Kompas.com - 25/01/2022, 18:48 WIB
Kasat Reskrim Polres Nunukan Kaltara AKP.Marhadiansyah Tofiqs Setiaji Kompas.com/Ahmad DzulviqorKasat Reskrim Polres Nunukan Kaltara AKP.Marhadiansyah Tofiqs Setiaji

NUNUKAN, KOMPAS.com – Sebuah postingan video berdurasi sekitar 17 detik milik akun RLA di laman media sosial Facebook di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, tengah menjadi sorotan netizen.

Terlihat visual emak-emak mengejar pria berkaos kuning dengan celana pendek yang mengendarai sepeda motor matik bernomor polisi KU 3568 N.

Si perekam tersebut berteriak dan melampiaskan amarahnya dengan kata-kata makian sepanjang perjalanan. RLA juga menambahkan keterangan dalam postingannya tersebut,

Baca juga: Berulang Kali Masturbasi di Depan Penumpang MRT, Pria Ini Didenda Rp 20 Juta

"Waspada kelainan seksual plat KU 3568 N. Salah sasaranmu dapat emak-emak barbar. Maafkan kata-kata kasar yang memang pantas untuk dia," tulisnya.

Ratusan komentar membanjiri laman FB milik RLA, mayoritas netizen mengaku sering melihat laki-laki dalam video tersebut. Pelaku disebut sering masturbasi di sejumlah tempat, di mana terdapat perempuan.

Pelaku tidak memiliki target atau kriteria tertentu terhadap perempuan yang menjadi objeknya. Bahkan meski nenek-nenek sekalipun, ia tidak ragu onani di depannya.

Kasat Reskrim Polres Nunukan, AKP Marhadiansyah Tofiqs Setiaji mengungkapkan, lelaki berkaos kuning yang dikejar RLA diketahui melakukan masturbasi di depan rumah RLA, di jalan Cut Nyak Dien Nunukan Tengah.

"Alih alih takut, RLA justru memvideokan peristiwa tersebut. Lalu dengan amarah yang memuncak, ia nekat mengejar si pelaku asusila tersebut dengan motornya, mengambil gambar dan memotret detail motor dan pelakunya," ujar dia, Selasa (25/1/2022).

Dokumentasi yang diambil RLA, lalu dibawa ke polisi. Tofiqs memberikan apresiasi atas keberanian RLA dan memerintahkan pengejaran terhadap laki laki dalam video tersebut.

Pelaku 4 kali beraksi sejak 2020

Dari penelusuran yang dilakukan polisi, diketahui pelaku masturbasi tersebut bukan kali pertama melancarkan teror bagi para perempuan.

"Dari laporan yang kami bukukan, pelaku sudah empat kali melakukan perbuatan serupa sejak 2020," kata Tofiqs.

Ia melanjutkan, pelaku merupakan penderita kelainan seks. Padahal ia memiliki istri dan anak.

"Ada kelainan, itu kenapa dia melakukannya (masturbasi di depan umum) sebagai pelampiasan nafsunya," tegasnya.

Baca juga: Gangguan Jiwa, Pria yang Masturbasi di Jok Motor Perempuan Jalani Rehabilitasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

Regional
PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

Regional
Absen 2 Tahun Selama Pandemi, Kirab Mbah Depok yang Dihadiri Lintas Agama Kembali Diadakan di Semarang

Absen 2 Tahun Selama Pandemi, Kirab Mbah Depok yang Dihadiri Lintas Agama Kembali Diadakan di Semarang

Regional
Bule Asal Perancis Ganti Nama Jadi Asep, Awalnya Tertarik Pencak Silat

Bule Asal Perancis Ganti Nama Jadi Asep, Awalnya Tertarik Pencak Silat

Regional
Pantau PMK Hewan Ternak di Jateng, Ganjar Terjunkan Tim Penyuluh

Pantau PMK Hewan Ternak di Jateng, Ganjar Terjunkan Tim Penyuluh

Regional
Antisipasi Penularan PMK, Pemkot Banjarmasin Setop Pasokan Sapi dari Jatim

Antisipasi Penularan PMK, Pemkot Banjarmasin Setop Pasokan Sapi dari Jatim

Regional
Harus Bayar Rp 2,8 Miliar karena Bongkar Rumah Warga, PT KAI Ajukan Banding

Harus Bayar Rp 2,8 Miliar karena Bongkar Rumah Warga, PT KAI Ajukan Banding

Regional
Korupsi Proyek Fiktif, Eks Kepala Cabang BUMN di Banten Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Korupsi Proyek Fiktif, Eks Kepala Cabang BUMN di Banten Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Regional
Motif Tersangka Tikam Warga di Sikka, Pelaku Tak Menjawab Saat Ditanya Berulang-ulang

Motif Tersangka Tikam Warga di Sikka, Pelaku Tak Menjawab Saat Ditanya Berulang-ulang

Regional
Geruduk Polres Bima, BEM Nusantara NTB Desak 10 Mahasiswa Tersangka Blokade Jalan Dibebaskan

Geruduk Polres Bima, BEM Nusantara NTB Desak 10 Mahasiswa Tersangka Blokade Jalan Dibebaskan

Regional
Pelatih Futsal yang Ditusuk oleh Pria di Pekanbaru Ternyata Anggota Polisi

Pelatih Futsal yang Ditusuk oleh Pria di Pekanbaru Ternyata Anggota Polisi

Regional
Ketua Komisi V DPR dan Gubernur Kalbar Saling Minta Maaf soal Insiden Pencegatan dan Tudingan 'Settingan'

Ketua Komisi V DPR dan Gubernur Kalbar Saling Minta Maaf soal Insiden Pencegatan dan Tudingan "Settingan"

Regional
Masjid Agung Palembang, Sejarah dan Arsitektur

Masjid Agung Palembang, Sejarah dan Arsitektur

Regional
Aniaya Juniornya hingga Tewas, 5 Taruna PIP Semarang Dituntut 9 Tahun Penjara

Aniaya Juniornya hingga Tewas, 5 Taruna PIP Semarang Dituntut 9 Tahun Penjara

Regional
Penyaluran Air Bersih Macet, Walkot Banjarmasin Persilakan Direksi PDAM Mundur

Penyaluran Air Bersih Macet, Walkot Banjarmasin Persilakan Direksi PDAM Mundur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.