Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Belakang Mall of Serang

Kompas.com - 11/08/2022, 23:46 WIB
Rasyid Ridho,
Reni Susanti

Tim Redaksi

SERANG, KOMPAS.com - Sesosok mayat pria tanda identitas ditemukan di belakang Mall of Serang, tepatnya di bekas bangunan sebuah cafe di Lingkungan Penancangan, Kota Serang, Banten pada Kamis (11/8/2022) sore.

Mayat tersebut  diduga tewas karena tersengat aliran listrik. Sebab, di tangan korban ditemukan luka dan kabel.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Serang Kota AKP David Adhi Kusuma mengatakan, mayat pertama kali ditemukan dalam kondisi tertelungkap oleh warga. Hal itu dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Baca juga: Mayat Penuh Luka Ditemukan di Purworejo, Terungkap Pelaku Sakit Hati Ditagih Utang

Saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas tidak menemukan identitasnya. Namun, didapati kabel dan ada luka di bagian tangan yang diduga menyebabkan tewas.

"Ada beberapa luka di bagian tangan, karena kita perhatikan bahwa yang bersangkutan ini memegang kabel. Tapi, hasilnya kami dalami lagi dari forensik," kata David kepada wartawan. Kamis (11/8/2022).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tim identifikasi, mayat tersebut diperkirakan meninggal kurang dari 24 jam.

Adapun ciri-ciri mayat pria tersebut yakni tinggi badan 168 cm, berat badan sekitar kurang lebih 75 kg.

Baca juga: Begini Kronologi Pembunuhan Mayat Penuh Luka di Purworejo

Saat ditemukan, mayat tersebut mengenakan celana pendek abu-abu dan kaos berwarna hitam.

"Pada leher tampak kulit mengelupas berwana hitam (luka bakar), tidak ada patah tulang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar David.

Usai olah TKP, petugas kemudian mengevakuasi mayat untuk dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten.

Kasus penemuan mayat tanpa identitas tersebut kini ditangani Sat Reskrim Polresta Serang Kota untuk mengungkap identitas mayat dan penyebab pasti kematiannya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Regional
Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Regional
Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Regional
Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Regional
Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Regional
Gerombolan Bersenjata Tajam Kembali Berulah di Jalan Lingkar Salatiga

Gerombolan Bersenjata Tajam Kembali Berulah di Jalan Lingkar Salatiga

Regional
Elpiji 3 Kg di Semarang Mahal dan Langka, Pertamina Beri Penjelasan

Elpiji 3 Kg di Semarang Mahal dan Langka, Pertamina Beri Penjelasan

Regional
Suami Istri Jual Sabu-sabu di Riau

Suami Istri Jual Sabu-sabu di Riau

Regional
Katering Kirimkan 800 Porsi Buka Puasa Setiap Hari ke Masjid Sheikh Zayed Solo, Ternyata Diduga Korban Penipuan

Katering Kirimkan 800 Porsi Buka Puasa Setiap Hari ke Masjid Sheikh Zayed Solo, Ternyata Diduga Korban Penipuan

Regional
Hadiri Halalbihalal Pemprov Sumsel, Agus Fatoni: Silaturahmi Pererat Kesatuan dan Persatuan

Hadiri Halalbihalal Pemprov Sumsel, Agus Fatoni: Silaturahmi Pererat Kesatuan dan Persatuan

Regional
Ribuan Sampah Peraga Kampanye Menumpuk di Kantor Bawaslu Pangkalpinang

Ribuan Sampah Peraga Kampanye Menumpuk di Kantor Bawaslu Pangkalpinang

Regional
Polisi Tangkap Pria di Alor yang Bacok Temannya Usai Kabur 3 Hari

Polisi Tangkap Pria di Alor yang Bacok Temannya Usai Kabur 3 Hari

Regional
Seorang Pemuda di Rokan Hulu Bunuh Temannya gara-gara Buah Sawit

Seorang Pemuda di Rokan Hulu Bunuh Temannya gara-gara Buah Sawit

Regional
Dialog RI-China di Labuan Bajo NTT, Indonesia Usulkan Program Pelabuhan Karantina Kembar

Dialog RI-China di Labuan Bajo NTT, Indonesia Usulkan Program Pelabuhan Karantina Kembar

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com