Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Persatuan Tuna Netra di Lampung

Kompas.com - 04/11/2021, 13:43 WIB
Penyaluran donasi pembaca Harian Kompas melalui Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) kepada Pertuni Lampung pada Rabu (3/11/2021).
KOMPAS GRAMEDIA LAMPUNG/ISMAWATI AKBARIPenyaluran donasi pembaca Harian Kompas melalui Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) kepada Pertuni Lampung pada Rabu (3/11/2021).

JAKARTA– Pembaca Harian Kompas melalui Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) menyalurkan donasi untuk Persatuan Tuna Netra (Pertuni) DPD Lampung dan DPC Bandar Lampung, Rabu (3/10/2021).

Donasi yang diberikan berupa sembako berjumlah 250 paket yang terdiri dari beras, tepung terigu, gula, minyak goreng, sarden serta kebutuhan kesehatan berupa vitamin dan masker.

Baca juga: Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Rob di Semarang

Penyaluran donasi dilakukan secara simbolis di kantor Pertuni DPC Bandar Lampung dan dihadiri oleh Ketua DPC Pertuni Bandar Lampung Bambang Sukoco, Ketua Dipercab Ujang Firdaus, serta anggota lainnya.

Baca juga: Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Salurkan 1.352 Paket Donasi untuk Warga Terdampak Pandemi di Yogyakarta

 

Turut hadir perwakilan dari Forum Komunikasi Daerah Kompas Gramedia (FKD-KG), yakni Pemimpin Redaksi Tribun Lampung Andi Asmadi, Kepala Koordinator KompasTV Lampung Riyan Firdani, Buyer Reg D Ismawati Akbari, dan Perwakilan Sonora Lampung Imam Dharma Setiawan.

“Sebanyak 250 paket sembako yang diberikan kepada Pertuni akan dibagikan kepada seluruh anggota Pertuni DPC Bandar Lampung maupun DPD Lampung. Bantuan yang dibagikan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Pertuni,” ujar Store Manager Gramedia Lampung Aris Kusnandar, lewat rilis yang diterima.

“Banyak dari anggota Pertuni yang kehilangan pendapatan seperti anggota yang berprofesi sebagi pemijat, penjual kerupuk, hingga pemain alat musik di acara pernikahan,” ujar Aris menambahkan.

Ia berharap program ini dapat terus berlanjut untuk membantu masyarakat lain yang juga merasakan dampak pandemi.

Sementara, Sekretaris DPC Pertuni Bandar Lampung Kanedi mengungkapkan, saat ini anggota DPC Pertuni Bandar Lampung berjumlah 175-200 orang.

Mayoritas anggota bekerja sebagai pemijat. Ada juga juru musik dan penjual kerupuk.

Kanedi mengatakan, di masa pandemi seperti saat ini, permintaan pijat atau panggilan bermain musik menurun drastis.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tes PCR Capai Rp 600.000, Ini Penjelasan Kepala PLBN Entikong

Harga Tes PCR Capai Rp 600.000, Ini Penjelasan Kepala PLBN Entikong

Regional
Kecelakaan di Karawang dan Tol Sumo Tewaskan 21 Orang, Pengamat: Akumulasi Keletihan 'Driver' Usai Arus Mudik dan Balik

Kecelakaan di Karawang dan Tol Sumo Tewaskan 21 Orang, Pengamat: Akumulasi Keletihan "Driver" Usai Arus Mudik dan Balik

Regional
Gadis Muda di Aceh Dikira Dilarikan Pacarnya, Orangtua Lapor Polisi, Ternyata...

Gadis Muda di Aceh Dikira Dilarikan Pacarnya, Orangtua Lapor Polisi, Ternyata...

Regional
Kilang Minyak Balikpapan Terbakar, Stok dan Produksi BBM Dipastikan Aman

Kilang Minyak Balikpapan Terbakar, Stok dan Produksi BBM Dipastikan Aman

Regional
Tak Terima Dimarahi, Pria di Pekanbaru Aniaya Bapaknya

Tak Terima Dimarahi, Pria di Pekanbaru Aniaya Bapaknya

Regional
Besok, Puslabfor Lakukan Olah TKP di Lokasi Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan

Besok, Puslabfor Lakukan Olah TKP di Lokasi Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan

Regional
50 SMA Terbaik di Jawa Barat Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

50 SMA Terbaik di Jawa Barat Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
Di Bawah Panas Terik, Umat Buddha Hikmat Ikuti Detik-detik Waisak 2022 di Candi Borobudur

Di Bawah Panas Terik, Umat Buddha Hikmat Ikuti Detik-detik Waisak 2022 di Candi Borobudur

Regional
Tarif Tes PCR di PLBN Entikong Rp 600.000, Sekda Kalbar: Jangan Main-main, Melewati Harga Bisa Dipidana

Tarif Tes PCR di PLBN Entikong Rp 600.000, Sekda Kalbar: Jangan Main-main, Melewati Harga Bisa Dipidana

Regional
Warga Usir Perempuan yang Diam-diam Bersuami 2 di Cianjur, Suami Sah: Kini Saya Ikhlas

Warga Usir Perempuan yang Diam-diam Bersuami 2 di Cianjur, Suami Sah: Kini Saya Ikhlas

Regional
Kecelakaan Maut di Tol Surabaya-Mojokerto, Karawang, dan Nganjuk dalam 2 Hari, 24 Nyawa Melayang

Kecelakaan Maut di Tol Surabaya-Mojokerto, Karawang, dan Nganjuk dalam 2 Hari, 24 Nyawa Melayang

Regional
Dituding Penyebab Mutasi, Kepala Sekolah di Nunukan Dikeroyok Rekan Seprofesi

Dituding Penyebab Mutasi, Kepala Sekolah di Nunukan Dikeroyok Rekan Seprofesi

Regional
Terekam CCTV, Pelatih Futsal di Pekanbaru Ditikam Anak Didiknya karena Ini

Terekam CCTV, Pelatih Futsal di Pekanbaru Ditikam Anak Didiknya karena Ini

Regional
Waisak 2022, Umat Buddha Berbagai Daerah Kirab dari Candi Mendut ke Borobudur

Waisak 2022, Umat Buddha Berbagai Daerah Kirab dari Candi Mendut ke Borobudur

Regional
Melihat Perayaan Waisak di Desa Terpencil Mareje, Lombok Barat

Melihat Perayaan Waisak di Desa Terpencil Mareje, Lombok Barat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.