Mantan Bupati Inhil Jadi Tersangka Kasus Korupsi Penyertaan Modal BUMD Rp 4,2 M

Kompas.com - 17/06/2022, 07:27 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) di Riau, menetapkan mantan Bupati Inhil, Indra Muchlis Adnan, sebagai tersangka dugaan korupsi pada Kamis (16/6/2022).

Indra ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi dalam penyertaan modal pada BUMD Inhil yakni PT Gemilang Citra Mandiri (GCM) tahun 2004-2006 senilai Rp 4,2 miliar.

Baca juga: Dalam 4 Bulan, Kejati Banten Tangani 21 Kasus Korupsi, Didominasi Penyelewengan Dana Pemerintah

Indra menjabat Bupati Inhil dua periode, yakni 2003-2008 dan 2008-2013.

Baca juga: Kejati Maluku Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada 2017 di Seram Bagian Barat

"Hari ini tim penyidik Kejari Indragiri Hilir melakukan ekspose dugaan tindak pidana korupsi dalam penyertaan modal pada BUMD Kabupaten Indragiri Hilir, PT Gemilang Citra Mandiri tahun 2004 sampai dengan 2006. Sebelumnya telah dilakukan penyidikan umum," ujar Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Riau, Bambang Heri Purwanto dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis.

Dari hasil ekspose tersebut, tim penyidik berpendapat bahwa telah menemukan pelaku tindak pidana korupsi dengan menemukan dua alat bukti.

Berdasarkan alat bukti itu, penyidik menetapkan dua orang tersangka.

Selain mantan Bupati Inhil, Direktur PT GCM berinisial ZI juga ditetapkan sebagai tersangka.

"Untuk tersangka ZI, langsung dilakukan penahanan 20 hari ke depan di Lapas Kelas II Tembilahan. Sedangkan terhadap tersangka IM (Indra Muchlis Adnan), telah dilakukan pemanggilan, namun yang bersangkutan tidak hadir. Penyidik akan melakukan tindak lanjut dengan melakukan langkah-langkah hukum sesuai ketentuan perundang-undangan," kata Bambang.

Ia melanjutkan, berdasarkan penyidikan umum dalam kasus dugaan korupsi ini, penyidik telah memerika 40 saksi dan 2 ahli.

Kejari juga menyita beberapa dokumen terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam penyertaan modal senilai Rp 4,2 miliar pada PT GCM.

Uang itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Inhil.

"Diduga adanya perbuatan melawan hukum terkait dengan pendirian dan penggunaan uang PT Gemilang Citra Mandiri (GCM) yang melanggar ketentuan Undang-Undang, sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara," sebut Bambang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Pusat, ulas dia, kerugian negara sebesar Rp 1.168.725.695 (1,1 miliar).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesal Dituduh Rusak Koper, Adik Bunuh Kakak Kandungnya di Simalungun

Kesal Dituduh Rusak Koper, Adik Bunuh Kakak Kandungnya di Simalungun

Regional
Curhat Tajudin, Rugi Rp 50 Juta karena Kiosnya di Dekat Pasar Ngaliyan Semarang Hangus Terbakar

Curhat Tajudin, Rugi Rp 50 Juta karena Kiosnya di Dekat Pasar Ngaliyan Semarang Hangus Terbakar

Regional
Candi Abang: Sejarah, Harga Tiket, dan Rute

Candi Abang: Sejarah, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Warga Magelang Dibacok Orang Tak Dikenal di SPBU Purworejo

Warga Magelang Dibacok Orang Tak Dikenal di SPBU Purworejo

Regional
Malam-malam, Presiden Jokowi Cek Lokasi Resepsi Kaesang-Erina di Pura Mangkunegaran

Malam-malam, Presiden Jokowi Cek Lokasi Resepsi Kaesang-Erina di Pura Mangkunegaran

Regional
Ini Doa Peserta Pengajian untuk Kaesang dan Erina

Ini Doa Peserta Pengajian untuk Kaesang dan Erina

Regional
Gudang di Sorong Terbakar, 2 Mobil dan 6 Motor Hangus

Gudang di Sorong Terbakar, 2 Mobil dan 6 Motor Hangus

Regional
Perasaan Joko Riyanto 3 Kali Dapat Undangan Nikah Anak Jokowi: Wong Cilik Diundang Pak Presiden, Suatu Kebanggaan

Perasaan Joko Riyanto 3 Kali Dapat Undangan Nikah Anak Jokowi: Wong Cilik Diundang Pak Presiden, Suatu Kebanggaan

Regional
13 Tokoh Konferensi Meja Bundar, Salah Satunya Mohammad Hatta

13 Tokoh Konferensi Meja Bundar, Salah Satunya Mohammad Hatta

Regional
Anggota DPRD Lombok Barat Diserahkan ke BNN, Alami Kecanduan Narkoba Kategori Sedang

Anggota DPRD Lombok Barat Diserahkan ke BNN, Alami Kecanduan Narkoba Kategori Sedang

Regional
Truk Hangus Terbakar di Tol Bakter Lampung, Diduga karena Korsleting

Truk Hangus Terbakar di Tol Bakter Lampung, Diduga karena Korsleting

Regional
Saat Jenderal Andika Puji Ketelitian KGPAA Mangkunegara X

Saat Jenderal Andika Puji Ketelitian KGPAA Mangkunegara X

Regional
Berandal Jalanan Bacok Pelajar di Jalan, 4 Pelaku Diciduk

Berandal Jalanan Bacok Pelajar di Jalan, 4 Pelaku Diciduk

Regional
Air Siraman Kaesang Malam Ini Dikirim dari Yogyakarta ke Solo

Air Siraman Kaesang Malam Ini Dikirim dari Yogyakarta ke Solo

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Desember 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Desember 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.