Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cekcok Mulut di Tempat Karaoke Berujung Perkelahian, Satu Tewas

Kompas.com - 13/05/2022, 20:54 WIB
Andi Muhammad Haswar,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi


BANJARMASIN, KOMPAS.com - Perkelahian di tempat karaoke di Banjarmasin Tengah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), menyebabkan seorang tewas. 

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Banjarmasin Tengah, Iptu Gusti Ngurah Utama mengatakan, pelaku berinisial R (21) bertemu dengan korban S (43). 

Saat tengah menyanyikan lagu, korban tiba-tiba bersenggolan dengan orang tak dikenal. 

"Kemudian terjadi cekcok mulut antara korban dengan orang yang tidak dikenal tersebut," ujar Iptu Gusti Ngurah Utama kepada wartawan, Jumat (13/5/2022). 

Baca juga: Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Catatkan Rekor Jumlah Penumpang Selama Lebaran 2022

Saat cekcok mulut terjadi, tiba-tiba dari arah belakang muncul pelaku dengan menggunakan senjata tajam menyerang korban bekali-kali. 

Korban sempat memberikan perlawanan, namun karena luka tikam membuatnya tersungkur. 

Korban kemudian dibawa oleh warga sekitar ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan. 

"Korban sempat dirawat di rumah sakit namun nyawanya tak tertolong," tambah dia.

 

Mendapat laporan adanya keributan di tempat karaoke, polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan saksi-saksi. 

Penyelidikan itu akhirnya membuahkan hasil dan pelaku akhirnya ditangkap. 

"Kami amankan juga barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis pisau tanpa sarung dari tangan pelaku," ujar dia. 

Baca juga: Tak Terima Diludahi saat Dimintai Rokok, Kakak Beradik di Banjarmasin Aniaya Pria yang Baru Dikenal

Dihadapan polisi, pelaku mengakui perbuatannya telah menikam korban karena membela temannya yang sementara cekcok dengan korban. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dikenakan Pasal 351 Ayat (3) KUHP dengan ancaman kurungan di atas 10 tahun penjara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Jasad Korban Banjir Bandang Luwu

Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Jasad Korban Banjir Bandang Luwu

Regional
Seorang Petani di Sikka NTT Dikeroyok hingga Babak Belur, 3 Pelaku Ditangkap

Seorang Petani di Sikka NTT Dikeroyok hingga Babak Belur, 3 Pelaku Ditangkap

Regional
KKB Ancam dan Rampas Barang Jemaat Gereja di Pegunungan Bintang

KKB Ancam dan Rampas Barang Jemaat Gereja di Pegunungan Bintang

Regional
Geng Motor Tawuran Tewaskan Pelajar SMA di Lampung, 2 Orang Jadi Tersangka

Geng Motor Tawuran Tewaskan Pelajar SMA di Lampung, 2 Orang Jadi Tersangka

Regional
Ayah Perkosa Putri Kandung di Mataram Saat Istri Kerja sebagai TKW

Ayah Perkosa Putri Kandung di Mataram Saat Istri Kerja sebagai TKW

Regional
Tanah Orangtua Dijual Tanpa Sepengetahuannya, Adik Bacok Kakak di Kampar

Tanah Orangtua Dijual Tanpa Sepengetahuannya, Adik Bacok Kakak di Kampar

Regional
Warga Cianjur Kaget Wanita yang Dinikahinya Ternyata Seorang Pria

Warga Cianjur Kaget Wanita yang Dinikahinya Ternyata Seorang Pria

Regional
Saiful Tewas Usai Ditangkap Polisi, Istri: Suami Saya Buruh Tani, Tak Terlibat Narkoba

Saiful Tewas Usai Ditangkap Polisi, Istri: Suami Saya Buruh Tani, Tak Terlibat Narkoba

Regional
KLB Diare di Pesisir Selatan Sumbar, Ada 150 Kasus dan 4 Orang Meninggal

KLB Diare di Pesisir Selatan Sumbar, Ada 150 Kasus dan 4 Orang Meninggal

Regional
Guru Honorer di Maluku Dipecat Setelah 11 Tahun Mengabdi, Pihak Sekolah Berikan Penjelasan

Guru Honorer di Maluku Dipecat Setelah 11 Tahun Mengabdi, Pihak Sekolah Berikan Penjelasan

Regional
Pikap Pelat Merah Angkut Ribuan Liter Miras di Gorontalo

Pikap Pelat Merah Angkut Ribuan Liter Miras di Gorontalo

Regional
Pengantin Wanita Tak Datang di Pernikahan, Pria di Lamongan Rugi Rp 24 Juta, Kenal di Medsos

Pengantin Wanita Tak Datang di Pernikahan, Pria di Lamongan Rugi Rp 24 Juta, Kenal di Medsos

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Jalur Ende-Wolotopo NTT Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Tertutup Longsor, Jalur Ende-Wolotopo NTT Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Kronologi Pembunuhan Wanita PSK di Kuta Bali, Korban Ditikam dan Dimasukkan dalam Koper

Kronologi Pembunuhan Wanita PSK di Kuta Bali, Korban Ditikam dan Dimasukkan dalam Koper

Regional
7 Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Daftar di PDI-P untuk Pilkada Pemalang

7 Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Daftar di PDI-P untuk Pilkada Pemalang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com