Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PLTD Kambajawa di Sumba Timur Terbakar, Listrik Sempat Padam Total

Kompas.com - 21/07/2022, 22:41 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Kambajawa, yang berada di Kilometer 8, Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terbakar Kamis (21/7/2022) malam

Akibatnya, listrik di wilayah itu sempat padam secara menyeluruh.

Baca juga: ASN yang Bakar 3 Rumah Panggung di Lokasi Wisata Sumba Timur, Ternyata Idap Gangguan Jiwa

Kepala Kepolisian Resor Kupang Timur AKBP Fajar Widyadharma Lukman mengatakan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 19.10 Wita.

"Awalnya listrik padam total, tapi kondisi sekarang listrik sebagian besar Waingapu (Ibu kota Kabupaten Sumba Timur) sudah nyala,"ujar Fajar, saat dihubungi Kompas.com, Kamis malam.

Hanya saja, lanjut Fajar, listrik akan menyala secara bergiliran hingga kondisi peralatan diperbarui.

Fajar menuturkan, awalnya empat orang operator mesin PLTD bernama Deni, Deki, Ipung, dan Jamal, melaporkan beban puncak pada mesin.

Saat itu, mesin di bagian unit empat tercatat beban mesin mencapai 520. Operator PLTD mendengar ada bunyi tidak normal pada mesin tersebut.

Ketika diperiksa, terlihat kepulan asap yang diiringi suara tidak normal pada mesin unit empat.

Melihat hal itu, operator berusaha untuk mematikan mesin dengan cara menurunkan beban secara perlahan.

Namun, beberapa detik kemudian terjadi ledakan di bagian kiri mesin, tepatnya di dekat aki mesin unit empat.

Setelah itu kobaran api yang besar keluar dari bawah mesin bagian kiri. Para operator ini lalu mengambil alat pemadam kebakaran dan segera melakukan pemadaman api.

Namun, karena kobaran api begitu besar dan ditambah terdapat minyak di dalam mesin, api tetap menyala walau telah dipadamkan.

"Dalam hitungan detik, api juga membakar beberapa mesin yang lain," kata Fajar.

Baca juga: 3 Rumah Panggung di Lokasi Wisata Sumba Timur Ternyata Sengaja Dibakar, Pelakunya Seorang PNS

Sekitar pukul 20.45 Wita, api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran, water cannon Polres Sumba Timur, dan mobil tangki air dengan jumlah keseluruhan sebanyak delapan unit.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp 3 miliar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

8 Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dan Cara Memainkannya

8 Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dan Cara Memainkannya

Regional
Trauma, Gadis Pemohon KTP Korban Pelecehan Seksual di Nunukan Menangis Saat Diperiksa

Trauma, Gadis Pemohon KTP Korban Pelecehan Seksual di Nunukan Menangis Saat Diperiksa

Regional
PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

Regional
Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Regional
Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Regional
Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Regional
Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Regional
Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Regional
Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Regional
Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Regional
Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Regional
Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Regional
Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Regional
Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Regional
Pria di Magelang Perkosa Adik Ipar, Korban Diancam jika Lapor

Pria di Magelang Perkosa Adik Ipar, Korban Diancam jika Lapor

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com