Nota Pembelaan Belum Siap, Sidang Nani Pengirim Sate Sianida Ditunda

Kompas.com - 22/11/2021, 17:42 WIB
Sidang Tuntutan Jaksa Penuntut umum dalam Sidang Sate Sianida di PN Bantul Senin (15/11/2021) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOSidang Tuntutan Jaksa Penuntut umum dalam Sidang Sate Sianida di PN Bantul Senin (15/11/2021)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sidang sate sianida dengan terdakwa Nani Aprilliani Nurjaman (25) yang dijadwalkan di Pengadilan Negeri Bantul, DI Yogyakarta pada Senin (22/11/2021) ini ditunda.

Agenda sidang Senin ini dijadwalkan dengan pembacaan nota pembelaan.

Salah satu kuasa hukum Nani yakni Anwar Ary Widodo mengatakan, pleidoi yang mereka susun belum selesai.

"Kami akan membacakan nota pembelaan Nani minggu depan," kata Anwar kepada wartawan, Senin.

Baca juga: Nani Pengirim Sate Sianida Dituntut 18 Tahun Penjara

Anwar mengatakan, belum selesainya penyusunan nota pembelaaan karena ada peraturan hukum baru yang perlu dimasukkan.

Menurut dia, terdakwa sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 tahun 2005 tentang Ratifikasi hak-hak sipil dan politik internasional di mana di dalamnya diatur jaminan untuk diadili sesuai dengan perbuatannya dan diberikan hak serta jaminan untuk membela diri.

"Kami penasihat hukum terdakwa akan mengajukan pembelaan (pledoi) atas tuntutan JPU tersebut," kata Anwar.

Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri Bantul Gatot Raharjo mengatakan, sidang kasus sate sianida akan digelar pada 29 November 2021.

"Penasihat hukum dan terdakwa belum siap mengajukan pembelaan. Sidang ditunda pekan depan pukul 09.00 WIB," kata Gatot Raharjo.

Baca juga: Ini Alasan Jaksa Tuntut Nani Pengirim Sate Sianida 18 Tahun Penjara

Diberitakan sebelumnya, terdakwa kasus Sate sianida yang menewaskan seorang bocah dengan Nani Aprilliani Nurjaman menjalani sidang  pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU)di PN Bantul.

Dalam sidang itu, jaksa menilai Nani terbukti melakukan pembunuhan dan dituntut 18 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak Musim Hujan, BPBD Kota Batu Minta Warga Waspada Pohon Tumbang

Puncak Musim Hujan, BPBD Kota Batu Minta Warga Waspada Pohon Tumbang

Regional
KLHK Gugat 2 Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan di Kalimantan

KLHK Gugat 2 Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan di Kalimantan

Regional
45 KK dari 2 Kecamatan di Jember Terdampak Banjir, Sebuah Jembatan Ambruk

45 KK dari 2 Kecamatan di Jember Terdampak Banjir, Sebuah Jembatan Ambruk

Regional
Polisi Bebaskan 2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Ini Alasannya

Polisi Bebaskan 2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Ini Alasannya

Regional
Siswa SD di Tasikmalaya Meninggal Dunia Usai Divaksin, Ini Penjelasan Dinkes

Siswa SD di Tasikmalaya Meninggal Dunia Usai Divaksin, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Terendam Rob, SD di Kendal Tidak Bisa Gelar PTM

Terendam Rob, SD di Kendal Tidak Bisa Gelar PTM

Regional
Bahu Bharatu Bachtiar Tertembak KKB hingga Terjadi Kontak Senjata

Bahu Bharatu Bachtiar Tertembak KKB hingga Terjadi Kontak Senjata

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jembatan di Karawang Senilai Rp 10 M Ambles | Pedagang Pasar Legi Solo Mengeluh ke Gibran

[POPULER NUSANTARA] Jembatan di Karawang Senilai Rp 10 M Ambles | Pedagang Pasar Legi Solo Mengeluh ke Gibran

Regional
Target Vaksinasi Lansia Tercapai, Kota Padang Segera Gelar Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

Target Vaksinasi Lansia Tercapai, Kota Padang Segera Gelar Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

Regional
Mari Bantu Oktavia yang 12 Tahun Hanya Bisa Terbaring karena Hidrosefalus

Mari Bantu Oktavia yang 12 Tahun Hanya Bisa Terbaring karena Hidrosefalus

Regional
Akhir Kisah Bocah 9 Tahun, Diterkam dan Dibawa Buaya, Lalu Ditemukan Tewas di Sungai

Akhir Kisah Bocah 9 Tahun, Diterkam dan Dibawa Buaya, Lalu Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Dinkes Kalsel Butuh 440.000 Dosis Vaksin Sinovac untuk Lanjutkan Vaksinasi Anak

Dinkes Kalsel Butuh 440.000 Dosis Vaksin Sinovac untuk Lanjutkan Vaksinasi Anak

Regional
Toko Mebel Hangus Terbakar, Pemilik Merugi hingga Ratusan Juta Rupiah

Toko Mebel Hangus Terbakar, Pemilik Merugi hingga Ratusan Juta Rupiah

Regional
'Kami Ditipu, Kami Diiming-imingi Akan Diurus Jadi Veteran'

"Kami Ditipu, Kami Diiming-imingi Akan Diurus Jadi Veteran"

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.