Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hasil Urine Negatif Narkoba, Sopir Vanessa Angel Tetap Diawasi Ketat oleh Polisi

Kompas.com - 07/11/2021, 15:35 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - Hasil tes urine sopir mobil Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah, Tubagus Joddy saat mengemudi mobil dinyatakan negatif narkoba.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto, Sabtu (6/10/2021).

"Sudah, sudah (menjalankan tes urine), (hasilnya) negatif ya," kata Rudi.

Joddy menjalani  pemeriksaan sejak Sabtu (6/10/2021) sejak pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Fakta di Balik Pengakuan Sopir Vanessa Angel, Main Ponsel Saat Menyetir dan Viral Video InstaStory

Khusus untuk Joddy, Rudi memastikan status kasus telah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Kalau yang Joddy, sudah penyidikan ya, (statusnya) saksi," ujar Rudi.

Sementara itu Satlantas Polres Jombang secara ketat mengawasi Joddy selama ia menjalani perawatan pemulihan medis.

"Iya Mas Joddy masih diperiksa juga. (Sampai hari Sabtu) Iya dari Polres Jombang, selalu stay sini. Untuk itu memang perlu dilakukan banyak pemeriksaan," ujar sahabat Vanessa Angel, Tom Liwafa di depan Lobby Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Sabtu (6/11/2021).

Baca juga: Sopir Vanessa Akui Sempat Main Ponsel Saat Menyetir dan Kebut Mobil hingga 120 Km Per Jam

Akan menanyakan perihal unggahan Instagram Story

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko memastikan, penyidik bakal menanyakan perihal Joddy yang diduga bermain gawai dan membuat unggahan ke Instagram Story sebelum terjadinya kecelakaan.

"Informasi seperti itu pasti akan ditanyakan penyidik lalu lintas juga. Untuk masalah teknisnya, kita belum bisa sampaikan, masih proses," ujar Gatot saat dihubungi Kompas.com, Jumat (5/11/2021).

Seperti diberitakan sebelumnya, Vanessa Angel beserta suaminya, Febri Andriansyah meninggal dunia dalam insiden kecelakaan lalu lintas di Tol Jombang-Mojokerto, Jawa Timur, KM 672.400/A, Kamis (4/11/2021) siang.

Baca juga: Sopir Vanessa Akui Sempat Main Ponsel Saat Menyetir dan Kebut Mobil hingga 120 Km Per Jam

Jenazah keduanya tiba di Kamar Mayat Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya pada Kamis sekitar pukul 14.40 WIB.

Selain dua orang korban jiwa, dalam insiden tersebut, terdapat tiga orang selamat.

Dua orang itu adalah perawat bayi, Siska Lorensa, sopir, Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya, dan Gala Sky, anak Vanessa Angel.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Baharudin Al Farisi | Editor : Tri Susanto Setiawan), Tribunnews.com

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Pemerkosaan di Tempat Cuci Mobil Semarang, Tersangka Sengaja Cari Korban di Aplikasi Kencan

Pemerkosaan di Tempat Cuci Mobil Semarang, Tersangka Sengaja Cari Korban di Aplikasi Kencan

Regional
Daftar Lengkap UMK 2024 di Kepri, Tertinggi Batam dan Terendah Natuna

Daftar Lengkap UMK 2024 di Kepri, Tertinggi Batam dan Terendah Natuna

Regional
Kenal dari Aplikasi Kencan, Pria 53 Tahun Bawa Kabur Mobil Pacarnya Usai Dua Hari Menginap Bersama

Kenal dari Aplikasi Kencan, Pria 53 Tahun Bawa Kabur Mobil Pacarnya Usai Dua Hari Menginap Bersama

Regional
Pantauan Terkini Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Tinggi Kolom Abu dan Waspada Potensi Lahar

Pantauan Terkini Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Tinggi Kolom Abu dan Waspada Potensi Lahar

Regional
Kerugian akibat Banjir Bandang di Lereng Merbabu Capai Rp 800 Juta

Kerugian akibat Banjir Bandang di Lereng Merbabu Capai Rp 800 Juta

Regional
Mahasiswa Desak Kejati Maluku Periksa Sekda Sadli le untuk Kasus Dana Covid-19 dan Reboisasi

Mahasiswa Desak Kejati Maluku Periksa Sekda Sadli le untuk Kasus Dana Covid-19 dan Reboisasi

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus Malam Ini, Warga Diminta Waspada

Gunung Ile Lewotolok Meletus Malam Ini, Warga Diminta Waspada

Regional
Cerita Mahfud MD Pernah Diminta Rp 1,6 Triliun untuk Jadi Cawapres, tapi PDIP Gratis

Cerita Mahfud MD Pernah Diminta Rp 1,6 Triliun untuk Jadi Cawapres, tapi PDIP Gratis

Regional
Pemancing Cium Bau Busuk, Ternyata Mayat Tersangkut Pohon Bambu di Serang

Pemancing Cium Bau Busuk, Ternyata Mayat Tersangkut Pohon Bambu di Serang

Regional
Berdalih Tak Dapat Kerja Usai Lulus Sekolah, 3 Pemuda di Lampung Jadi Begal

Berdalih Tak Dapat Kerja Usai Lulus Sekolah, 3 Pemuda di Lampung Jadi Begal

Regional
Maumere Alami Inflasi 0,18 Persen pada November 2023

Maumere Alami Inflasi 0,18 Persen pada November 2023

Regional
Temui DPRD Riau, MUI Riau Usulkan 3 Nama untuk Jadi Pj Gubernur Riau

Temui DPRD Riau, MUI Riau Usulkan 3 Nama untuk Jadi Pj Gubernur Riau

Regional
Pesan Ganjar Pranowo di NTT: Jangan Ribut dan Jangan Bikin Hoaks

Pesan Ganjar Pranowo di NTT: Jangan Ribut dan Jangan Bikin Hoaks

Regional
Terungkap Cara Napi di Banten Dapatkan Hand Sanitizer yang Dibuat Jadi Miras Oplosan

Terungkap Cara Napi di Banten Dapatkan Hand Sanitizer yang Dibuat Jadi Miras Oplosan

Regional
Wakil Direktur dan PPK Politeknik Ambon Jadi Tersangka Korupsi

Wakil Direktur dan PPK Politeknik Ambon Jadi Tersangka Korupsi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com