Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Truk Pertamina Kecelakaan di Semarang, Ini Identitas Korban yang Selamat dan Tewas

Kompas.com - 03/08/2022, 07:19 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Truk tangki Pertamina bernomor polisi E-9296-YB mengalami kecelakaan di daerah Tanah Putih, Kota Semarang, Jawa Tengah. Karena insiden tersebut, satu orang dinyatakan tewas.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit mengatakan, sampai saat ini ada dua korban terluka dan satu tewas akibat kecelakaan tersebut.

"Ada dua luka dan satu meninggal dunia," jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (2/8/2022).

Baca juga: KNKT Masih Evaluasi Penyebab Kecelakaan Maut Truk Pertamina di Cibubur

Dia menjelaskan, semula truk Pertamina tersebut berjalan dari arah selatan (Kaliwiru) ke arah Utara (Pasar Kambing).

Saat itu kondisi jalan memang menurun. "Diduga tak bisa menguasai laju kendaraan di jalan menurun," kata dia.

Hal itulah yang menyebabkan terjadi kecelakaan dengan pengendara sepeda motor Supra X 125 warna hitam dengan plat nomor H 6203 PH.

"Saat itu sepeda motor berjalan dari arah Utara dari Pasar Kambing ke arah Kaliwiru," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menambahkan, kecelakaan yang melibatkan truk Pertamina dan sepeda motor terjadi pukul 18.20 WIB.

"Yang meninggal Arshad Febri Kurniawan sang kernet karena terjepit bodi mobil," ungkapnya.

Ada pun beberapa korban yang terlibat kecelakaan tersebut adalah Nuryanto, sang sopir warga jalan Candi Sukuh RT 05/RW 04, Kelurahan Bambangkerep, Kecamatan Ngaliyan mengalami patah tulang kaki kanan.

Dhia Pramana (20) warga kampung Batik Tengah No.486 RT.04/RW.02 Kecamatan Semarang Timur mengalami patah tulang kaki kanan.

Arshad Febri Kurniawan (27), sang kernet warga Sugihan RT.11/RW.02 Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang meninggal terjepit bodi truk.

Baca juga: Dishub Kota Bekasi Sebut Kecelakaan Truk Pertamina di Cibubur Bukan karena Lampu Merah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terbongkarnya Judi Online dengan Omzet Puluhan Juta per Hari di Batam

Terbongkarnya Judi Online dengan Omzet Puluhan Juta per Hari di Batam

Regional
5 Program Bupati Erwin Octavian untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Seluma

5 Program Bupati Erwin Octavian untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Seluma

Regional
Tindak Lanjuti Arahan Ganjar Pranowo, 71 Desa di Purworejo Dipetakan Masuk Kategori Merah Kemiskinan Ekstrem

Tindak Lanjuti Arahan Ganjar Pranowo, 71 Desa di Purworejo Dipetakan Masuk Kategori Merah Kemiskinan Ekstrem

Regional
Eks Manajer Bank BUMN di Kepri dan Kekasihnya Divonis Bersalah Curi Rp 2,3 Miliar Uang Perusahaan

Eks Manajer Bank BUMN di Kepri dan Kekasihnya Divonis Bersalah Curi Rp 2,3 Miliar Uang Perusahaan

Regional
Panah Bocah Perempuan Berumur 11 Tahun, Remaja di Minahasa Ditangkap

Panah Bocah Perempuan Berumur 11 Tahun, Remaja di Minahasa Ditangkap

Regional
Kurang dari Seminggu 4 Warga Aceh Diterkam Harimau, Pengamat: Gara-gara Hutan Rusak

Kurang dari Seminggu 4 Warga Aceh Diterkam Harimau, Pengamat: Gara-gara Hutan Rusak

Regional
Cerita Hana Lolos dari Pembunuhan Berantai Wowon Cs, Kini Lapor Polisi dan Berharap Uang Rp 100 Juta Kembali

Cerita Hana Lolos dari Pembunuhan Berantai Wowon Cs, Kini Lapor Polisi dan Berharap Uang Rp 100 Juta Kembali

Regional
Klarifikasi Papdesi Bengkulu: Tak Ada Pengurus yang Marah ke Apip

Klarifikasi Papdesi Bengkulu: Tak Ada Pengurus yang Marah ke Apip

Regional
Pembakaran Hotel di Lombok Timur, Polisi: Disebabkan Konflik Lama akibat Pembangunan Tembok

Pembakaran Hotel di Lombok Timur, Polisi: Disebabkan Konflik Lama akibat Pembangunan Tembok

Regional
Namanya Tak Dimasukkan Anggota PPS, ASN di Sultra Mengamuk di Kantor Sekretariat

Namanya Tak Dimasukkan Anggota PPS, ASN di Sultra Mengamuk di Kantor Sekretariat

Regional
Dianggap Kader Istimewa karena Digandeng Megawati, Gibran: Biasa Saja, Ibu Kan Sudah Sepuh

Dianggap Kader Istimewa karena Digandeng Megawati, Gibran: Biasa Saja, Ibu Kan Sudah Sepuh

Regional
Didukung PKS Maju Capres, Anies Nostalgia Pilkada DKI 2017: Saya Merasa Terhormat

Didukung PKS Maju Capres, Anies Nostalgia Pilkada DKI 2017: Saya Merasa Terhormat

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Februari 2023

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Februari 2023

Regional
Soal Rumah Penampungan Pekerja Migran Ilegal di Tulungagung, Pemilik Tak Pernah Melapor ke Pihak Desa

Soal Rumah Penampungan Pekerja Migran Ilegal di Tulungagung, Pemilik Tak Pernah Melapor ke Pihak Desa

Regional
Brigadir Polisi Aniaya Remaja di Simeulue Aceh, Kapolres Minta Maaf

Brigadir Polisi Aniaya Remaja di Simeulue Aceh, Kapolres Minta Maaf

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.