Pengunjung Objek Wisata Pantai Carocok Pesisir Selatan Membludak, Imbas Covid-19 Sumbar Melandai

Kompas.com - 24/11/2021, 17:36 WIB
Wisatawan menikmati keindahan pantai pasir putih di Pulau Cingkuak, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Jumat (15/5/2015). Pulau Cingkuak yang berdekatan dengan Pantai Carocok menyediakan wahana air seperti banana boat dan flying fish. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOWisatawan menikmati keindahan pantai pasir putih di Pulau Cingkuak, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Jumat (15/5/2015). Pulau Cingkuak yang berdekatan dengan Pantai Carocok menyediakan wahana air seperti banana boat dan flying fish. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

PADANG, KOMPAS.com - Sejak kasus Covid-19 di Pesisir Selatan, Sumatera Barat melandai, kawasan objek pariwisata mulai membludak.

Sejak satu bulan terakhir, jumlah kunjungan ke objek wisata Pantai Carocok, Pesisir Selatan mencapai 1.500 sampai 2.000 orang per hari.

"Ini mungkin disebabkan karena kasus Covid-19 sudah mulai melandai," kata Kepala Bidang Pariwisata Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan, Wildan yang dihubungi Kompas.com, Rabu (23/11/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 Melandai, Permintaan Pembuatan Paspor di Malang Meningkat, Kebanyakan untuk Wisata

Wildan mengatakan saat kasus Covid-19 masih tinggi, jumlah kunjungan ke objek wisata Pesisir Selatan turun.

"Kalau dulu saat kasus masih tinggi. Rata-rata hanya 500 sampai 1.000 orang saja yang datang," jelas Wildan.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melandai, Satgas Tutup 2 Gedung Isoter di Babel

Wildan mengakui tingginya animo masyarakat untuk berkunjung ke Pesisir Selatan karena terkenal dengan keindahan alamnya.

Salah satu yang terkenal adalah Pantai Carocok dengan ikonnya Masjid Terapung.

Kemudian ada kawasan Mandeh, Bukik Langkisau, Pantai Muaro, Pantai Batu Kalang, Jembatan Akar dan lainnya.

Baca juga: 5 Daerah di Sumbar Tanpa Kasus Aktif Covid-19

Wildan menyebutkan untuk masuk ke objek wisata, setiap wisatawan harus sudah divaksin dengan memperlihatkan buktinya di aplikasi PeduliLindungi.

Kemudian, wisatawan harus menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, pakai masker dan cuci tangan.

"Kalau mereka belum divaksin dan tidak taat prokes, kita akan tolak. Tidak boleh masuk," kata Wildan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2022

Regional
5 Mecusuar Bersejarah di Indonesia Salah Satunya Willem's Toren di Aceh yang Dibangun Ratusan Warga Ambon

5 Mecusuar Bersejarah di Indonesia Salah Satunya Willem's Toren di Aceh yang Dibangun Ratusan Warga Ambon

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2022

Regional
Dua Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental Dibebaskan, Ini Kata Polisi

Dua Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental Dibebaskan, Ini Kata Polisi

Regional
Dua Tersangka Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental Dibebaskan, Korban Hamil

Dua Tersangka Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental Dibebaskan, Korban Hamil

Regional
Sopir Ekspedisi Ditahan di Polsek Tanpa Status Hukum Jelas, Kapolda Lampung Cari Pelapornya

Sopir Ekspedisi Ditahan di Polsek Tanpa Status Hukum Jelas, Kapolda Lampung Cari Pelapornya

Regional
Vaksinasi Booster di NTB Dimulai 19 Januari, Lansia Jadi Prioritas

Vaksinasi Booster di NTB Dimulai 19 Januari, Lansia Jadi Prioritas

Regional
7 Kilang Minyak Milik Indonesia, dari yang Tertua hingga Terbesar

7 Kilang Minyak Milik Indonesia, dari yang Tertua hingga Terbesar

Regional
Mengenal Garis Pemisah Fauna di Nusantara: Garis Wallace, Garis Weber, dan Garis Lydekker

Mengenal Garis Pemisah Fauna di Nusantara: Garis Wallace, Garis Weber, dan Garis Lydekker

Regional
Sejarah Pesawat Pertama buatan Indonesia, Mimpi BJ Habibie yang Terhalang Krisis Moneter

Sejarah Pesawat Pertama buatan Indonesia, Mimpi BJ Habibie yang Terhalang Krisis Moneter

Regional
Kasus Pembakaran Rumah Jurnalis di Aceh, Pangdam IM: Kami Berkomitmen Penegakan Hukum

Kasus Pembakaran Rumah Jurnalis di Aceh, Pangdam IM: Kami Berkomitmen Penegakan Hukum

Regional
5 Remaja yang Lempar Mobil Demi Konten Dibebaskan Polisi, Ini Alasannya

5 Remaja yang Lempar Mobil Demi Konten Dibebaskan Polisi, Ini Alasannya

Regional
Dijanjikan Jadi Veteran, 52 Lansia di NTT Diduga Tertipu Miliaran Rupiah

Dijanjikan Jadi Veteran, 52 Lansia di NTT Diduga Tertipu Miliaran Rupiah

Regional
Digugat Warganya Terkait Pengisian Perangkat Desa, Bupati Blora: Kita Hadapi

Digugat Warganya Terkait Pengisian Perangkat Desa, Bupati Blora: Kita Hadapi

Regional
Polisi Bongkar Makam Siswi SD di Grobogan yang Diduga Tewas Dianiaya Temannya

Polisi Bongkar Makam Siswi SD di Grobogan yang Diduga Tewas Dianiaya Temannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.