Sejumlah Daerah Bersiap Gelar PTM 100 Persen, Epidemiolog Ingatkan agar Protokol Kesehatan Dipatuhi

Kompas.com - 27/03/2022, 07:17 WIB

KOMPAS.com - Sejumlah daerah bersiap menggelar menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kota Surabaya, Jawa Timur, PTM 100 persen bakal diselenggarakan pada Senin (28/3/2022).

Terkait hal tersebut, epidemiolog Kamaluddin Latief mengingatkan agar pihak-pihak yang bersinggungan dengan PTM 100 persen untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Kamal mengatakan, prokes tak hanya dilakukan ketika berada di sekolah, tetapi juga di rumah. Itu dilakukan tak hanya oleh peserta didik, tetapi juga guru dan pihak-pihak lainnya.

Baca juga: Jelang PTM 100 Persen di Sejumlah Daerah, Epidemiolog Ingatkan Potensi “Bom Waktu”

Menurutnya, pemimpin daerah juga memegang peranan penting atas kepatuhan prokes. Untuk itu, dia memandang perlu adanya promosi dan edukasi prokes secara sistematis.

“Dipimpin kepala daerah, penyampaiannya harus sampai ke level keluarga,” ujarnya kepada Kompas.com.

Selain itu, Kamal juga mengingatkan tentang pentingnya kesadaran bersama. Dia mencontohkan soal vaksinasi Covid-19.

“Misalnya kalau saya belum memenuhi (vaksinasi), ya jangan dulu (masuk sekolah),” ucapnya saat dihubungi pada Sabtu (26/3/2022).

Baca juga: Sejumlah Daerah Akan Gelar PTM 100 Persen, Epidemiolog Ingatkan Pentingnya Literasi Kesehatan

 

Siapkan sarana

Hal lainnya yang disorot Kamal soal penyelenggaraan PTM 100 persen adalah mengenai sarana dan prasarana.

Peneliti senior ini meminta agar sekolah harus lebih dulu menyiapkan alat-alat untuk menunjang prokes.

“Sekolah juga harus siap. Ketika PTM dilakukan, harus mengikuti jaga jarak, cuci tangan, dan pakai masker. Alat-alat harus support,” ucapnya.

Baca juga: Menengok Persiapan Sejumlah Daerah Jelang Terapkan PTM 100 Persen

Apabila hal ini belum bisa disiapkan dan dipenuhi, maka sekolah jangan langsung menggelar PTM 100 persen.

Lebih lanjut, Kamal berpesan agar seluruh elemen yang terlibat dalam PTM 100 persen harus mulai mengedepankan literasi kesehatan.

Baca juga: Sekolah di DIY Kembali PTM 100 Persen Mulai Senin Depan

“Ini harus dibangun, tak cuma oleh guru. Di konsep ini, siswa dan orangtuanya diberdayakan. Dalam konsep ini, peserta didik tak hanya jadi obyek, tetapi juga subyek,” ungkapnya.

Literasi kesehatan ini tak sekadar kepatuhan terhadap prokes, tetapi juga menyangkut hal-hal kecil, seperti membuang sampah, meludah, dan lain-lain.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Mahasiswa Bakar 770 Lilin untuk Mengenang Brigadir J di Malam Kemerdekaan

Puluhan Mahasiswa Bakar 770 Lilin untuk Mengenang Brigadir J di Malam Kemerdekaan

Regional
Google Doodle Tampilkan Gambar Pacu Jalur Kuantan Singingi pada HUT Ke-77 Indonesia

Google Doodle Tampilkan Gambar Pacu Jalur Kuantan Singingi pada HUT Ke-77 Indonesia

Regional
3 Bendera Merah Putih Terpanjang pada HUT ke-77 RI, Pecahkan Rekor Muri

3 Bendera Merah Putih Terpanjang pada HUT ke-77 RI, Pecahkan Rekor Muri

Regional
Kisah Gibran Saat Hilang di Gunung Guntur Akan Dibuat Film, Diharapkan Jadi Kebanggaan Warga Garut

Kisah Gibran Saat Hilang di Gunung Guntur Akan Dibuat Film, Diharapkan Jadi Kebanggaan Warga Garut

Regional
Ganjar Ajak 22 Eks Napiter Ikut Upacara, Eks Napiter: Dulu Penghormatan Bendara adalah Hal yang Tabu

Ganjar Ajak 22 Eks Napiter Ikut Upacara, Eks Napiter: Dulu Penghormatan Bendara adalah Hal yang Tabu

Regional
Cerita Eks Napiter Pernah Bentuk Neo Jamaah Islamiyah untuk Luruskan Pemahaman Terorisme

Cerita Eks Napiter Pernah Bentuk Neo Jamaah Islamiyah untuk Luruskan Pemahaman Terorisme

Regional
Sering Ada Laporan Pengunjung Kecopetan, Satpol PP Solo Bakal Dirikan Pos Khusus di Car Free Day Slamet Riyadi

Sering Ada Laporan Pengunjung Kecopetan, Satpol PP Solo Bakal Dirikan Pos Khusus di Car Free Day Slamet Riyadi

Regional
1.276 Napi di Nusakambangan Dapat Remisi, 48 Langsung Bebas

1.276 Napi di Nusakambangan Dapat Remisi, 48 Langsung Bebas

Regional
Polisi Tertibkan 23 Gudang Minyak Ilegal di Jambi

Polisi Tertibkan 23 Gudang Minyak Ilegal di Jambi

Regional
Cerita Ilham, Pengajar Ponpes Al Mukmin Ngruki Jadi Komandan Upacara Peringatan 17 Agustus, Persiapan Hanya 5 Hari

Cerita Ilham, Pengajar Ponpes Al Mukmin Ngruki Jadi Komandan Upacara Peringatan 17 Agustus, Persiapan Hanya 5 Hari

Regional
Berpangkat Briptu, Oknum Polisi di Palu Terima Rp 4,4 Miliar dari 18 Calon Siswa Bintara Polri

Berpangkat Briptu, Oknum Polisi di Palu Terima Rp 4,4 Miliar dari 18 Calon Siswa Bintara Polri

Regional
Kisah I Dewa Ayu, Siswi Asal Kudus Jadi Pembawa Baki Bendera Merah Putih di Istana Negara pada HUT Ke-77 RI

Kisah I Dewa Ayu, Siswi Asal Kudus Jadi Pembawa Baki Bendera Merah Putih di Istana Negara pada HUT Ke-77 RI

Regional
Mendengar Kisah Mbah Samian, Pejuang Kemerdekaan asal Blora

Mendengar Kisah Mbah Samian, Pejuang Kemerdekaan asal Blora

Regional
Ancam Kekasih dengan Sebar Video dan Foto Asusila, Pemuda di Keerom Ditangkap Polisi

Ancam Kekasih dengan Sebar Video dan Foto Asusila, Pemuda di Keerom Ditangkap Polisi

Regional
Polisi di Palu Diduga Terima Suap Rp 4,4 M dari 18 Casis Bintara Polri, Ini Faktanya

Polisi di Palu Diduga Terima Suap Rp 4,4 M dari 18 Casis Bintara Polri, Ini Faktanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.