Kompas.com - 15/10/2021, 18:21 WIB
Suasana pertunjukan kembang api saat pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Papua, Sabtu (2/10/2021). Perhelatan olahraga empat tahunan tersebut mengangkat tema 'Torang Bisa'. ANTARA FOTO/ZABUR KARURUSuasana pertunjukan kembang api saat pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Papua, Sabtu (2/10/2021). Perhelatan olahraga empat tahunan tersebut mengangkat tema 'Torang Bisa'.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin secara resmi menutup pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua, di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Jumat (15/10/2021) malam.

Dalam sambutannya, Ma'ruf menyatakan Papua telah meninggalkan kesan mendalam bagi dirinya walaupun baru kali ini datang selama menjabat.

"Papua telah membuat saya jatuh hati, Papua sa cinta ko (saya cinta kamu)," ujar Ma'ruf menggunakan dialek Papua, Jumat.

Baca juga: Penutupan PON, Gubernur Lukas Enembe: Kita Buktikan Papua Bisa

Ia pun memuji pelaksanaan PON XX yang dianggapnya sukses walau sempat diragukan banyak pihak.

Bahkan Ma'ruf menilai, pelaksanaan PON XX adalah yang tersulit karena dilakukan di tengah masa pandemi Covid-19.

"Sejarah akan mencatat bahwa PON yang untuk pertama kalinya dilakukan di bumi cenderawasih, berlangsung sukses. PON ini diselenggarakan dalam kondisi pandemi Covid-19 yang menuntut kerja ekstra dalam menerapkan protokol kesehatan, tapi ternyata Papua berhasil menyelenggarakannya dengan sempurna, ini sesuai dengan semboyan torang bisa," katanya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ma'ruf juga menyoroti hubungan antardaerah yang semakin erat hingga meningkatkan rasa persaudaraan berkat pelaksanaan PON Papua. 

"Kesuksesan pelaksanaan PON 2021 juga membuktikan betapa solidnya kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia," kata Ma'ruf. 

Baca juga: Jabar Juara Umum PON Papua, Ridwan Kamil: Bukan soal Kompetisi, tapi Persaudaraan dan Persatuan

Pertandingan PON XX 2021 Papua dimulai sejak 22 September 2021 dan telah berakhir pada 14 Oktober 2021.

Pada 2 Oktober 2021, PON Papua resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura.

Jawa Barat dipastikan keluar sebagai juara umum dengan perolehan 133 emas, 105 perak dan 115 perunggu.

DKI Jakarta yang raihan emasnya sama dengan Jawa Timur, yaitu 110, berhasil finis di posisi kedua karena unggul pada perolehan perak, yaitu 91 sedangkan Jawa Timur 89.

Sementara tuan rumah Papua berada di peringkat keempat dengan torehan 93 emas, 66 perak dan 102 perunggu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Regional
Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Regional
Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Regional
Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Regional
Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Regional
Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Regional
Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Regional
Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Regional
Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Regional
Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Regional
3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

Regional
Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Regional
Belum Ungkap Motif Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang, Ini Alasan Polisi

Belum Ungkap Motif Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang, Ini Alasan Polisi

Regional
Protes Jalan Diportal, Warga Kawasan Alun-alun Tegal Pasang Bendera Kuning

Protes Jalan Diportal, Warga Kawasan Alun-alun Tegal Pasang Bendera Kuning

Regional
Ahli Ungkap Tanda-tanda Sebelum Gunung Semeru Erupsi, Gempa 50 hingga 100 Kali Sehari

Ahli Ungkap Tanda-tanda Sebelum Gunung Semeru Erupsi, Gempa 50 hingga 100 Kali Sehari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.