Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bakar Ban di DPRD Kota Sorong, Massa Demonstrasi Penolakan DOB Dibubarkan Polisi

Kompas.com - 03/06/2022, 18:14 WIB
Maichel,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

SORONG, KOMPAS.com - Polisi terpaksa membubarkan aksi demonstrasi penolakan daerah otonomi baru (DOB) di Kantor DPRD Kota Sorong,Papua Barat, Jumat (3/6/2022) sore.

Awalnya, massa meminta Ketua DPRD Kota Sorong Petronela Kambuaya menemui mereka. Namun, permintaan itu tidak direspons.

Baca juga: Demo Tolak DOB di Sorong, Polisi Amankan Bendera Bintang Kejora

Massa kemudian marah dan membakar ban bekas di halaman Kantor DPRD Kota Sorong. Sehingga, polisi membubarkan massa dengan tembakan gas air mata.

Kabag Ops Polres Sorong Kota Kompol Moch Nur Makmur mengatakan, tindakan pengamanan demonstrasi sudah sesuai prosedur dari awal sampai titik akhir.

"Kami sudah menghimbau kepada korlap apabila ada api kita akan bubarkan, namun mereka (massa) yang awali semua sehingga kami melakukan tindakan tegas bubarkan," ujar Makmur di Kota Sorong, Jumat.

Ia menuturkan, setelah tak bertemu Ketua DPRD Kota Sorong, massa bernegosiasi untuk meminta bertemu perwakilan anggota DPRD.

Namun, massa kembali tak bisa menemui anggota dewan. 

Sebelumnya, aksi demo penolakan DOB dilakukan secara serentak di sejumlah daerah di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Juru bicara Petisi Rakyat Papua Seluruh Sorong Raya Deky Pagawak mengatakan, pihaknya menolak pemekaran DOB yang dibahas di DPR RI.

Baca juga: Ambil Bola Terjatuh, 2 Anak Kecil di Sorong Malah Temukan Mayat di Drainase

"Ada tiga tuntutan yang disampaikan oleh massa yakni menolak pembentukan daerah otonom baru, menolak otonomi khusus dan meminta pemerintah melakukan referendum," ujar Pagawak.

Setelah massa demonstrasi penolakan DOB dibubarkan polisi, situasi tetap aman dan kondusif.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Detik-detik Satu Warga Purworejo Terseret Ombak Genjik hingga Hilang

Detik-detik Satu Warga Purworejo Terseret Ombak Genjik hingga Hilang

Regional
Usai Rakernas, PDI-P Purworejo Buka Pendaftaran Cabup dan Cawabup

Usai Rakernas, PDI-P Purworejo Buka Pendaftaran Cabup dan Cawabup

Regional
Gunung Marapi Meletus Lagi dan Lontarkan Abu Setinggi 1 Kilometer

Gunung Marapi Meletus Lagi dan Lontarkan Abu Setinggi 1 Kilometer

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Identitas Jasad di Sungai Semarang Diketahui, Korban Berusaha Bunuh Diri 3 Kali

Identitas Jasad di Sungai Semarang Diketahui, Korban Berusaha Bunuh Diri 3 Kali

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Berawan Tebal

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Berawan Tebal

Regional
Cekcok Usai Pesta Miras, Kakak Bacok Adik Kandung Pakai Parang di NTT

Cekcok Usai Pesta Miras, Kakak Bacok Adik Kandung Pakai Parang di NTT

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Kilang Pertamina di Balikpapan Terbakar | Nama Program 'Makan Siang Gratis' Diubah

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Kilang Pertamina di Balikpapan Terbakar | Nama Program "Makan Siang Gratis" Diubah

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Sedang

Regional
Cycling de Jabar 2024 Makin Populer, Upaya Menumbuhkan Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Cycling de Jabar 2024 Makin Populer, Upaya Menumbuhkan Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Regional
Detik-detik Buronan Tewas Ditembak Polisi di Pekanbaru

Detik-detik Buronan Tewas Ditembak Polisi di Pekanbaru

Regional
Terekam CCTV, Pengendara Motor di Purwakarta Terlindas Truk Saat Ditilang Polisi

Terekam CCTV, Pengendara Motor di Purwakarta Terlindas Truk Saat Ditilang Polisi

Regional
Cerita Tambal Ban di Pamekasan Bisa Naik Haji, Daftar dari 2011

Cerita Tambal Ban di Pamekasan Bisa Naik Haji, Daftar dari 2011

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com