Capai 3.866 orang, Peningkatan Jumlah Penumpang Pelabuhan Domestik Karimun Terus Terjadi

Kompas.com - 01/05/2022, 09:33 WIB

KEPULAUAN RIAU, KOMPAS.com - Peningkatan jumlah penumpang di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau terjadi di H-3 Lebaran, Jumat (29/4/2022) kemarin.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun mencatat kedatangan dan keberangkatan penumpang sebanyak 3.866 orang pada H-3 Lebaran atau per tanggal 29 April 2022.

Sementara H-4 atau tepatnya tanggal 28 April 2022, KSOP Karimun mencatat jumlah penumpang sebanyak 3.254 orang.

"Dari jumlah itu, dapat kami sampaikan adanya kenaikan jumlah penumpang sebanyak 775 orang baik yang berangkat dan tiba di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun," kata (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun Jon Kenedi, melalui telepon, pada Minggu (1/5/2022).

Baca juga: 3 Bocah Tewas Tenggelam di Sungai di Riau

Jon mengatakan, bahkan pada pagi ini, kepadatan pemudik terus meningkat.

"Kami memprediksi jumlah penumpang di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun akan mengalami peningkatan pada hari ini, karena kalau tidak ada halangan besok sudah Lebaran," kata Jon.

Ia mengakui, peningkatan yang terjadi bahkan cukup signifikan dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.

Hal tersebut dipicu oleh kebijakan pemerintah yang kembali memberikan kelonggaran terhadap aturan-aturan bagi pelaku perjalanan domestik di tengah pandemi Covid-19.

 

Salah satunya, pelaku perjalanan yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua tidak lagi diwajibkan melampirkan hasil negatif antigen atau PCR.

"Kelonggaran terhadap pelaku perjalanan di Provinsi Kepulauan Riau ini tertuang dalam surat edaran Gubernur Kepulauan Riau Nomor: 690/SET-STC19/IV/2022," papar Jon.

Baca juga: Petani Sawit di Riau Gajian dari Dana Talangan: Alhamdulillah, Bisa Beli Pakaian Anak meski Pinjam

Jon mengimbau kepada seluruh penumpang untuk terus mematuhi protokol kesehatan selama melakukan perjalanan.

Salah satunya, kata dia, penumpang tetap diwajibkan menggunakan masker selama mudik.

"Sekarang pelaku perjalanan yang sudah dosis kedua sampai ketiga tak perlu lagi antigen, kami akan menindaklanjuti kebijakan ini," ucap Jon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Regional
Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Regional
Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Regional
Beli HP Rp 3,3 Juta dengan Uang Palsu, Jamiludin diringkus Polisi

Beli HP Rp 3,3 Juta dengan Uang Palsu, Jamiludin diringkus Polisi

Regional
Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Saat Hujan Disertai Angin Kencang di Pematangsiantar

Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Saat Hujan Disertai Angin Kencang di Pematangsiantar

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan oleh Anjing Pemburu Diduga Dibunuh Suami, Korban Sempat Dianiaya

Mayat Perempuan Ditemukan oleh Anjing Pemburu Diduga Dibunuh Suami, Korban Sempat Dianiaya

Regional
Jual Solar Subsidi, Pengelola SPBU di Ketapang Ditangkap, Pembeli Akhirnya Ternyata Penambang Emas Ilegal

Jual Solar Subsidi, Pengelola SPBU di Ketapang Ditangkap, Pembeli Akhirnya Ternyata Penambang Emas Ilegal

Regional
Divonis 3,5 Tahun Penjara, Eks Pejabat Bea Cukai Soetta Ajukan Banding

Divonis 3,5 Tahun Penjara, Eks Pejabat Bea Cukai Soetta Ajukan Banding

Regional
Profil Kota Padang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat

Profil Kota Padang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat

Regional
Polisi Buru Suami yang Diduga Bunuh Istri dan Kubur Jasadnya di Hutan

Polisi Buru Suami yang Diduga Bunuh Istri dan Kubur Jasadnya di Hutan

Regional
Tak Hanya Paksa Istri Berhubungan Badan dengan Lelaki Lain, Pria Ini Juga Setubuhi 4 Wanita, Modusnya Dijanjikan Jadi SPG

Tak Hanya Paksa Istri Berhubungan Badan dengan Lelaki Lain, Pria Ini Juga Setubuhi 4 Wanita, Modusnya Dijanjikan Jadi SPG

Regional
Tragis, Ayah Bunuh Anaknya yang Sakit di Bangka Tengah Lalu Bunuh Diri

Tragis, Ayah Bunuh Anaknya yang Sakit di Bangka Tengah Lalu Bunuh Diri

Regional
6 Pelajar SMP di Lampung Keroyok Teman Sekelas hingga Tewas, lalu Tutup Mulut, Kasus Terungkap 7 Bulan Setelahnya

6 Pelajar SMP di Lampung Keroyok Teman Sekelas hingga Tewas, lalu Tutup Mulut, Kasus Terungkap 7 Bulan Setelahnya

Regional
Sopir Lalai, Mobil Pikap di Pelabuhan Baubau Tercebur ke Laut

Sopir Lalai, Mobil Pikap di Pelabuhan Baubau Tercebur ke Laut

Regional
Kasus Penyalahgunaan Bio Solar di Manokwari, 7 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Kasus Penyalahgunaan Bio Solar di Manokwari, 7 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.