Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

HUT Ke-50, Basarnas Nias Gelar Aksi Donasi Darah

Kompas.com - 03/02/2022, 08:55 WIB
Hendrik Yanto Halawa,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

GUNUNGSITOLI, KOMPAS.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang ke-50, Kantor Basarnas Nias menggelar aksi donasi darah di halaman kantornya, Rabu (2/2/2022).

"Basarnas Nias gelar aksi donasi darah dan sebanyak 28 donor (penyumbang) ikut dalam kegiatan tersebut," ujar Kepala Seksi Sumber Daya Basarnas Nias, Bobbi Purba, di Kantor Basarnas Nias, Rabu (2/2/2022).

Dalam acara tersebut, Basarnas Nias turut menggandeng TNI, Polri, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Gunungsitoli, sejumlah kelompok pencinta alam di Kota Gunungsitoli, serta sejumlah jurnalis media nasional.

Baca juga: Basarnas Sulsel Cari 4 Awak Kapal KLM Darmawan Jaya yang Tenggelam di Perairan Selayar

"Aksi ini juga secara serentak digelar di seluruh Indonesia. mulai dari Aceh hingga Merauke,” ucapnya.

Menurut Bobbi, kegiatan donasi darah adalah salah satu aksi kemanusiaan yang sering dilakukan Basarnas, selain operasi kemanusiaan yang lain.

Baca juga: Panik karena Tersasar ke Hutan Setelah Ikuti Google Maps, Satu Keluarga Minta Pertolongan Basarnas

Dia pun mengatakan, manfaat donasi darah tak hanya dirasakan oleh orang yang membutuhkan darah, tetapi juga donor.

“Aksi ini, donasi darah, tentunya kita akan menjadi orang yang lebih sehat,” katanya.

Dia berharap di HUT Basarnas ke 50, para personel Basarnas dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan serta bersinergi dengan seluruh potensi SAR yang ada di Kepulauan Nias.

Selanjutnya puluhan kantong darah itu disumbangkan ke pihak PMI Cabang Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, untuk kemudian disalurkan kepada orang yang membutuhkan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Regional
Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Regional
12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

Regional
Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Regional
Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Regional
Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Regional
Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Regional
Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Regional
Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Regional
Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Regional
Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Regional
Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Regional
Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Regional
Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com