Bobol Warung Pemilik Kontrakan, Ibu Hamil di Palembang Ditahan, Suami Buron

Kompas.com - 28/04/2022, 12:00 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Lantaran terlibat aksi pencurian dengan pengrusakan, RG (35) seorang ibu yang sedang hamil tiga bulan harus mendekam di sel tahanan Polsek Ilir Barat 1 Palembang, Sumatera Selatan, usai dilaporkan oleh korban.

RG ditangkap bersama adik kandungnya RD (23), yang juga ikut terlibat di kasus yang sama.

Sementara H, suami RG yang juga dalang dari aksi pencurian itu melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran petugas.

Baca juga: Sempat Ada Pohon Tumbang, Jalur Mudik Garut-Tasikmalaya Kembali Normal

Kapolsek Ilir Barat (IB) I, Kompol Roy A Tambunan mengatakan, aksi pencurian tersebut berlangsung pada Kamis (21/4/2022) sekitar pukul 21.00WIB.

Saat itu, korban inisial IC (33) yang merupakan pemilik kontrakan tempat tinggal para pelaku terkejut melihat kondisi warung miliknya berantakan.

Setelah dilihat, dua tabung gas, 22 rokok, serta pagar besi kosan sudah hilang bersama uang tunai Rp 2,5 juta yang ada di dalam warung.

“Setelah kejadian itu, korban langsung melapor dan dilakukan penyelidikan. Akhirnya kami menangkap dua tersangka ini. Sedangkan H suami dari tersangka RG masih dalam pengejaran. Dia adalah otak pelaku dari kejadian ini,” beber Roy, Kamis (28/4/2022).

Baca juga: Tiga Pelaku Pencurian yang Viral Diadang Polisi di Tol Pasir Koja Berhasil Ditangkap

Roy menjelaskan, para pelaku telah satu tahun tinggal di rumah kontrakan milik korban.

Namun, usai terjadinya aksi pencurian itu, mereka langsung melarikan diri hingga akhirnya tertangkap.

“Dari hasil pemeriksaan motifnya adalah masalah ekonomi,”ujarnya.

Atas pebuatannya tersebut, kedua tersangka terancam dikenakan pasal 363 ayat 2 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan kurungan penjara selama tujuh tahun.

Sementara itu, pengakuan dari tersangka RG, ia bersama adiknya RD hanya turut membantu melakukan aksi pencurian di warung IC. H yang merupakan suaminya adalah dalang dari kejadian tersebut.

“Kami terpaksa begitu karena tidak ada uang untuk hidup.Saya sekarang lagi hamil anak ketiga. Suami saya tidak ada pekerjaan tetap,” kata RG sembari menangis.

Baca juga: Menyamar Jadi Petugas PLN, Residivis Pencurian Kabel di Jombang Ditangkap

RG mengaku saat ini bingung dengan kondisi kedua anaknya. Sebab, ia kini harus mendekam di sel tahanan sementara suaminya H telah melarikan diri dan menjadi buronan.

“Saya bingung nanti anak saya gimana. Saya menyesal sudah ikut mencuri,” jelasnya.

Sedangkan korban IC mengaku, warung milik ibunya itu sudah sering dicuri. Bahkan, ia pun terkejut bahwa pelaku itu adalah penghuni kontrakan mereka sendiri.

Selama tinggal di sana, RG bersama suaminya pun diperlakukan dengan baik. Mereka juga mengetahui kondisi kehidupan pelaku dan sering dibantu.

“Bahkan biaya kontrakan sering kami (beri) keringanan. Tapi mereka tidak tahu terima kasih, kami kurang baik apa sama mereka ini,” beber dia dengan nada kesal.

IC sampai saat ini meminta agar proses hukum tetap berjalan, agar memberi efek jera kepada para pelaku.

“Warung kami sudah sering kehilangan, bisa jadi mereka juga yang mencuri. Untuk saat ini kami meminta agar diproses hukum dululah,” tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai Sari Ringgung: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Pantai Sari Ringgung: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Regional
Saat Keluarga Brigadir J Maafkan Bharada E, Samuel: Proses Hukum Tentu Berjalan

Saat Keluarga Brigadir J Maafkan Bharada E, Samuel: Proses Hukum Tentu Berjalan

Regional
Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 11 Agustus 2022: Pagi Berawan, Sore Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 11 Agustus 2022: Pagi Berawan, Sore Hujan Sedang

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 11 Agustus 2022: Hujan Ringan Sore dan Malam Hari

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 11 Agustus 2022: Hujan Ringan Sore dan Malam Hari

Regional
Saat Ratusan Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang oleh Para Pengungsi Korban Konflik Pelauw

Saat Ratusan Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang oleh Para Pengungsi Korban Konflik Pelauw

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 11 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 11 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Regional
JPU Ungkap Keuntungan Doni Salmanan Digunakan Nikah hingga Nafkah Keluarga

JPU Ungkap Keuntungan Doni Salmanan Digunakan Nikah hingga Nafkah Keluarga

Regional
Tidak Miliki Izin Ponpes, Izin Padepokan Pijat Tradisional Samsudin Dicabut, Ini Kata Pengamat Hukum

Tidak Miliki Izin Ponpes, Izin Padepokan Pijat Tradisional Samsudin Dicabut, Ini Kata Pengamat Hukum

Regional
Diduga Akibat Kompor Meledak, 3 Rumah di Nagekeo Terbakar

Diduga Akibat Kompor Meledak, 3 Rumah di Nagekeo Terbakar

Regional
Rumah di Bima Ludes Terbakar, Api Berasal dari Ledakan Televisi

Rumah di Bima Ludes Terbakar, Api Berasal dari Ledakan Televisi

Regional
10 Ragam Bahasa Daerah di Aceh, Salah Satunya Bahasa Aceh

10 Ragam Bahasa Daerah di Aceh, Salah Satunya Bahasa Aceh

Regional
Kisah Ekky, Anak Muda Pengrajin Wayang Kulit yang Eksis di Kota Semarang

Kisah Ekky, Anak Muda Pengrajin Wayang Kulit yang Eksis di Kota Semarang

Regional
Polisi Lakukan Tes DNA Kasus ASN Cabuli Anak Kandung di Buton Tengah, Hasilnya Tak Terbantahkan

Polisi Lakukan Tes DNA Kasus ASN Cabuli Anak Kandung di Buton Tengah, Hasilnya Tak Terbantahkan

Regional
Kapolda Maluku Minta Jajarannya Tindak Tegas Penambang Ilegal di Gunung Botak

Kapolda Maluku Minta Jajarannya Tindak Tegas Penambang Ilegal di Gunung Botak

Regional
Sampah Sungai Tantangan Mangrove di Pesisir Pantai Kulon Progo

Sampah Sungai Tantangan Mangrove di Pesisir Pantai Kulon Progo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.