,8 Hektar untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana

Sumbar Siapkan Lahan 3,8 Hektar untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana

Regional
Pemkot Jambi Jamin Penyelesaian Sengketa Lahan SD Negeri 212

Pemkot Jambi Jamin Penyelesaian Sengketa Lahan SD Negeri 212

Regional
Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Terbungkus Mantel dengan Kondisi Leher Terjerat Kain di Dapur Rumah

Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Terbungkus Mantel dengan Kondisi Leher Terjerat Kain di Dapur Rumah

Regional
Terpeleset Saat Memancing, Dua Pemuda Tewas Tenggelam di Embung

Terpeleset Saat Memancing, Dua Pemuda Tewas Tenggelam di Embung

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com