Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gibran Kembali Positif Covid-19, Tertular dari Pembantu di Rumahnya

Kompas.com - 19/08/2022, 12:03 WIB
Labib Zamani,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka kembali terkonfirmasi Covid-19. Ini adalah kali ketiga Gibran terinfeksi atau reinfeksi Covid-19

Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa membenarkan, ihwal putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini positif Covid-19. Gibran tertular virus corona dari pembantu di rumahnya.

Baca juga: Saat Gibran Tetap Semangati Paskibraka meski Gagal Kibarkan Bendera...

Mengetahui pembantunya positif Covid-19, Gibran berinisiatif melakukan pemeriksaan swab PCR setelah memimpin upacara bendera peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia, termasuk anggota keluarganya.

"Karena di rumah ada (pembantu) yang positif (Covid-19) kemudian setelah upacara bendera 17 Agustus itu terus sorenya beliau swab PCR," kata Teguh di Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/8/2022).

Setelah hasilnya keluar, jelas Teguh, baik Gibran maupun istri dan anaknya semua positif Covid-19. Mereka semuanya sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Saya kira beliau isolasi di rumah. Karena satu rumah kan positif. Semua tanpa gejala (OTG)," ujar dia.

Teguh menambahkan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dan Forkopimda yang berkontak langsung dengan Gibran semua juga dilakukan pemeriksaan swab PCR.

"Forkopimda clear negatif semuanya. Termasuk saya," terang dia.

Mobilitas Gibran yang tinggi dan selalu mengahadiri semua kegiatan di Solo dimungkinkan menjadi salah satu faktor kembali terkonfirmasi Covid-19.

"Karena pekerjaan yang begitu berat, artinya pekerjaan itu tanpa berhenti di Solo. Dan beliau konsen sekali harus didatangi semua. Maka dengan itulah mungkin beliau kembali terkana Covid-19," kata dia.

Baca juga: Gibran Minta Maaf Bendera Merah Putih Gagal Berkibar Saat Upacara HUT Ke-77 RI

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Regional
Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Regional
Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Regional
Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Regional
Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Regional
Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Regional
iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

Regional
Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Regional
Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Regional
Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Regional
Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Regional
Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Regional
Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Regional
Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com