Kompas.com - 11/08/2022, 23:41 WIB

SERANG, KOMPAS.com - Polisi menetapkan tersangka baru pada insiden kecelakaan odong-odong  di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kampung Silebu Toples, Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten pada 26 Juli 2022 lalu.

Sebelumnya, penyidik Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Serang telah menetapkan JL (27) supir odong-odong sebagai tersangka kecelakaan maut yang menewaskan 10 orang penumpang.

Adapun tersangka baru yang ditetapkan yakni pembuat atau perakit mobil odong-odong berinisial MN (47) warga Cileduk, Kota Tangerang, Banten.

Baca juga: Tragedi di Serang Jadi Alarm Kelayakan Odong-odong, Pengamat: Jangan Sampai Ada Korban Lain

"Penyidik Satlantas Polres Serang telah melakukan gelar perkara dan menetapkan perakit odong odong, MN (47) sebagai tersangka dalam peristiwa kecelakaan tesebut," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Serang Iptu Dedi Jumhaedi kepada Kompas.com, Kamis (11/8/2022).

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik tidak menahan MN karena sejumlah pertimbangan.

"Ancamannya di bawah lima tahun dan tersangka ini kooperatif kepada penyidik," ujar Dedi.

Baca juga: Sederet Tragedi Odong-odong Maut, Saat Wisata Berubah Duka...

Dedi menambahkan,  MN dijerat dengan pasal 277 Undang Undang Lalulintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan.

"Dengan ancaman hukuman maksimal satu tahun penjara subsider denda Rp 24 juta," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga pada saat ekspos penetapan supir sebagai tersangka mengatakan, penyidik akan mengejar pemodif atau perakit mobil untuk dimintai pertanggungjawabannnya.

"Asistensi Korlantas juga dilakukan ke penyidik di Satlantas Polres Serang sepakat untuk menetapkan subjek hukum tidak hanya pada pengemudi. Tapi juga pihak yang memodifikasi kendaraan," kata  Shinto Silitonga di Mapolres Serang pasa Rabu (27/7/2022).

Diungkapkan Shinto, berdasarkan identifikasi kendaraan, diketahui bahwa kendaraan odong-odong tersebut merupakan modifikasi dari kendaraan Isuzu Panther tahun 2010 dengan Nopol B-1156-WTX.

Baca juga: Buntut Kecelakaan Maut yang Tewaskan 10 Orang, Tepatkah Odong-odong Dilarang Beroperasi?

Kendaraan itu, kata Shinto, merupakan kendaraan umum, yang diperoleh dan dibeli tersangka JL dari seseorang di daerah Cileduk, Tangerang, seharga Rp 80 juta pada Juli 2022.

"Modifikasi penambahan rangka kendaran dari normalnya jadi tambahan satu meter. Sehingga menegaskan untuk tidak hanya menyebut satu subjek hukum," tegasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulang Hadiri Hajatan, Kepala Kantor Kemenag Grobogan Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Pulang Hadiri Hajatan, Kepala Kantor Kemenag Grobogan Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Regional
Wilayah Simantipal di Kaltara Resmi Menjadi Bagian NKRI, Warga Perbatasan Ingin Percepatan Pembangunan

Wilayah Simantipal di Kaltara Resmi Menjadi Bagian NKRI, Warga Perbatasan Ingin Percepatan Pembangunan

Regional
Patroli Malam di Pos 7 Sentani Jayapura, Polisi Amankan 3 Orang Diduga Pemilik Ganja

Patroli Malam di Pos 7 Sentani Jayapura, Polisi Amankan 3 Orang Diduga Pemilik Ganja

Regional
Pantai Balekambang di Malang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Balekambang di Malang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KM Namira Meledak di Perairan Anyer Banten, 8 ABK Selamat

KM Namira Meledak di Perairan Anyer Banten, 8 ABK Selamat

Regional
Dua Pria Ditangkap Bawa Sabu 5 Kg dari Malaysia, Pesanan Napi Lapas Pontianak

Dua Pria Ditangkap Bawa Sabu 5 Kg dari Malaysia, Pesanan Napi Lapas Pontianak

Regional
Polda Gorontalo Pecat 4 Anggota yang Terlibat Pidana, Salah Satunya Seorang Polwan

Polda Gorontalo Pecat 4 Anggota yang Terlibat Pidana, Salah Satunya Seorang Polwan

Regional
Sebanyak 418 Kendaraan Curian Diamankan Polda Jateng, Pemilik Bisa Ambil Secara Gratis

Sebanyak 418 Kendaraan Curian Diamankan Polda Jateng, Pemilik Bisa Ambil Secara Gratis

Regional
Jokowi Bakal Dianugerahi Gelar Adat Kesultanan Buton

Jokowi Bakal Dianugerahi Gelar Adat Kesultanan Buton

Regional
Jokowi Kunjungi Baubau, Turun dari Mobil dan Selfie dengan Warga

Jokowi Kunjungi Baubau, Turun dari Mobil dan Selfie dengan Warga

Regional
Alasan PKB Jatim Tolak Pengunduran Diri Anang, Hafal Pancasila Bukan Syarat Jadi Ketua DPRD

Alasan PKB Jatim Tolak Pengunduran Diri Anang, Hafal Pancasila Bukan Syarat Jadi Ketua DPRD

Regional
Sandiaga Sebut UEA dan Saudi Tertarik Berinvestasi di 8 Wilayah KEK

Sandiaga Sebut UEA dan Saudi Tertarik Berinvestasi di 8 Wilayah KEK

Regional
Paulus Waterpauw Layangkan Somasi kepada Kuasa Hukum Lukas Enembe

Paulus Waterpauw Layangkan Somasi kepada Kuasa Hukum Lukas Enembe

Regional
Warga Protes Tarif Festival Pesona Kuliminasi Pontianak Mahal, Ini Penjelasan Pemkot

Warga Protes Tarif Festival Pesona Kuliminasi Pontianak Mahal, Ini Penjelasan Pemkot

Regional
Wagub Jateng Singgung Pemotongan Bansos di Blora, Peringatkan Ribuan Kades di Jateng Perangi Korupsi

Wagub Jateng Singgung Pemotongan Bansos di Blora, Peringatkan Ribuan Kades di Jateng Perangi Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.